Iran Telah Hasilkan 6,5 Kg Uranium Kemurnian 60%
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Iran Telah Hasilkan 6,5 Kg Uranium Kemurnian 60%

Selasa, 15 Juni 2021 | 23:38 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Teheran, Beritasatu.com - Iran telah memproduksi 6,5 kg uranium dengan kemurnian 60%. Seperti dilaporkan Selasa (15/6/2021), pengumuman itu disampaikan pemerintah setelah pembicaraan tidak langsung Iran dengan Amerika Serikat (AS) mungkin menjadi minggu terakhir.

Langkah itu berarti Iran masih jauh dari mencapai tingkat kemurnian 90% untuk uranium yang diperlukan untuk membuat senjata nuklir. Namun target kemurnian 90% itu ditakuti AS dan negara-negara Barat.

Pada Selasa, media Iran mengutip juru bicara pemerintah Ali Rabiei yang mengonfirmasi perkembangan tersebut, sambil menambahkan bahwa Iran juga telah memproduksi 108 kg uranium yang diperkaya dengan kemurnian 20%.

Pencapaian itu berarti Iran telah mencapai tingkat 20% lebih cepat daripada yang disyaratkan di bawah undang-undang yang disahkan pada bulan Desember sebagai tanggapan atas sanksi AS. Undang-undang itu juga memblokir inspektur PBB dari situs nuklir Iran.

Presiden Hassan Rouhani telah mengumumkan langkah menuju pengayaan uranium 60% pada April sebagai tanggapan atas dugaan serangan sabotase Israel terhadap fasilitas nuklir bawah tanah Natanz Iran.

“Di bawah undang-undang parlemen, Organisasi Energi Atom seharusnya memproduksi 120 kg uranium yang diperkaya 20% dalam satu tahun. Menurut laporan terakhir, kami sekarang telah memproduksi 108 kg uranium 20% dalam lima bulan terakhir,” ujar Rabiei, Selasa.

Pengungkapan itu terjadi di tengah putaran keenam pembicaraan AS-Iran di Wina, yang bertujuan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 yakni Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA). Di sana, Iran setuju untuk membatasi kegiatan nuklirnya dengan imbalan keringanan sanksi.

Mantan presiden AS Donald Trump mengumumkan Amerika akan menarik diri dari perjanjian penting pada 2018 dan memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran. Tindakan AS mendorong Teheran untuk mulai melanggar komitmen JCPOA, termasuk dengan meningkatkan produksi uraniumnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Krisis Kemanusiaan Mengancam, IMF Isyaratkan Bantuan ke Afghanistan

IMF pada Kamis (16/9/2021) menyerukan komunitas internasional harus mengambil tindakan segera untuk mencegah krisis kemanusiaan di Afghanistan.

DUNIA | 16 September 2021

AS Umumkan Aliansi Baru dengan Australia dan Inggris untuk Perkuat Militer

AS mengumumkan aliansi baru dengan Australia dan Inggris untuk memperkuat kemampuan militer dalam menghadapi Tiongkok yang sedang bangkit.

DUNIA | 16 September 2021

Survei Perubahan Iklim Asia Tenggara, Responden Indonesia Sebut Banjir Ancaman Paling Serius

Hasil survei memperlihatkan responden dari Indonesia meyakini, banjir merupakan ancaman paling serius dari perubahan iklim.

DUNIA | 16 September 2021

Prancis Merasa Dikhianati oleh Australia

Australia akan menjadi negara ketujuh di dunia yang mengoperasikan kapal selam bertenaga nuklir.

DUNIA | 16 September 2021

UNICEF Minta Sekolah di Negara Pandemi Covid-19 Dibuka Kembali

UNICEF mendesak otoritas pendidikan agar segera mungkin membuka kembali sekolah-sekolah di negara pandemi Covid-19.

DUNIA | 16 September 2021

Bantu Perangi Covid-19, Indonesia Sumbang Alat Kesehatan ke Myanmar

Indonesia menyumbangkan peralatan kesehatan untuk membantu rakyat Myanmar memerangi Covid-19.

DUNIA | 16 September 2021

INH Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Perumahan Guru di Yerusalem

INH menyalurkan bantuan dana untuk program pembangunan perumahan para asatidz atau guru di kawasan distrik Sur Baher, Yerussalem, Palestina.

DUNIA | 16 September 2021

Diminta Kurangi Emisi Karbon, Australia Malah Perpanjang Proyek Batubara

Langkah ini menggandakan komitmen negara tersebut untuk terus mengekstraksi bahan bakar fosil, meskipun ada tekanan untuk mengurangi emisi karbon.

DUNIA | 16 September 2021

Malaysia Buka Kembali Pulau Pariwisata Langkawi

Wisatawan kembali datang ke Pulau Langkawi, Malaysia, pada Kamis (16/9/2021).

DUNIA | 16 September 2021

1 Miliar Lebih Orang di Tiongkok Telah Divaksin Penuh

Tiongkok pada Kamis menyatakan, 1 miliar lebih warga di negara itu telah divaksinasi Covid-19 sepenuhnya, atau sekitar 71 persen dari populasinya.

DUNIA | 16 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Pakar Sarankan Pencari Kerja Manfaatkan Fasilitas Management Training

Pakar Sarankan Pencari Kerja Manfaatkan Fasilitas Management Training

EKONOMI | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings