Otoritas Prancis Denda Google Senilai Rp 3,81 Triliun
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Otoritas Prancis Denda Google Senilai Rp 3,81 Triliun

Senin, 7 Juni 2021 | 21:32 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Paris, Beritasatu.com- Regulator persaingan usaha Prancis, pada Senin (7/6/2021), mendenda Google sebesar 220 juta euro (Rp 3,81 triliun). Seperti dilaporkan Xinhua, denda dijatuhkan karena praktik preferensi diri Google dalam bisnis periklanan daring.

Otoritas Persaingan Prancis menyatakan raksasa internet itu menyalahgunakan posisi dominannya di pasar periklanan dengan memberikan perlakuan istimewa kepada server periklanannya dan rumah lelang iklan daring yakni Google Ad Manager.

“Praktik-praktik ini sangat serius karena mereka menghukum pesaing Google di pasar SSP (platform sisi jual) dan penerbit situs dan aplikasi seluler," kata pengawas Prancis dalam satu pernyataan.

"Di antaranya, kelompok pers - termasuk mereka yang berasal dari rujukan ke Otoritas - terpengaruh sementara model ekonomi mereka sangat lemah oleh penurunan penjualan langganan kertas dan penurunan pendapatan iklan terkait," tambah otoritas.

Pengawas Prancis mulai menyelidiki praktik Google pada 2019 setelah tiga grup media, News Corp, harian Prancis Le Figaro, dan Groupe Rossel dari Belgia, menuduh Google secara efektif memonopoli penjualan iklan daring.

Google tidak menentang temuan dan berjanji untuk meningkatkan interoperabilitas layanan Google Ad Manager untuk pihak ketiga. Google juga berjanji untuk mengakhiri praktik yang mendukung layanannya sendiri.

"Keputusan denda Google sangat signifikan karena ini adalah yang pertama di seluruh dunia untuk menangani proses algoritmik kompleks untuk lelang yang menentukan iklan 'tampilan' daring," kata Isabelle de Silva, kepala regulator Prancis.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Rumah Warga Dibakar, Tentara Junta Disebut Tembak Mati Pendeta yang Coba Padamkan Api

Laporan portal berita Myanmar Now menyebutkan, tentara junta menembak mati seorang pendeta Kristen yang mencoba memadamkan api.

DUNIA | 23 September 2021

AS Janji Sumbangkan 500 juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Negara Lain

AS pada Rabu (22/9/2021) berjanji untuk membeli lagi 500 juta dosis vaksin Covid-19 untuk disumbangkan ke negara lain.

DUNIA | 23 September 2021

Jokowi Sebut Inklusivitas Prioritas Utama Kepemimpinan Indonesia pada G-20

Jokowi menegaskan, Indonesia akan berupaya agar G-20 dapat bekerja untuk kepentingan semua negara dan menjadikan inklusivitas sebagai prioritas utama.

DUNIA | 23 September 2021

Pidato di PBB, Jokowi Sampaikan Pandangan Soal Pandemi hingga Perdamaian Dunia

Jokowi menyampaikan pandangannya soal penanganan pandemi, pemulihan perekonomian global, ketahanan iklim, hingga perdamaian dalam keberagaman.

DUNIA | 23 September 2021

Inggris Sebut Penularan Covid-19 Tertinggi pada Anak 12-15 Tahun

Penasihat kesehatan Pemerintah Inggris Chris Whitty mengatakan penularan Covid-19 saat ini tertinggi pada anak berusia 12 hingga 15 tahun.

DUNIA | 23 September 2021

Emir Qatar Desak Dunia Gandeng Taliban

Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani telah meminta para pemimpin dunia untuk tetap terlibat dengan Taliban di Afghanistan.

DUNIA | 23 September 2021

PAHO Pilih Argentina dan Brasil untuk Kembangkan Vaksin Covid-19

Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) memilih Argentina dan Brasil untuk mengembangkan vaksin Covid-19.

DUNIA | 22 September 2021

India Sita Heroin Afghanistan Senilai Rp 38,9 Triliun

Otoritas India telah menyita hampir 3 ton heroin yang berasal dari Afghanistan senilai sekitar 200 miliar rupee (Rp 38,9 triliun).

DUNIA | 22 September 2021

Survei: Hampir 80% Warga Palestina Ingin Presiden Abbas Mundur

Satu jajak pendapat baru menemukan bahwa hampir 80% warga Palestina ingin Presiden Mahmoud Abbas mengundurkan diri.

DUNIA | 22 September 2021

Tiongkok Janji Hentikan Pembangunan Pembangkit Listrik Batu Bara di Luar Negeri

Tiongkok tidak akan membangun proyek pembangkit listrik tenaga batu bara baru di luar negeri.

DUNIA | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Hari Libur Nasional 2022


# Toko Obat Ilegal


# Joe Biden


# Piala Sudirman



TERKINI
Program Bangkitkan UMKM Kelautan dan Perikanan Turut Jaga Keberlangsungan Ekosistem

Program Bangkitkan UMKM Kelautan dan Perikanan Turut Jaga Keberlangsungan Ekosistem

EKONOMI | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings