Militer Filipina Tewaskan 4 Gerilyawan Abu Sayyaf
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Militer Filipina Tewaskan 4 Gerilyawan Abu Sayyaf

Senin, 14 Juni 2021 | 13:07 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Manila, Beritasatu.com- Pasukan Filipina menewaskan empat gerilyawan Abu Sayyaf dalam baku tembak pada Minggu (13/6/2021) di selatan negara itu. Seperti dilaporkan AP, salah satu dari gerilyawan itu adalah termasuk komandan yang dipersalahkan atas pemenggalan kepala dan seorang terduga pelaku bom bunuh diri.

Para pejabat militer mengatakan pasukan tentara yang didukung oleh polisi memberikan surat perintah penangkapan Injam Yadah di rumahnya. Penindakan dilakukan setelah tengah malam di desa Alat di kota Jolo di provinsi Sulu, ketika dia dan anak buahnya melepaskan tembakan.

“Aksi tentara memicu baku tembak yang menewaskan para milisi,” kata komandan militer regional Letnan Jenderal Corleto Vinluan Jr.

Yadah telah dituduh oleh militer terlibat dalam penculikan untuk tebusan orang Filipina dan orang asing, termasuk delapan nelayan Indonesia yang diculik di laut lepas Malaysia pada awal 2020 dan dibawa ke Filipina selatan.

Tiga orang warga Indonesia dibebaskan, satu ditembak dan dibunuh ketika mencoba melarikan diri dan empat orang diselamatkan oleh pasukan Filipina pada bulan Maret.

"Dia memiliki reputasi sebagai orang yang sangat kejam, memenggal warga sipil dan pasukan keamanan yang tidak bersalah," kata seorang komandan militer, Mayor Jenderal William Gonzales, tentang Yadah.

Yadah juga dikaitkan dengan penculikan empat orang pada tahun 2015, termasuk dua turis Kanada. Orang-orang Kanada itu dipenggal secara terpisah oleh para penculik Abu Sayyaf mereka, termasuk Mujir Yadah, saudara laki-laki Injam, setelah tenggat waktu pembayaran tebusan lewat.

Seorang perwira militer mengatakan milisi Abu Sayyaf lainnya yang tewas dalam baku tembak hari Minggu adalah Al Sawadjaan, seorang pembuat bom dan calon pembom bunuh diri, menurut Letnan Kolonel Wilfredo Borgonia, seorang komandan batalyon infanteri tentara.

“Pasukan menyita senapan, pistol, bagian bom dan 15 ponsel. Mereka juga menahan istri Yadah dan tiga anak,” kata militer dalam satu pernyataan, seraya menambahkan anak-anak itu "diselamatkan".

Sawadjaan adalah adik dari komandan Abu Sayyaf Mundi Sawadjaan, tersangka utama dalam sejumlah serangan bunuh diri yang mematikan dalam beberapa tahun terakhir di Sulu, satu provinsi berpenduduk mayoritas Muslim di mana para militan telah menjadi sasaran serangan militer selama bertahun-tahun.

Sawadjaans milik faksi Abu Sayyaf yang telah berjanji setia kepada kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS). Tahun ini, sedikitnya 18 gerilyawan Abu Sayyaf tewas, 17 orang ditangkap sementara 86 lainnya telah menyerah di Sulu, kata militer.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bicara di Kongres, Menhan AS Akui Salah Perhitungan Terkait Kejatuhan Tentara Afghanistan

Fakta bahwa tentara Afghanistan yang kami latih begitu saja mencair, dalam banyak kasus tanpa melepaskan tembakan, mengejutkan kami semua.

DUNIA | 28 September 2021

KTT Iklim Pemuda, Greta Thunberg Tuding Pemimpin Dunia Obral Janji untuk Kurangi Emisi

pemimpin dunia telah "menenggelamkan" generasi masa depan dengan janji kosong untuk mengurangi emisi dan pembiayaan melawan perubahan iklim.

DUNIA | 28 September 2021

AS Beri Peringatan Perjalanan Level 3 untuk Indonesia dan Singapura

Singapura yang kasus Covid-19 meningkat kini ditempatkan di level 3 sebagai negara dengan tingkat tinggi kasus Covid-19 bersama Indonesia.

DUNIA | 28 September 2021

Jumlah Napi Melebihi Kapasitas, Kasus Covid-19 di Penjara Malaysia Capai 51.000 Lebih

Lebih dari 51.000 orang termasuk narapidana, staf penjara dan anggota keluarga mereka telah tertular Covid-19 sejak tahun lalu.

DUNIA | 28 September 2021

India Izinkan Uji Coba Vaksin Novavax untuk Anak 7-11 tahun

India mengizinkan perusahaan Serum Institute untuk melakukan uji coba vaksin Covid-19 buatan AS, Novavax, terhadap anak-anak berusia 7-11 tahun.

DUNIA | 28 September 2021

Bangkok Siaga, 6 Tewas dan 70.000 Rumah Tergenang Banjir di Thailand

Banjir telah menggenangi 70.000 rumah dan menewaskan enam orang di provinsi utara dan tengah negara itu.

DUNIA | 28 September 2021

Hakim AS Bakal Bebaskan Tanpa Syarat Penembak Presiden Ronald Reagan

Hakim AS akan memberikan "pembebasan tanpa syarat" kepada John Hinckley, yang menembak Presiden Ronald Reagan pada 1981.

DUNIA | 28 September 2021

Jepang Tuding Tiongkok, Rusia, dan Korut di Balik Ancaman Siber

Jepang untuk pertama kalinya menuding Tiongkok, Rusia dan Korut sebagai negara yang bertanggung jawab atas ancaman siber terhadap negara tersebut.

DUNIA | 28 September 2021

Ngeri, FBI Sebut Kasus Pembunuhan di AS Naik 30%

Lonjakan tersebut sebagian dipicu oleh kesulitan masyarakat selama pandemi Covid-19.

DUNIA | 28 September 2021

Kebijakan Tiga Garis Merah Tiongkok, Apa Maksudnya?

Pemerintah khawatir industri properti akan kolaps jika para pengembang terus menarik utang dan tidak mampu membayar.

DUNIA | 28 September 2021


TAG POPULER

# Citilink


# PTM


# Piala Sudirman


# Interpelasi Formula E


# Pengobat Alternatif Ditembak



TERKINI
PTM, 7 Sekolah di DKI Ditutup Sementara

PTM, 7 Sekolah di DKI Ditutup Sementara

MEGAPOLITAN | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings