Presiden Baru Iran Tolak Bertemu Biden
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Presiden Baru Iran Tolak Bertemu Biden

Selasa, 22 Juni 2021 | 08:30 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Dubai, Beritasatu.com - Presiden terpilih Iran Ebrahim Raisi mengatakan Senin (21/6/2021) bahwa dia tidak akan bertemu dengan Presiden Joe Biden. Raisi juga tidak akan berunding mengenai program rudal balistik Teheran dan dukungannya terhadap milisi regional.

Seperti dilaporkan kantor berita AP, Raisi tetap pada posisi garis keras menyusul kemenangan telaknya pada pemilihan presiden terakhir. Pria berusia 60 tahun itu pertama kali tampil di televisi secara langsung atas momen kelam dalam sejarah Iran setelah Perang Irak-Iran.

Pada kemungkinan pertemuan dengan Biden, Raisi dengan singkat menjawab: “Tidak.” Pesaing moderatnya dalam pemilihan, Abdolnasser Hemmati, telah menyarankan selama kampanye bahwa dia mungkin bersedia bertemu Biden.

Gedung Putih tidak segera menanggapi pernyataan Raisi. Raisi akan menjadi presiden Iran pertama yang menjabat yang diberi sanksi oleh pemerintah AS bahkan sebelum menjabat, sebagian selama waktunya sebagai kepala peradilan Iran yang dikritik secara internasional.

Kepala Kehakiman Ebrahim Raisi juga menggambarkan dirinya sebagai "pembela hak asasi manusia" ketika ditanya tentang keterlibatannya dalam eksekusi massal tahun 1988 terhadap sekitar 5.000 orang.

“AS berkewajiban untuk mencabut semua sanksi yang menindas terhadap Iran,” kata Raisi pada konferensi pers pertamanya setelah pemilihan hari Jumat, satu kompetisi yang secara luas dipandang sebagai penobatan, setelah pesaing terkuatnya dilarang mencalonkan diri.

Dalam siaran televisi itu, Raisi duduk di depan lautan mikrofon, sebagian besar dari pers Iran dan negara-negara rumah bagi milisi yang didukung oleh Teheran. Dia tampak gugup di awal komentarnya, tetapi perlahan-lahan menjadi lebih nyaman saat konferensi pers selama satu jam.

Ditanya tentang program rudal balistik Iran dan dukungannya terhadap milisi regional, Raisi menggambarkan masalah itu sebagai “tidak dapat dinegosiasikan.”

Armada pesawat serang Teheran sebagian besar berasal dari sebelum Revolusi Islam 1979, memaksa Iran untuk berinvestasi dalam rudal sebagai lindung nilai terhadap tetangga Arab regionalnya, yang telah membeli miliaran dolar dalam perangkat keras militer Amerika selama bertahun-tahun.

Dengan batas jangkauan 2.000 kilometer, Rudal-rudal itu dapat menjangkau seluruh Timur Tengah dan pangkalan militer AS di wilayah tersebut.

Iran juga bergantung pada milisi seperti pemberontak Houthi Yaman dan kelompok milisi Hizbullah Lebanon untuk mengimbangi musuh seperti Arab Saudi dan Israel.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Fiji Akan Buka Kembali Perbatasan, Sambil Perangi Pandemi Covid-19

Fiji berencana untuk membuka kembali bagi pariwisata mancanegara pada November.

DUNIA | 20 September 2021

Bencana Iklim Paksa 100.000 Warga Burundi Mengungsi

Bencana alam yang dipicu oleh perubahan iklim telah memaksa lebih dari 100.000 orang meninggalkan rumah mereka di Burundi dalam beberapa tahun terakhir.

DUNIA | 20 September 2021

Taliban Minta Bantuan Asing untuk Atasi Pengungsi Afghanistan

Seorang pemimpin Taliban meminta tindakan dan bantuan dari masyarakat internasional, termasuk lembaga donor, untuk mengatasi pengungsi Afghanistan

DUNIA | 20 September 2021

Kebakaran Hutan California Ancam 2.000 Pohon Raksasa Sequoia

Kebakaran hutan di California, Amerika Serikat (AS) mengancam sekitar 2.000 pohon raksasa Sequoia.

DUNIA | 20 September 2021

Presiden Uganda Sambut Inisiatif Kerja Sama Bilateral

Presiden Uganda Yoweri Museveni menyambut anusias insiatif kerja sama bilateral.

DUNIA | 20 September 2021

Akhir September, India Akan Buka Kembali Pariwisata Mancanegara

India berencana untuk membuka kembali pariwisata mancanegara pada akhir September setelah penangguhan akibat pandemi Covid-19.

DUNIA | 20 September 2021

Citra Satelit Buktikan Korut Perluas Fasilitas Nuklir

Citra satelit menunjukkan Korea Utara (Korut) memperluas fasilitas nuklir Yongbyon.

DUNIA | 20 September 2021

Prancis Tuduh Australia Berbohong Soal Kesepakatan Kapal Selam

Prancis menuduh sekutu lama Australia dan AS berbohong atas pakta keamanan sehingga pemerintah Australia membatalkan kontrak untuk membeli kapal selam Prancis

DUNIA | 20 September 2021

Taliban Perintahkan Karyawati Pemkot Kabul Tinggal di Rumah

Taliban memerintahkan karyawati di pemerintah kota Kabul, Afghanistan untuk tinggal di rumah.

DUNIA | 20 September 2021

Malaysia Akan Beri Vaksin Penguat Covid-19

Otoritas Malaysia akan memberikan vaksin penguat Covid-19 pada orang-orang yang berisiko tinggi termasuk garda depan perawatan kesehatan dan orang tua

DUNIA | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Meskipun Diizinkan Masuk Mal, Wagub Riza Imbau Anak Usia di Bawah 12 Tahun Tetap di Rumah

Meskipun Diizinkan Masuk Mal, Wagub Riza Imbau Anak Usia di Bawah 12 Tahun Tetap di Rumah

MEGAPOLITAN | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings