Milisi Mozambik Menculik 51 Anak di Bawah Umur
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Milisi Mozambik Menculik 51 Anak di Bawah Umur

Kamis, 10 Juni 2021 | 08:07 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Maputo, Beritasatu.com- Milisi Mozambik telah menculik puluhan anak-anak di bawah umur dan mayoritas perempuan. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Rabu (9/6/2021), organisasi Save the Children menyatakan 51 anak di bawah umur yang diambil paksa kelompok bersenjata di Cabo Delgado yang dilanda konflik pada tahun 2020.

Dalam satu laporan pada Rabu (9/6), Save the Children menyatakan bahwa "penculikan anak-anak telah menjadi taktik baru dan biasa yang mengkhawatirkan oleh kelompok-kelompok bersenjata" di provinsi Cabo Delgado. Di sana, pertempuran yang memburuk selama tiga tahun terakhir dan telah menewaskan hampir 3.000 orang dan memicu pengungsian lebih dari 700.000 orang, setengah dari korban adalah anak-anak.

Save the Children menyatakan setidaknya 51 anak, kebanyakan dari mereka perempuan ditangkap oleh kelompok bersenjata non-negara di wilayah tersebut tahun lalu.

Badan amal ini menambahkan bahwa jumlah korban kemungkinan "jauh lebih tinggi" dari perkiraannya. Argumentasi tersebut didasarkan pada data yang dikumpulkan. oleh Proyek Data Lokasi & Peristiwa Konflik Bersenjata dan hanya mencerminkan kasus yang dilaporkan.

Save the Children memperingatkan bahwa para korban berisiko mengalami kekerasan seksual, pernikahan dini dan digunakan sebagai pejuang dalam konflik.

“Diculik, menyaksikan penculikan, mengalami serangan, dipaksa melarikan diri dari kelompok bersenjata – ini adalah peristiwa yang sangat traumatis bagi anak-anak dan remaja,” kata Chance Briggs, direktur negara Mozambik untuk Save the Children.

Menurut para analis, serangan oleh kelompok bersenjata yang dikenal secara lokal sebagai al-Shabab, sarat dengan ketidakpuasan politik, agama dan ekonomi lokal, terus meningkat di provinsi Cabo Delgado sejak Oktober 2017.

Para milisi yang terkait dengan milisi Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) telah mengobrak-abrik kota dan menguasai jalan raya utama, menghancurkan infrastruktur dan memenggal kepala warga sipil. Dalam beberapa kasus, mereka memaksa penduduk setempat masuk ke barisan milisi atau menahannya sebagai budak seks.

Sejak Agustus 2020, para pejuang telah menguasai kota pelabuhan utama Mocimboa da Praia, sementara pada bulan Maret, mereka melancarkan serangan terkoordinasi di kota Palma, menewaskan puluhan orang dan memaksa lebih dari 67.000 orang meninggalkan rumah mereka.

Satu video oleh kelompok yang didistribusikan pada Agustus 2020, menunjukkan tiga anak-anak yang membawa senjata diapit oleh orang dewasa di depan spanduk ISIS. Rekamanan video difilmkan di Mozambik atau Republik Demokratik Kongo (DRC), menurut SITE Intelligence Group yang berbasis di Amerika Serikat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Ledakan di Jalalabad, Afghanistan, 3 Orang Tewas

Serangkaian ledakan di Kota Jalalabad, Afghanistan menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai sekitar 20 orang.

DUNIA | 19 September 2021

AS Siapkan Kebijakan untuk Kurangi Jumlah Migran di Bawah Jembatan Del Rio

AS akan meningkatkan jumlah "penerbangan pemindahan" untuk mengatasi ribuan migran yang membanjiri kota perbatasan Texas Del Rio.

DUNIA | 19 September 2021

Taliban Baru Izinkan Anak Perempuan Tingkat SD yang Boleh Kembali Sekolah

Sejumlah anak perempuan Afghanistan tingkat sekolah dasar (SD) kembali dengan kelas yang dipisahkan berdasarkan gender pada hari Sabtu.

DUNIA | 19 September 2021

PM Malaysia Khawatir AUKUS Akan Jadi Katalis Perlombaan Senjata Nuklir

PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob memperingatkan kesepakatan AUKUS untuk menyediakan Australia dengan kapal selam bertenaga nuklir dapat memicu perlombaan senjata

DUNIA | 18 September 2021

Taliban Ganti Kementerian Wanita Jadi Kementerian Pembinaan

Pemerintah Taliban di Afghanistan mengganti kementerian wanita menjadi kementerian pembinaan.

DUNIA | 18 September 2021

Kebun Sayur di Atas Taksi, Marak di Bangkok

Kebun sayur baru marak bermunculan di tempat parkir Bangkok, Thailand.

DUNIA | 18 September 2021

Covid-19 Memperburuk Pelayanan Kesehatan Kenya

Pandemi Covid-19 memperburuk pelayanan kesehatan di Kenya ketika para nakes yang dibebani oleh tantangan krisis, berhenti mencari tempat kerja yang lebih baik

DUNIA | 18 September 2021

Januari 2022, Forum Ekonomi Dunia Akan Digelar di Davos

Forum Ekonomi Dunia (WEF) mengumumkan pada Kamis (16/9/2021) akan mengumpulkan elit politik dan bisnis global di Davos, Swiss Januari mendatang.

DUNIA | 18 September 2021

Kematian Terkait Pekerjaan Hampir Mencapai Dua Juta Orang Per Tahun

Hampir 2 juta orang meninggal karena penyebab yang berhubungan dengan pekerjaan setiap tahun.

DUNIA | 18 September 2021

Polisi Singapura dan Malaysia Bongkar Sindikat Love Scam

Kepolisian Singapura dan Malaysia bersama-sama melumpuhkan sindikat penipuan cinta internet (love scam) yang diyakini mengakibatkan kerugian lebih dari S$100.000 atau Rp 1,05 miliar.

DUNIA | 18 September 2021


TAG POPULER

# Napoleon Bonaparte


# Ali Kalora


# Ancaman Keamanan Bangsa


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Impor Baja Mengalir Karena KS Tidak Mampu Produksi Bahan Baku

Impor Baja Mengalir Karena KS Tidak Mampu Produksi Bahan Baku

EKONOMI | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings