India Pangkas Pajak untuk Peralatan Medis dan Obat Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

India Pangkas Pajak untuk Peralatan Medis dan Obat Covid-19

Minggu, 13 Juni 2021 | 12:56 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New Delhi, Beritasatu.com- India memangkas pajak untuk peralatan medis seperti konsentrator oksigen dan obat-obatan yang digunakan untuk mengobati infeksi Covid-19.

Seperti dilaporkan Reuters, Sabtu (12/6/2021), kebijakan itu dibuat setelah kritik luas atas biaya perawatan kesehatan selama gelombang kedua virus yang menghancurkan pada bulan April dan Mei.

Pemerintah memotong pajak untuk oksigen kelas medis, ventilator, obat antivirus remdesivir, kit diagnostik, oksimeter denyut, dan pembersih tangan menjadi 5 persen dari 12-18% dengan segera.

Retribusi baru akan berlaku hingga akhir September, Menteri Keuangan Nirmala Sitharaman mengatakan, menambahkan kebijakan itu akan mencakup pajak untuk tungku listrik di krematorium dan ambulans.

"Pemotongan suku bunga tidak dilakukan dengan implikasi biaya (pada keuangan pemerintah), itu dilakukan agar orang mendapatkan kemudahan, keputusan telah diambil untuk memberikan kemudahan tertinggi kepada pasien," kata Sekretaris Pendapatan Tarun Bajaj saat konferensi pers.

Meskipun demikian, pemerintah India akan terus mengenakan pajak vaksin sebesar 5 persen.

Negara terpadat kedua di dunia, di mana kasus virus corona mencapai puncaknya 400.000 sehari pada Mei, melaporkan 84.332 infeksi baru pada Sabtu, terendah dalam lebih dari dua bulan, data dari kementerian kesehatan menunjukkan. Ada 4.002 kematian.

Total kasus infeksi Covid-19 negara Asia Selatan mencapai 29,4 juta, dengan 367.081 kasus kematian.

Selama gelombang kedua virus, banyak orang menggunakan perawatan swasta yang mahal di negara yang masih berpenghasilan rendah. Warga lain membayar 20 kali lipat dari harga biasanya untuk tabung oksigen di pasar gelap dan sejumlah besar uang untuk mengamankan ambulans dan mobil jenazah.

Para ahli mengatakan jutaan orang tetap rentan terhadap gelombang infeksi baru, terutama di pedesaan tempat dua pertiga populasi tinggal.

Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan pemerintah akan mengambil alih program inokulasi dari negara bagian India dan menawarkan dosis gratis untuk semua orang di atas usia 18 tahun.

“Pemerintah akan mengizinkan rumah sakit swasta untuk memiliki 25 persen dari semua pasokan vaksin, tetapi tidak mengenakan biaya lebih dari 150 rupee (Rp 29.163) di atas biaya dosis,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KTT G-7 Sepakati Rencana Anggaran untuk Tangkal Pengaruh Tiongkok

Para pemimpin kelompok negara tujuh G-7 menyepakati rencana anggaran untuk menangkal pengaruh Tiongkok.

DUNIA | 13 Juni 2021

Pimpin Konvoi Motor Tanpa Masker, Presiden Brasil Didenda Rp 1,42 Juta

Presiden Brasil Jair Bolsonaro didenda US$100 (Rp 1,42 juta) pada Sabtu (12/6/2021) karena melanggar aturan wajib masker.

DUNIA | 13 Juni 2021

Sri Lanka Klaim Ganti Rugi Rp 569 Miliar ke MV X-Press Pearl

Sri Lanka memgklaim ganti rugi klaim sementara sebesar US$ 40 juta (Rp 569 miliar) dari operator kapal kargo yang dilanda kebakaran hingga akhirnya tenggelam

DUNIA | 13 Juni 2021

Sejak Kudeta Myanmar, Banyak Dokter Tolak Bekerja di RS Pemerintah

Sejak kudeta pada Februari lalu, banyak dokter menolak untuk bekerja di rumah sakit pemerintah.

DUNIA | 13 Juni 2021

Fujimori Tuding Kecurangan Pemilu Peru

Kandidat presiden Peru dari sayap kanan Keiko Fujimori menuduh telah dicurangi Sabtu (12/6/2021) dalam pemilihan presiden Peru.

DUNIA | 13 Juni 2021

Milisi Nigeria Tewaskan 53 Warga Desa

Sekelompok milisi bersenjata menyerbu desa, membunuh 53 warga desa di negara bagian Zamfara, Nigeria.

DUNIA | 13 Juni 2021

Juli 2022, Pakistan Targetkan 100 Juta Orang Divaksinasi Covid-19

Pakistan menargetkan vaksinasi 100 juta orang dari 216 juta penduduk dengan vaksin Covid-19 pada Juli 2022.

DUNIA | 13 Juni 2021

Ibadah Haji 2021 Hanya untuk Warga Negara dan Penduduk Saudi

Arab Saudi telah membatasi ibadah haji tahunan hanya untuk warga negara dan penduduknya terkait pandemi Covid-19.

DUNIA | 13 Juni 2021

Argentina Perpanjang Penutupan Perbatasan Hingga 25 Juni

Pemerintah Argentina memperpanjang penutupan perbatasan terkait antisipasi penyebaran Covid-19 hingga 25 Juni.

DUNIA | 13 Juni 2021

Untuk Darurat, Vietnam Beri Izin Pakai Vaksin Covid-19 Pfizer-Biontech

Vietnam telah menyetujui vaksin Covid-19 yang dibuat bersama oleh Pfizer dan Biontech untuk penggunaan darurat domestik.

DUNIA | 13 Juni 2021


TAG POPULER

# Ahmad Riza Patria


# Vaksin Pfizer


# Vaksin Nusantara


# Greysia Polii


# Lion Air



TERKINI

Juventus Yakin Bisa Datangkan Manuel Locatelli dari Sassuolo

BOLA | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS