Sebelum Tewas, PRT Asal Myanmar itu Disiksa Keluarga Majikan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sebelum Tewas, PRT Asal Myanmar itu Disiksa Keluarga Majikan

Rabu, 23 Juni 2021 | 09:36 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Singapura, Beritasatu.com- Pengadilan Singapura, pada Selasa (22/6/2021) memvonis hukuman penjara selama 30 tahun pada Gaiyathiri Murugayan karena penyiksaan terhadap Piang Ngaih Don, pembantunya sendiri. Tapi hukuman terhadap Gaiyathiri itu tentu tak sebanding dengan penderitaan Piang Ngaih Don sebelum ajalnya.

Seperti dilaporkan AFP, penganiayaan terpidana terhadap Piang Ngaih Don sangat mengerikan dan terekam di kamera CCTV yang dipasang di rumah keluarga tersebut.

Sebagai pembantu, Piang Ngaih Don dipekerjakan oleh Gaiyatiri dan suaminya, seorang petugas polisi, pada tahun 2015. Warga negara Myanmar berusia 24 tahun itu ditugaskan untuk merawat putri Gaiyathiri yang berusia empat tahun dan putra yang berusia satu tahun.

Tetapi Gaiyathiri secara fisik menyerang korban hampir setiap hari, seringkali beberapa kali sehari. Menurut dokumen pengadilan, ibu terdakwa yang berusia 61 tahun terkadang ikut bergabung.

Pekerja rumah tangga, yang telah dipekerjakan oleh keluarga selama lebih dari satu tahun pada saat kematiannya, hanya diperbolehkan tidur selama lima jam semalam, dan dipaksa untuk mandi dan buang air dengan pintu terbuka.

Dengan makanan yang sangat sedikit, Piang Ngaih Don kehilangan sekitar 38 persen dari berat tubuhnya selama bekerja, dan beratnya hanya 24 kilogram pada saat kematiannya.

Pengacara Gaiyathiri, Joseph Chen telah meminta hukuman delapan hingga sembilan tahun. Dia beralasan bahwa "kombinasi tekanan" telah mengubah terpidana yang berjuang menjadi pelaku kekerasan.

Chen berpendapat bahwa hukuman yang keras akan menghalangi ibu dalam situasi yang sama untuk meminta bantuan - satu argumen yang disebut jaksa penuntut sebagai "tidak jujur."



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polandia Perketat Aturan Karantina Covid-19 untuk Pelancong Asal Inggris

Polandia memberlakukan wajib karantina tujuh hari untuk semua pelancong dari Inggris

DUNIA | 23 Juni 2021

Presiden Duterte: Penjarakan Warga yang Tolak Vaksinasi Covid-19

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengancam akan memerintahkan penangkapan warga Filipina yang menolak vaksinasi Covid-19.

DUNIA | 23 Juni 2021

Varian Delta Ancam 3 Negara Bagian India

Kementerian Kesehatan India memperingatkan negara bagian Maharashtra, Kerala, dan Madhya Pradesh tentang varian baru Covid-19 yang disebut Delta Plus.

DUNIA | 23 Juni 2021

PRT Disiksa Hingga Tewas, Wanita Singapura Dipenjara 30 Tahun

Gaiyathiri Murugayan, warga Singapura yang menyiksa lalu membunuh pekerja rumah tangganya, dijatuhi hukuman 30 tahun penjara

DUNIA | 23 Juni 2021

Pakistan Akan Terima 13 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Pfizer

Pakistan telah membuat kesepakatan untuk pengadaan 13 juta dosis vaksin Covid-19 dari Pfizer.

DUNIA | 23 Juni 2021

Australia Tolak Penurunan Peringkat Great Barrier Reef oleh UNESCO

Australia sangat menentang rencana UNESCO untuk memasukkan Great Barrier Reef sebagai dalam bahaya.

DUNIA | 22 Juni 2021

WHO: Negara Miskin Kehabisan Vaksin Covid-19

Sejumlah besar negara miskin yang menerima vaksin Covid-19 melalui skema pembagian global tidak memiliki cukup dosis untuk melanjutkan program.

DUNIA | 22 Juni 2021

Hamid Karzai Sebut AS Gagal di Afganistan

Mantan presiden Afganistan Hamid Karzai menilai Amerika Serikat (AS) telah gagal menjalankan misi.

DUNIA | 22 Juni 2021

Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Baru pada Junta Myanmar

Uni Eropa (UE) menjatuhkan sanksi baru pada junta militer Myanmar.

DUNIA | 22 Juni 2021

Hong Kong Akan Persingkat Masa Karantina Jadi 7 Hari

Hong Kong mengumumkan akan mempersingkat masa karantina bagi orang-orang yang divaksinasi yang tiba di kota itu dari 14 hari menjadi tujuh hari.

DUNIA | 22 Juni 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS