AS Membeli Setengah Miliar Dosis Vaksin Pfizer Untuk Negara Termiskin
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

AS Membeli Setengah Miliar Dosis Vaksin Pfizer Untuk Negara Termiskin

Jumat, 11 Juni 2021 | 09:15 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Kamis (10/6/2021) akan mengumumkan sumbangan "bersejarah" AS berupa setengah miliar dosis vaksin Covid-19 untuk 92 negara miskin, menurut pernyataan perwakilan Gedung Putih.

Pemerintah AS membeli 500 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech, termasuk 200 juta dosis yang ditetapkan untuk dikirimkan ke seluruh dunia pada akhir tahun ini. Sisanya akan dikirim paling lambat Juni 2022, perwakilan Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan.

"Pembelian dan donasi vaksin terbesar yang pernah dilakukan oleh satu negara (ini akan) membantu meningkatkan perjuangan global melawan pandemi," kata pernyataan perwakilan Gedung Putih, Kamis (10/6/2021).

Biden, sementara itu, tengah menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) G7 di Inggris minggu ini. "Juga akan menyerukan demokrasi global dunia untuk melakukan bagian mereka dalam berkontribusi pada pasokan global vaksin yang aman dan efektif," jelasnya.

Pemerintah AS mendapat kecaman karena menimbun stok vaksin yang tidak terpakai dalam jumlah besar. Sebelumnya, pemerintah mengatakan pada awalnya stok diperlukan sebagai tindakan pencegahan dalam programnya untuk memberikan vaksin kepada warga AS.

Namun, dengan tingkat vaksinasi domestik sekarang telah mencapai 64% orang dewasa yang menerima setidaknya satu dosis, pemerintah AS bergerak cepat untuk merebut kembali kepemimpinan global dalam masalah ini.

Menolak isu bahwa pemerintah AS terlibat dalam apa yang disebut kontes diplomasi vaksin dengan Rusia dan Tiongkok, perwakilan pemerintah menggambarkan inisiatifnya sebagai kembalinya aksi multilateral setelah kepemimpinan nasionalis isolasionisme era kepresidenan Donald Trump.

Lonjakan sumbangan baru yang sangat besar ini bertujuan untuk menyelamatkan nyawa dan mengakhiri pandemi, kata Gedung Putih.

"Amerika Serikat menggunakan kekuatan demokrasi kita, kecerdikan ilmuwan Amerika, dan kekuatan manufaktur Amerika untuk mengalahkan pandemi secara global dengan membantu memvaksinasi dunia," terangnya.

Vaksin akan didistribusikan melalui program Covax internasional untuk bangsa berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah.

Pengumuman itu muncul di atas janji sebelumnya untuk menyumbangkan sekitar 80 juta vaksin pada akhir Juni, berikut kontribusi US$ 2 miliar untuk pendanaan COVAX.

"Presiden Biden telah menjelaskan bahwa perbatasan tidak dapat mencegah pandemi ini dan telah bersumpah bahwa bangsa kita akan menjadi gudang senjata vaksin," kata pernyataan itu.

Biden mengisyaratkan pengumuman pada Rabu (9/6) sebelum menaiki pesawat kepresidenan Air Force One menuju Inggris untuk bertemu sesama pemimpin G7 dari Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang.

"Saya punya satu (strategi) dan saya akan mengumumkannya," jawab Biden, ketika ditanya apakah ia memiliki strategi vaksin untuk dunia.

The New York Times mengatakan, Biden akan muncul bersama CEO Pfizer Albert Bourla untuk membuat pengumuman.

Kesepakatan itu akan membuat pemerintah AS membayar harga "bukan untuk keuntungan" dari dosis, menurut laporan media AS. (afp/eld)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Krisis Kemanusiaan Mengancam, IMF Isyaratkan Bantuan ke Afghanistan

IMF pada Kamis (16/9/2021) menyerukan komunitas internasional harus mengambil tindakan segera untuk mencegah krisis kemanusiaan di Afghanistan.

DUNIA | 16 September 2021

AS Umumkan Aliansi Baru dengan Australia dan Inggris untuk Perkuat Militer

AS mengumumkan aliansi baru dengan Australia dan Inggris untuk memperkuat kemampuan militer dalam menghadapi Tiongkok yang sedang bangkit.

DUNIA | 16 September 2021

Survei Perubahan Iklim Asia Tenggara, Responden Indonesia Sebut Banjir Ancaman Paling Serius

Hasil survei memperlihatkan responden dari Indonesia meyakini, banjir merupakan ancaman paling serius dari perubahan iklim.

DUNIA | 16 September 2021

Prancis Merasa Dikhianati oleh Australia

Australia akan menjadi negara ketujuh di dunia yang mengoperasikan kapal selam bertenaga nuklir.

DUNIA | 16 September 2021

UNICEF Minta Sekolah di Negara Pandemi Covid-19 Dibuka Kembali

UNICEF mendesak otoritas pendidikan agar segera mungkin membuka kembali sekolah-sekolah di negara pandemi Covid-19.

DUNIA | 16 September 2021

Bantu Perangi Covid-19, Indonesia Sumbang Alat Kesehatan ke Myanmar

Indonesia menyumbangkan peralatan kesehatan untuk membantu rakyat Myanmar memerangi Covid-19.

DUNIA | 16 September 2021

INH Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Perumahan Guru di Yerusalem

INH menyalurkan bantuan dana untuk program pembangunan perumahan para asatidz atau guru di kawasan distrik Sur Baher, Yerussalem, Palestina.

DUNIA | 16 September 2021

Diminta Kurangi Emisi Karbon, Australia Malah Perpanjang Proyek Batubara

Langkah ini menggandakan komitmen negara tersebut untuk terus mengekstraksi bahan bakar fosil, meskipun ada tekanan untuk mengurangi emisi karbon.

DUNIA | 16 September 2021

Malaysia Buka Kembali Pulau Pariwisata Langkawi

Wisatawan kembali datang ke Pulau Langkawi, Malaysia, pada Kamis (16/9/2021).

DUNIA | 16 September 2021

1 Miliar Lebih Orang di Tiongkok Telah Divaksin Penuh

Tiongkok pada Kamis menyatakan, 1 miliar lebih warga di negara itu telah divaksinasi Covid-19 sepenuhnya, atau sekitar 71 persen dari populasinya.

DUNIA | 16 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Hasil Liga Europa, Kamis (17/9/2021)

Hasil Liga Europa, Kamis (17/9/2021)

BOLA | 17 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings