Bill Gates, Pengusaha Pelit yang Berubah Jadi Raja Amal
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Biografi

Bill Gates, Pengusaha Pelit yang Berubah Jadi Raja Amal

Minggu, 13 Juni 2021 | 13:55 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com - Kabar perceraian triliuner Bill Gates dan istrinya Melinda bulan lalu menyita perhatian dunia, setelah 27 tahun mereka mampu tampil di publik sebagai pasangan ideal yang jauh dari skandal.

Mereka berdua mengelola yayasan Bill & Melinda Gates Foundation yang beraset triliunan rupiah dan beroperasi di berbagai belahan bumi.

Kegiatan filantrofi pasangan itu membuat Gates tetap menjadi tokoh terkenal hingga sekarang, meskipun sebagian dari terobosan teknologi yang membuatnya kaya raya dulu sudah tidak relevan lagi saat ini. Selain itu juga mengubah citra Gates yang sangat pelit berbagi teknologi dan melawan gigih semua aksi pembajakan terhadap perangkat lunak yang dikembangkan Microsoft.

Gates dan mitranya Paul Allen mendirikan Microsoft, perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia, dengan beragam inovasi teknologi dan taktik bisnis yang agresif melawan semua kompetitor.

Microsoft adalah satu dari segelintir perusahaan yang mengubah cara hidup orang di dunia sejak era 1970-an.

Saat itu, kalau jam kantor tutup dan masih ada pekerjaan, Anda pulang ke rumah dengan setumpuk arsip kertas dan alat tulis. Kalau Anda tidak bisa mengeja kata tertentu, Anda harus membuka kamus. Jika ada yang perlu disimpan, semua ditulis tangan atau diketik di atas kertas. Anda adalah “app”-nya.

Microsoft memperkenalkan teknologi perangkat lunak yang terus berkembang hingga lahirnya MS Office yang merevolusi cara orang bekerja.

Beragam app atau aplikasi lainnya diperkenalkan seiring dengan ditemukannya teknologi Internet dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam perjalanannya, Gates sempat lama menempati posisi sebagai orang terkaya di dunia.

Diterima Harvard, Lalu Hengkang
Terlahir dengan nama asli William Henry Gates III pada 28 Oktober 1955 di Seattle, Washington, Gates dibesarkan di lingkungan keluarga kelas menengah bersama kakak perempuan Kristianne dan adik perempuan Libby.

Saat masih bocah, Gates sangat gemar membaca dan bisa berjam-jam menghabiskan waktu dengan buku-buku serius seperti ensiklopedia.

Saat berusia 13 tahun, dia dikirim ke sekolah eksklusif Lakeside School di Seattle, di mana dia mengembangkan kemampuan dalam matematika dan sains. Gates muda juga mendapat nilai bagus dalam mata pelajaran drama dan Bahasa Inggris.

Saat masih di Lakeside School, sebuah perusahaan komputer di Seattle menawarkan kelas komputer untuk siswa. Perkumpulan ibu-ibu wali murid menggunakan dana hasil penjualan barang bekas untuk membeli satu unit komputer bagi anak-anak. Gates menjadi sangat tertarik dengan kemampuan komputer dan menghabiskan banyak waktunya mengotak-atik alat itu. Dia bahkan menulis bahasa program BASIC tic-tac-toe yang memungkinkan pengguna untuk bermain game melawan komputer.

Gates lulus dari Lakeside pada 1973. Lalu, saat penyaringan masuk perguruan tinggi, dia lulus dengan nilai 1.590 dari maksimal nilai 1.600.

Bill Gates muda. (BBC)

Gates masuk Harvard University pada musim gugur 1973 dengan pemikiran awal untuk meniti karir sebagai pengacara.

Namun, dia lebih tertarik dengan dunia komputer dan mengabaikan kuliah, yang kemudian dia tinggalkan pada 1975 untuk membangun Microsoft bersama Allen.

Duo Jenius
Gates mengenal kakak kelasnya Alen saat mereka masih belajar di Lakeside School. Pertemanan mereka diikat oleh kesamaan minat pada komputer, meskipun dengan kepribadian bertolak belakang. Allen pendiam dan pemalu, Gates berisik dan kadang beringas.

Saat menggarap program-program komputer, mereka sangat kompak. Namun, bukan berarti mereka selalu akur. Allen pernah melarang Gates masuk lab komputer saking marahnya setelah terjadi pertengkaran.

Dua siswa itu juga pernah kehilangan haknya memakai komputer sekolah karena mereka memanfaatkan kelemahan pada perangkat lunak untuk bisa mendapat tambahan waktu pemakaian gratis yang disediakan oleh perusahaan pembuat komputer.

Selain itu, mereka memodifikasi jadwal sekolah di komputer untuk memastikan bahwa Gates satu-satunya anak laki-laki di kelas yang penuh gadis.

"Paul menggarap jadwal komputer bersama saya. Sial baginya, dia dua tahun lebih tua dari saya dan sudah menuju college ketika itu. Jadinya, saya orang yang diuntungkan bisa bersama gadis-gadis cantik yang duduk dekat saya,” kata Gates dalam sebuah wawancara dengan BBC pada 2016.

“Bukan berarti saya bisa mengobrol dengan mereka atau melakukan hal lain, tetapi setidaknya mereka ada di sana. Saya memang sangat lemah saat harus mengobrol dengan para gadis atau berpikir ‘ajak mereka keluar atau tidak?’. Saat saya lulus dan menuju Harvard, saya bisa sedikit lebih mampu bersosialisasi. Namun, saya di bawah rata-rata kalau soal bicara dengan gadis," kenangnya.

Mereka berdua kembali mendapat akses setelah menawarkan diri untuk membersihkan program komputer. Selama masa tersebut, Gates membantu mengembangkan program gaji pegawai untuk perusahaan komputer yang pernah dia retas bersama Allen.

Pada 1970, Gates dan Allen memulai bisnis dengan mengembangkan "Traf-o-Data," program komputer yang mengawasi pola lalu lintas di Seattle. Saat itu, Gates baru berusia 15 tahun.

Mereka berdua dibayar US$ 20.000, angka yang sangat besar ketika itu. Gates dan Allen ingin mendirikan perusahaan juga, tetapi orang tua Gates keberatan dan ingin ia menyelesaikan sekolah, lalu kuliah, dan menjadi pengacara.

Mereka berpisah karena Allen kuliah di Washington State University, tetapi masih menjalin komunikasi.

Kuliah Allen hanya bertahan dua tahun sebelum dia pindah ke Boston, Massachusetts, dan bekerja di Honeywell. Sekitar waktu itu, dia menunjukkan pada Gates sebuah artikel di majalah Popular Electronics yang mengulas komputer mini Altair 8800. Mereka berdua menjadi sangat bersemangat membayangkan apa yang bisa dilakukan dengan sebuah komputer pribadi.

Altair dibuat oleh sebuah perusahaan kecil di Albuquerque, New Mexico, bernama Micro Instrumentation and Telemetry Systems (MITS). Gates dan Allen menghubungi perusahaan itu, menjelaskan bahwa mereka pernah menggarap program perangkat lunak BASIC yang menjalankan komputer Altair.

Sebetulnya, mereka tidak punya komputer Altair atau kode untuk menjalankannya. Dua anak muda itu hanya ingin tahu apakah MITS tertarik jika ada orang yang mampu mengembangkan perangkat lunak seperti itu.

Presiden Direktur MITS, Ed Roberts, meminta mereka melakukan demonstrasi. Gates dan Allen menyambutnya, dan dalam dua bulan kemudian menghabirkan waktu di lab komputer Harvard untuk menulis bahasa BASIC.

Micro-computer Altair 8800. (Wikimedia)

Allen pergi ke Albuquerque guna melakukan uji coba bersama MITS, padahal perangkat lunak itu belum pernah dicoba di komputer Altair. Hebatnya, program itu berfugsi dengan sempurna. Allen pun direkrut oleh MITS, dan Gates kemudian keluar dari Harvard untuk bergabung dengannya.

Microsoft
Pada 1975, Gates dan Allen mendirikan Micro-Soft, gabungan dari "micro-computer" dan "software". Setahun kemudian, garis tanda penghubung itu dibuang dari nama perusahaan.

Gates bahkan belum berusia 21 tahun dan karenanya tidak bisa menyewa mobil untuk keperluan kantor, sehingga perusahaan memperkerjakan orang-orang yang lebih tua.

Produk pertama Microsoft adalah perangkat lunak BASIC yang digunakan di komputer Altair.

Awal mula bisnis tidak selancar ekspektasi. Meskipun perangkat lunak BASIC Microsoft di komputer Altair menghasilkan uang jasa dan royalti, pemasukan tidak bisa menutup biaya.

Lama setelah itu Gates mengatakan bahwa hanya sekitar 10% pengguna BASIC di komputer Altair yang benar-benar mau membayar.

Perangkat lunak BASIC buatan Microsoft terkenal di kalangan penggemar komputer, yang mendapatkan kopiannya lalu digandakan dan dibagikan lagi secara gratis.

Mereka ini tidak mencari uang, hanya menemukan kesenangan karena mudahnya mereproduksi dan membagikan program kepada sesama penggemar komputer.

Gates punya pola pikir berbeda. Menurut dia, distribusi gratis perangkat lunak sama halnya dengan pencurian, khususnya jika perangkat lunak itu dibuat untuk diperdagangkan.

Pada Februari 1976, Gates menulis surat terbuka kepada para penggemar komputer, mengatakan bahwa jika mereka terus membagikan dan memakai perangkat lunak tanpa membayar, itu akan "menghalangi dibuatnya perangkat lunak yang bagus.”

Pada intinya, pembajakan perangkat lunak membuat para pengembang enggan menginvestasikan waktu dan uang untuk menciptakan perangkat lunak yang berkualitas.

Gates teguh pada pendirian ini dan kerap menggunakan argumen yang sama saat dikenakan tuduhan unfair business practices yang cenderung ke monopoli.

Dia juga kerap bertengkar dengan Presiden Direktur MITS Ed Roberts tentang pengembangan perangkat lunak dan arah bisnis.

Pada 1977, Roberts menjual MITS ke perusahaan lain dan pulang ke Georgia untuk kuliah kedokteran.

Maka, Gates dan Allen ditinggal sendirian. Mereka berdua terpaksa menggugat pemilik baru MITS untuk mempertahankan hak cipta atas perangkat lunak yang dikembangkan untuk komputer Altair.

Di sisi lain, Microsoft juga mengembangkan perangkat lunak dengan format berbeda untuk sejumlah perusahaan komputer berbeda.

Pada awal 1979, Gates memindahkan operasi perusahaan ke Bellevue, Washington, sebelah timur Seattle.

Microsoft saat itu punya 25 pegawai dengan tanggung jawab besar untuk semua aspek bisnis termasuk pengembangan produk dan pemasaran.

Meskipun awal pendirian perusahaan penuh cobaan, pada 1979 valuasi kotor Microsoft sudah mencapai sekitar US$ 2,5 juta. Pada usia 23, Gates menunjuk dirinya sebagai kepala perusahaan.

Gates sendiri memeriksa setiap baris kode bahasa program yang akan dikirim perusahaan lain, dan kadang-kadang menulis ulang kodenya kalau diperlukan.

Allen tetap bersama Microsoft sampai 1983, ketika dia didiagnosa mengidap kanker. Dia lalu mengundurkan diri dan banyak versi tentang itu, termasuk bahwa dia dipaksa mundur oleh Gates.

IBM Bawa Berkah
Industri komputer makin tumbuh ketika Apple, Intel, dan IBM datang dan memproduksi perangkat keras dan komponen. Gates tetap pada jalur pengembangan perangkat lunak yang menjadi kekuatan utama Microsoft.

Dia sering mengajak ibunya, Mary, dalam kunjungan bisnis.

Mary adalah wanita terhormat dengan koneksi papan atas karena keanggotaannya di sejumlah dewan komisaris perusahaan, termasuk IBM. Lewat ibunya, Gates bisa bertemu dengan CEO IBM.

Pada November 1980, IBM sedang mencari perangkat lunak yang akan dioperasikan di komputer terbaru mereka dan melakukan pendekatan pada Microsoft.

Menurut cerita yang beredar, pada pertemuan pertama salah seorang staf IBM mengira Gates sebagai pelayan kantor dan minta dibuatkan kopi.

Pada akhir 1980-an, IBM adalah sebuah perusahaan dengan valuasi US$ 23 miliar dan 337.000 karyawan.

Gates memang masih sangat muda, tetapi dia segera mendapat kesan baik di mata IBM. Dia bisa meyakinkan bahwa Microsoft mampu memenuhi kebutuhan IBM. Satu-satunya masalah, Microsoft belum mengembangkan sistem operasi mendasar yang bisa dipakai di komputer baru IBM.

Pantang menyerah, Gates membeli sistem operasi dari pengembang lain, memastikan Microsoft sebagai agen lisensi eksklusif, dan kemudian bahkan menjadi pemilik penuh perangkat lunak itu tanpa bicara sepatah pun soal kesepakatan dengan IBM.

Perusahaan ketiga itu kemudian menggugat Microsoft dan Gates karena menyembunyikan informasi penting. Masalah akhirnya diselesaikan secara damai meskipun nilai dananya tidak diumumkan, sementara Gates dan Microsoft terus membantah telah bertindak curang.

Gates harus memodifikasi perangkat lunak yang baru dibeli agar dapat difungsikan di komputer IBM. Dia mengirimnya dengan tarif jasa US$ 50.000, harga yang sama ketika dia membayar perangkat lunak itu dalam versi original.

Personal computer buatan IBM era 1980-an. (IBM)

IBM ingin membeli sumber kode perangkat lunak untuk mendapat informasi tentang sistem operasinya, dan di sinilah terlihat taktik bisnis Gates yang sangat khas.

Dia menolak menjualnya, dan justru menawarkan agar IBM membayar jasa lisensi perangkat lunak yang dijual satu paket bersama komputer mereka. Dengan cara itu, Microsoft tetap bisa memberi lisensi perangkat lunak yang mereka sebut MS-DOS kepada produsen-produsen komputer lainnya yang memakai cara kerja seperti produk IBM.

Microsoft juga merilis perangkat lunak bernama Softcard, yang memungkinkan program Microsoft BASIC untuk beroperasi di komputer Apple II.

Setelah mengembangkan perangkat lunak untuk IBM, pertumbuhan Microsoft melesat antara 1979 dan 1981. Jumlah karyawan naik dari 25 orang menjadi 128, dan pendapatan meroket dari US$ 2,5 juta menjadi US$ 16 juta.

Pada pertengahan 1981, Microsoft resmi menjadi korporasi, di mana Gates ditunjuk sebagai presiden dan ketua komisaris, Allen menjabat wakil presiden eksekutif.

Dua tahun kemudian, Microsoft mengembangkan sayap keluar negeri dengan membuka kantor di Inggris dan Jepang. Sekitar 30% komputer yang beredar di dunia beroperasi dengan menggunakan perangkat lunak Microsoft.

Rivalitas dengan Apple
Di awal pertumbuhan perusahaan, Microsoft dan Apple saling berbagi inovasi mereka. Pada 1981, Apple yang dipimpin Steve Jobs mengundang Microsoft untuk membantu mengembangkan perangkat lunak bagi komputer Macintosh. Kolaborasi ini terlihat dalam nama yang dipakai pada sejumlah sistem Microsoft dan Macintosh.

Justru lewat kerja sama inilah Microsoft bisa mulai mengembangkan Windows, sistem yang memakai mouse (tetikus) untuk mengendalikan grafis antar-muka (interface) dan menampilkan huruf dan gambar di layar.

Cara ini berbeda jauh dengan sistem MS-DOS yang dikendalikan dengan papan ketik atau keyboard dan tulisan semata. Selain itu, semua format huruf dalam sistem MS-DOS ditampilkan di layar sebagai kode, yang berbeda dengan tampilan setelah dicetak nanti.

Gates segera melihat ancaman perangkat lunak seperti ini terhadap MS-DOS dan Microsoft secara keseluruhan. Bagi pengguna yang kurang canggih -- yang merupakan mayoritas kelompok pembeli -- tampilan grafis dalam sistem VisiCorp yang dipakai Macintosh akan lebih mudah digunakan.

Gates lalu mengumumkan dalam iklan bahwa sistem operasi Microsoft baru akan segera dikembangkan dengan memakai grafis antar-muka. Namanya "Windows," dan akan cocok dengan semua perangkat lunak komputer yang memakai sistem MS-DOS. Pengumuman ini hanya gertakan, karena sebetulnya belum ada program pengembangan seperti itu di Microsoft.

Namun, sebagai strategi marketing, cara itu jenius. Hampir 30% pasar komputer memakai sistem MS-DOS dan akan memilih menunggu perangkat lunak Windows daripada mengubah sistem yang baru sama sekali. Karena tidak ada orang yang ingin mengubah format, para pengembang perangkat lunak juga enggan menulis program sistem VisiCorp dan kehilangan momentum pada awal 1985.

Pada November 1985, atau sekitar dua tahun setelah pengumuman Gates, barulah Windows diluncurkan. Tampilan sistem Windows terlihat sangat mirip dengan sistem Macintosh yang dikembangkan Apple Computer Corporation dua tahun sebelumnya.

Kesalahan Apple adalah memberikan akses penuh kepada Microsoft untuk teknologi yang mereka buat saat bekerja sama memuat produk Microsoft agar cocok dengan komputer Apple. Gates sebelumnya menyarankan Apple untuk memberi lisensi perangkat lunaknya tetapi saran itu diabaikan, karena Apple lebih tertarik menjual komputer, bukan software.

Sekali lagi, Gates bisa memanfaatkan situasi dan menciptakan perangkat lunak yang sangat mirip dengan punya Macintosh. Apple mengancam akan menggugat, dan Microsoft membalas dengan mengatakan pengiriman perangkat lunak yang dibutuhkan pengguna Macintosh bisa tertunda.

Ujungnya, Microsoft menang di pengadilan karena bisa membuktikan bahwa masing-masing fungsi dalam Windows berbeda dengan sistem Macintosh, meskipun cara kerja dua perangkat lunak itu sama.

Microsoft mulai melantai di bursa pada Maret 1986, dengan penawaran publik perdana (IPO) senilai US$ 21 per saham. Secara instan, Gates menjadi “jutawan” ketika masih berusia 31 tahun. Gates punya 45% dari total 24,7 juta saham perusahaan, atau senilai US$ 234 juta dari total saham Microsoft senilai US$ 520 juta.

Nilai saham perusahaan makin melejit sehingga beberapa kali harus dipecah (split). Pada 1987, Gates remsi menjadi biliuner ketika nilai saham menembus angka US$ 90,75 per lembar.

Sejak itu, Gates berada di puncak atau dekat puncak daftar 400 orang terkaya di Amerika. Kekayaan Gates sempat menembus US$ 101 miliar pada 1999 ketika harga saham Microsoft mencapai puncaknya dan telah dipecah delapan kali sejak IPO.

Microsoft Office
Di luar perusahaan, Gates punya reputasi sebagai kompetitor yang tanpa ampun.

Sejumlah perusahaan dipimpin oleh IBM mulai mengembangkan sistem operasi bernama OS/2 untuk menggantikan MS-DOS. Bukannya menyerah, Gates justru makin meningkatkan kemampuan perangkat lunak Windows dan memperluas fungsinya.

Pada 1989, Microsoft memperkenalkan Microsoft Office, yang kita tahu berisi kumpulan aplikasi untuk produktivitas kerja kantor seperti Microsoft Word dan Excel dalam satu sistem yang cocok dengan semua produk Microsoft.

Aplikasi ini tidak gampang diterapkan dengan OS/2. Akibatnya, versi baru Windows bisa terjual 100.000 keping dalam dua pekan, sementara OS/2 segera meredup. Perkembangan baru ini membuat Microsoft praktis memonopoli sistem operasi komputer personal, sehingga Komisi Perdagangan Federal (Federal Trade Commission/FTC) melakukan penyelidikan atas tuduhan unfair marketing practices atau praktik marketing curang.

Sepanjang dekade 1990-an, Microsoft menghadapi sejumlah penyelidikan dari FTC dan Kementerian Kehakiman. Di antara tuduhan itu, Microsoft dianggap melakukan kesepakatan dagang tidak adil dengan perusahaan pembuat komputer yang memakai sistem operasi Windows.

Pada 4 September 1995, presiden Microsoft Bill Gates mendemonstrasikan program Windows 95 dari dalam mobilnya sebelum jumpa pers di Paris. (Getty Images via CNBC)

Selain itu, Microsoft dituduh telah memaksa pembuat komputer untuk menjual peramban (browser) Internet Explorer sebagai paket tidak terpisahkan dari sistem operasi Windows.

Microsoft menghadapi potensi perpecahan dalam dua divisinya -- sistem operasi dan pengembangan perangkat lunak. Lagi-lagi, Microsoft mampu mempertahankan dirinya seperti ketika Gates berdiri melawan pembajakan perangkat lunak. Argumennya sama, bahwa pembatasan seperti itu mengancam inovasi. Akhirnya, Microsoft bisa meraih penyelesaian dengan pemerintah federal untuk menghindari perpecahan internal.

Tinggalkan Microsoft
Pada 2000, Gates mundur dari tugas operasi harian Microsoft dengan memberikan jabatan CEO kepada teman kuliahnya Steve Ballmer, yang telah bersama Microsoft sejak 1980. Gates memilih posisi sebagai kepala arsitek perangkat lunak sehingga membuatnya bisa berkonsentrasi di bidang yang lebih disukainya.

Namun, Gates masih menjadi kepala Microsoft.

Lalu pada 2006, Gates mengumumkan bahwa dia akan secara bertahap meninggalkan pekerjaan di Microsoft sehingga punya waktu untuk mengurus yayasan. Hari terakhir dia bekerja penuh di Microsoft adalah 27 Juni 2008.

Pada Februari 2014, Gates mundur dari jabatan kepala Microsoft dan menjabat posisi baru sebagai penasihat teknologi. Jabatan CEO juga beralih dari Ballmer ke Satya Nadella, yang saat itu baru berusia 46 tahun.

Yayasan Amal
Di usia 32, Gates mengenal Melinda French, 23, yang menjabat manajer produk di Microsoft.

"Saat itu ada satu pertemuan Microsoft di New York dan saya orang kedua terakhir yang datang lalu duduk, dan dia orang terakhir yang hadir. Dia duduk di samping saya dan saya tanya apa dia mau berdansa malam itu juga, tetapi dia saat itu punya rencana pergi dengan sejumlah orang,” kata Gates pada 2016, mengenang pertemuannya dengan Melinda.

“Pada usia 20-an dan sebagian besar masa 30-an, saya akan bersedia mengatakan bahwa pekerjaan adalah sentral hidup saya. Karena itu saya tidak akan menikah atau punya anak. Namun, saya sadar akhirnya saya akan menginginkan itu, dan dia muncul pada waktu yang tepat dan kami jatuh cinta,” kata Gates.

“Saya memang harus sedikit berpikir, namun saya memutuskan ‘OK saya harus ubah prioritasnya’ dan kami berdua mengambil liburan beberapa kali. Saya yakin jika pada usia 20-an, saya akan melihat jadwal dan tidak yakin bisa melakukan hal seperti itu,” imbuhnya.

Kecerdasan dan kemampuan manajerial Melinda menjadikannya teman yang cocok bagi Gates. Mereka makin akrab dan akhrnya menikah pada hari pertama 1994 di Hawaii.

Bill Gates dan istrinya Melinda dalam sebuah jumpa pers di Seattle, Washington, pada 1999. (Getty Images via BBC)

Beberapa bulan kemudian, ibu Gates meninggal dan membawa kesedihan mendalam. Gates dan Melinda lalu mengambil cuti pada 1995 untuk bepergian dan mendapat perspektif baru tentang kehidupan. Pada 1996, putri sulung Jennifer lahir, disusul putra mereka Rory pada 1999 dan putri bungsu Phoebe pada 2002.

Pada tahun pernikahan, Bill dan Melinda mendirikan William H. Gates Foundation yang didedikasikan untuk pendidikan, kesehatan, dan investasi bagi masyarakat berpendapatan rendah di berbagai belahan dunia.

Yayasan itu juga membantu siswa di Amerika agar siap kuliah.

Berkat pengaruh Melinda, Bill bersedia mengikuti jejak ibunya untuk terjun di dunia filantrofi dengan belajar sejarah dari triliuner sebelumnya seperti Andrew Carnegie dan John D Rockefeller. Dia mulai sadar bahwa ada kewajiban untuk menyisihkan sebagian kekayaannya bagi kegiatan amal.

Pada 2000, pasangan itu menyatukan sejumlah yayasan milik keluarga dan mengumpulkan dana sebesar US$ 28 miliar untuk mendirikan Bill & Melinda Gates Foundation. Sejak itulah, Gates makin dalam terjun ke kegiatan filantrofi.

Dunia yang baru ini juga sedikit banyak mengubah Gates. Dia misalnya menyatakan bahwa staf yayasan berhak atas cuti berbayar satu tahun penuh setelah kelahiran anaknya atau mengadopsi anak.

Pada 2017, Gates mengatakan bahwa penyakit menular dan penyakit kronis adalah dua ancaman kesehatan terbesar yang perlu diatasi dalam satu dekade ke depan. Prediksinya itu segera terbukti dengan adanya pandemi global Covid-19 mulai awal 2020.

Terkait pandemi ini, Bill and Melinda Gates Foundation menggandeng Wellcome Trust dan Mastercard untuk mengumpulkan dana US$ 125 juta bagi upaya pengendalian wabah. Gates juga menjanjikan bantuan miliaran dolar untuk membangun pabrik vaksin.

Pada April 2018, Gates mengumumkan kemitraan dengan salah satu pendiri Google, Larry Page, untuk menyediakan dana US$ 12 juta bagi vaksin flu. Penelitian yang dinilai “berani dan inovatif” berhak mendapatkan hibah US$ 2 juta.

Gates juga berinvestasi US$ 50 juta untuk penelitian melawan penyakit Alzheimer.

Kantor pusat Microsoft Corporation di Redmond, Washington, dalam foto tertanggal 30 Mei 2016. (Wikimedia)

Salah satu perusahaan milik Gates menanamkan dana US$ 80 juta untuk pengembangan "smart city" dekat Phoenix, Arizona, pada 2017. Kota baru ini bernama Belmont, dan akan memiliki infrastruktur komunikasi dengan teknologi terkini, jaringan digital super cepat, pusat data, kendaraan otonom yang tidak butuh sopir, dan jaringan logistik otonom.

Dari luas lahan sekitar 25.000 ekar, sekitar 3.800 ekar akan dipakai untuk perkantoran dan retail, dan 470 ekar untuk sekolah. Kota baru ini akan memiliki 80.000 unit hunian.

Penghargaan
Kegiatan amal Gates berbuah penghargaan dari berbagai lembaga. Majalah Time menyebut Gates sebagai salah satu orang paling berpengaruh di abad ke-20. Time juga menjadikan Gates, Melinda, dan penyanyi U2, Bono, sebagai Persons of the Year pada 2005.

Meskipun drop-out dari kuliah, Gates mendapat gelar doctor kehormatan dari sejumlah universitas di dunia.

Dia juga mendapat gelar ksatria Kerajaan Inggris yang diberikan oleh Ratu Elizabeth II pada 2005.

Setahun kemudian, Gates dan istrinya diberi penghargaan oleh pemerintah Meksiko atas kerja amal di bidang kesehatan dan pendidikan.

Pada 2016, pasangan itu menerima penghargaan Presidential Medal of Freedom dari Presiden Barack Obama, penghargaan tertinggi untuk warga sipil.



Sumber: Dari Berbagai Sumber


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

G-7 Berkomitmen Tambah Kontribusi Pendanaan Iklim

Para pemimpin G-7 akan berkomitmen pada Minggu (13/6/2021) untuk meningkatkan kontribusi pendanaan iklim.

DUNIA | 13 Juni 2021

Truk Angkut 7 Juta Butir Peluru Dirampok di Meksiko

Dua truk trailer yang mengangkut tujuh juta butir amunisi ke Amerika Serikat disergap oleh penjahat bersenjata di jalan raya Meksiko.

DUNIA | 13 Juni 2021

India Pangkas Pajak untuk Peralatan Medis dan Obat Covid-19

India memangkas pajak untuk peralatan medis seperti konsentrator oksigen dan obat-obatan yang digunakan untuk mengobati infeksi Covid-19.

DUNIA | 13 Juni 2021

KTT G-7 Sepakati Rencana Anggaran untuk Tangkal Pengaruh Tiongkok

Para pemimpin kelompok negara tujuh G-7 menyepakati rencana anggaran untuk menangkal pengaruh Tiongkok.

DUNIA | 13 Juni 2021

Pimpin Konvoi Motor Tanpa Masker, Presiden Brasil Didenda Rp 1,42 Juta

Presiden Brasil Jair Bolsonaro didenda US$100 (Rp 1,42 juta) pada Sabtu (12/6/2021) karena melanggar aturan wajib masker.

DUNIA | 13 Juni 2021

Sri Lanka Klaim Ganti Rugi Rp 569 Miliar ke MV X-Press Pearl

Sri Lanka memgklaim ganti rugi klaim sementara sebesar US$ 40 juta (Rp 569 miliar) dari operator kapal kargo yang dilanda kebakaran hingga akhirnya tenggelam

DUNIA | 13 Juni 2021

Sejak Kudeta Myanmar, Banyak Dokter Tolak Bekerja di RS Pemerintah

Sejak kudeta pada Februari lalu, banyak dokter menolak untuk bekerja di rumah sakit pemerintah.

DUNIA | 13 Juni 2021

Fujimori Tuding Kecurangan Pemilu Peru

Kandidat presiden Peru dari sayap kanan Keiko Fujimori menuduh telah dicurangi Sabtu (12/6/2021) dalam pemilihan presiden Peru.

DUNIA | 13 Juni 2021

Milisi Nigeria Tewaskan 53 Warga Desa

Sekelompok milisi bersenjata menyerbu desa, membunuh 53 warga desa di negara bagian Zamfara, Nigeria.

DUNIA | 13 Juni 2021

Juli 2022, Pakistan Targetkan 100 Juta Orang Divaksinasi Covid-19

Pakistan menargetkan vaksinasi 100 juta orang dari 216 juta penduduk dengan vaksin Covid-19 pada Juli 2022.

DUNIA | 13 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS