Kim Jong Un: Korut Harus Bersiap untuk "Dialog dan Konfrontasi" dengan AS
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kim Jong Un: Korut Harus Bersiap untuk "Dialog dan Konfrontasi" dengan AS

Jumat, 18 Juni 2021 | 21:21 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

Seoul, Beritasatu.com - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengatakan negaranya harus bersiap untuk "dialog dan konfrontasi" dengan pemerintah Amerika Serikat (AS).

Tetapi ia memberikan penekanan khusus pada konfrontrasi, ketika pemerintah Korut menyelidiki setiap perubahan kebijakan AS di bawah kepemimpinan Presiden AS Joe Biden.

Itu adalah reaksi pertama Kim terhadap tinjauan baru-baru ini oleh pemerintahan Biden tentang strategi terkait Korut. Biden menjanjikan "pendekatan praktis dan terkalibrasi", termasuk upaya diplomatik, untuk membujuk pemerintah Korut agar menghentikan program nuklir dan misil.

Sejak pemilihan Biden, kedua negara telah mengadopsi sikap menunggu dan melihat secara strategis, mengikuti perjalanan diplomatik yang berliku di bawah kepemimpinan Donald Trump.

Sebelumnya, pemerintahan Trump menghasilkan tiga konferensi tingkat tinggi (KTT) bersejarah dengan Kim, tetapi tidak ada kesepakatan untuk membongkar persenjataan nuklir Korut.

"(Kim) menekankan perlunya bersiap untuk dialog dan konfrontasi, terutama untuk bersiap sepenuhnya untuk konfrontasi dalam rangka melindungi martabat negara kita (dan dengan andal menjamin) perdamaian lingkungan", kantor berita negara KCNA Korut mengatakan pada Jumat (18/8/2021).

Komentar Kim pada pertemuan komite pusat Kamis (17/6/2021) menandakan pendekatan menunggu dan melihat. "Bola sekarang di lapangan AS," untuk mendorong dialog atau konfrontasi, kata Hong Min dari Institut Korea untuk Unifikasi Nasional kepada AFP.

Pemerintah Korut telah menuduh Biden mengejar "kebijakan permusuhan". Pihaknya mengatakan, adalah "kesalahan besar" bagi veteran Demokrat AS tersebut untuk mengatakan ia akan menghadapi ancaman yang ditimbulkan oleh program nuklir Korut "melalui diplomasi serta pencegahan yang tegas".

Pendekatan "Terkalibrasi"

Biden mengatakan, ia "tidak akan bertemu" Kim tanpa rencana konkret untuk merundingkan program senjata nuklir Korut, selama kunjungan ke Washington bulan lalu oleh Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in.

Ia juga membuat kritik yang jelas terhadap hubungan akrab Trump dengan Kim. "Tidak akan melakukan apa yang telah telah dilakukan di masa lalu. Saya tidak akan memberikan semua yang dia cari, pengakuan internasional," Biden menegaskan.

Perwakilan pemerintah AS mengatakan tengah mengejar "pendekatan praktis yang terkalibrasi" yang dinilai terlihat seperti jargon diplomatik, karena bersikap rendah hati secara realistis sementara berpikiran terbuka.

"Kami memahami di mana upaya sebelumnya di masa lalu mengalami kesulitan dan kami telah mencoba untuk belajar dari itu," tukas pejabat senior pemerintah AS.

Adapun Korut telah melakukan enam tes bom atom sejak 2006. Negara tersebut berada di bawah beberapa set sanksi internasional atas program senjata yang dilarang.

Tetapi pemerintah Korut sekarang dapat menerima "pengurangan bertahap dalam persenjataan nuklir dan pembekuan program nuklirnya" dengan imbalan pelonggaran sanksi", kata Cheong Seong-chang, direktur Studi Korea Utara di Institut Sejong, Korsel.

Sebuah laporan dari pakar intelijen AS yang dirilis pada April mengatakan pemerintah Korut dapat melanjutkan uji coba nuklir tahun ini, sebagai cara untuk memaksa pemerintahan Biden kembali ke meja perundingan.

"(Kim) mungkin mengambil sejumlah tindakan agresif dan berpotensi mengganggu stabilitas untuk membentuk kembali lingkungan keamanan regional dan mendorong perpecahan antara Amerika Serikat dan sekutunya, hingga dan termasuk dimulainya kembali pengujian senjata nuklir dan rudal balistik antarbenua (ICBM)," jelas Kantor Direktur dari Intelijen Nasional, Washington, AS. (afp/eld)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

WHO: 1 dari 100 Kematian di Dunia Saat Ini karena Bunuh Diri

Pada 2019, lebih dari 700.000 orang tewas akibat bunuh diri. Angka itu lebih tinggi dari kematian yang disebabkan oleh HIV, malaria, perang atau pembunuhan.

DUNIA | 18 Juni 2021

Israel Perintahkan Bongkar Paksa 8 Bagunan Warga Palestina di Hebron

Israel menghancurkan rumah dan bangunan Palestina hampir setiap hari sebagai sarana untuk mencapai “kontrol demografis” atas wilayah pendudukan.

DUNIA | 18 Juni 2021

Berselisih Soal HAM dan Asal Covid-19, AS Pertimbangkan Pertemuan Biden dan Jinping

Beijing geram dengan komunike yang dikeluarkan atas desakan Biden melalui para pemimpin G-7 pada Minggu.

DUNIA | 18 Juni 2021

Kasus Covid-19 di Singapura, Salah Satunya WNI yang Masuk Ilegal

Pria berusia 26 tahun yang dikenal sebagai kasus 64265 itu ditangkap petugas Polisi Coast Guard setelah memasuki perairan Singapura.

DUNIA | 18 Juni 2021

Militer Israel Siapkan Skenario untuk Dimulainya Kembali Permusuhan

IDF akan terus menyerang ke lokasi militer dan infrastruktur milik organisasi teror. Hamas bertanggung jawab atas semua peristiwa yang terjadi di Gaza.

DUNIA | 18 Juni 2021

Israel Kembali Gempur Gaza Balas Balon Api dari Palestina

"Selama beberapa hari terakhir, balon api diluncurkan dari Jalur Gaza ke wilayah Israel," kata militer Israel dalam sebuah pernyataan.

DUNIA | 18 Juni 2021

Inggris dan AS Capai Kata Sepakat Soal Airbus-Boeing

Inggris dan AS telah menangguhkan tarif pembalasan yang dikenakan selama perselisihan 17 tahun atas bantuan negara untuk pembuat pesawat Eropa Airbus dan Boeing

DUNIA | 17 Juni 2021

Kasus Covid-19 di Afganistan Naik 2.400 %

Pandemi Covid-19 semakin tak terkendali di Afghanistan, dengan kasus meningkat 2.400% dalam sebulan terakhir.

DUNIA | 17 Juni 2021

Krisis di Myanmar Adalah Kelemahan Demokrasi di Asia Tenggara

Tidak hanya Myanmar, sejumlah negara di Asia Tenggara juga mengalami tekanan demokrasi dalam derajat berbeda.

DUNIA | 17 Juni 2021

Bapak Bangsa Zambia Wafat

Bapak pendiri Zambia, Kenneth Kaunda meninggal pada usia 97 tahun.

DUNIA | 17 Juni 2021


TAG POPULER

# Ahmad Riza Patria


# Vaksin Pfizer


# Vaksin Nusantara


# Greysia Polii


# Lion Air



TERKINI

Perkuat Bisnis Gudang, Kioson Komersial Indonesia Gandeng FMCG dan Online Seller

EKONOMI | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS