Hadapi Varian Delta di AS, Pakar Pertimbangkan Perlunya Vaksin Booster
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hadapi Varian Delta di AS, Pakar Pertimbangkan Perlunya Vaksin Booster

Sabtu, 26 Juni 2021 | 14:20 WIB
Oleh : LES

New York, Beritasatu.com - Para ahli penyakit menular mempertimbangkan perlunya vaksin booster (penguat) berbasis mRNA Pfizer/BioNTech atau Moderna untuk orang di AS yang menerima vaksin Covid-19 satu dosis Johnson & Johnson karena meningkatnya prevalensi varian Delta yang lebih menular.

Beberapa ahli mengatakan, mereka telah melakukannya sendiri, bahkan tanpa data yang dipublikasikan tentang apakah menggabungkan dua vaksin yang berbeda aman dan efektif atau mendapat dukungan dari regulator kesehatan AS. Kanada dan beberapa negara Eropa sudah mengizinkan orang untuk mendapatkan dua suntikan vaksin Covid-19 yang berbeda.

Perdebatan berpusat pada kekhawatiran tentang seberapa protektif suntikan J&J terhadap varian Delta yang pertama kali terdeteksi di India dan sekarang beredar luas di banyak negara. Delta, yang juga dikaitkan dengan penyakit yang lebih parah, dapat dengan cepat menjadi versi virus yang dominan di Amerika Serikat, Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Rochelle Walensky telah memperingatkan.

Tidak ada data substansial yang menunjukkan seberapa protektif vaksin J&J terhadap varian baru. Namun, penelitian di Inggris menunjukkan bahwa dua dosis vaksin Pfizer/BioNTech atau Astrazeneca secara signifikan lebih protektif terhadap varian itu daripada satu dosis.

Andy Slavitt, mantan penasihat pandemi senior untuk Presiden AS Joe Biden, mengemukakan gagasan itu minggu ini di podcast-nya. Setidaknya setengah lusin pakar penyakit menular terkemuka mengatakan regulator AS perlu mengatasi masalah ini dalam waktu singkat.

"Tidak ada keraguan bahwa orang yang menerima vaksin J&J kurang terlindungi dari penyakit," dibandingkan mereka yang mendapatkan dua dosis suntikan lainnya, kata profesor Stanford Dr. Michael Lin. "Dari prinsip mengambil langkah mudah untuk mencegah hasil yang sangat buruk, ini benar-benar tidak perlu dipikirkan."

CDC tidak merekomendasikan vaksin penguat itu, dan penasihat badan tersebut mengatakan pada pertemuan publik minggu ini belum ada bukti signifikan dari penurunan perlindungan dari vaksin.

Jason Gallagher, seorang ahli penyakit menular di Sekolah Farmasi Universitas Temple, baru-baru ini menerima dosis Pfizer di klinik vaksin Philadelphia di mana dia telah memberikan suntikan. Dia mendapat vaksin J&J dalam uji klinis pada November.
Gallagher mengatakan, dia prihatin dengan data Inggris yang menunjukkan kemanjuran yang lebih rendah terhadap varian Delta untuk orang yang menerima satu dosis vaksin.

"Sementara situasinya menjadi jauh lebih baik di AS, varian Delta yang menyebar ... dan sangat cepat mengambil alih di AS terlihat sedikit lebih mengkhawatirkan dalam hal infeksi terobosan dengan vaksin dosis tunggal," katanya. . "Jadi saya mengambil risiko."

Kasus, rawat inap, dan kematian menurun drastis di Amerika Serikat dengan 56% populasi orang dewasa divaksin lengkap.
J&J mengatakan, sedang menguji apakah respons imun dari vaksinnya mampu menetralkan varian Delta di laboratorium, tetapi belum ada data yang tersedia.

Kedua vaksin mRNA menunjukkan tingkat kemanjuran sekitar 95% dalam uji coba besar di AS, sementara vaksin J&J 66%efektif dalam mencegah Covid-19, namun akan sulit saat menghadapi varian yang lebih menular beredar.

Angela Rasmussen, seorang peneliti di Universitas Saskatchewan's Vaccine and Infectious Disease Organization, mengatakan di Twitter bahwa dia telah mendapatkan dosis vaksin Pfizer minggu ini setelah menerima J&J pada bulan April.
Rasmussen, yang menolak untuk diwawancarai, mendorong masyarakat AS yang menerima vaksin J&J untuk berkonsultasi dengan dokter mereka tentang kemungkinan suntikan kedua.

"Jika Anda tinggal di komunitas dengan vaksinasi rendah secara keseluruhan, saya sarankan Anda sangat mempertimbangkan untuk melakukannya," cuitnya.

Pakar vaksin Dr. Peter Hotez dari Baylor College of Medicine dalam sebuah cuitan mengatakan, menambahkan dosis J&J kedua atau salah satu vaksin mRNA mungkin memberikan perlindungan yang lebih luas, "tetapi kami membutuhkan data dan panduan CDC-FDA."

Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS (NIAID) sedang menjalankan uji coba untuk menentukan perlunya meningkatkan semua suntikan yang saat ini diizinkan dengan dosis lain vaksin Moderna.

Ilmuwan NIAID Dr. John Beigel mengatakan kepada Reuters bahwa badan tersebut berharap memiliki data itu pada September untuk membantu menginformasikan keputusan regulator tentang vaksin-vaksin penguat.

Selama jumlah kasus tetap rendah di Amerika Serikat, penerima J&J harus menunggu lebih banyak data, katanya.
Jika infeksi dan rawat inap yang didorong oleh varian Delta meningkat secara signifikan, katanya, "maka keputusan mungkin perlu dibuat dengan tidak adanya data. Tapi saat ini, saya pikir tepat bahwa mereka harus menunggu".



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Pertama, Kuda Nil di Belgia Positif Covid-19

Dua kuda nil di Kebun binatang Antwerp di Belgia dinyatakan positif Covid-19.

DUNIA | 4 Desember 2021

Belanda Sebut 18 Penumpang dari Afsel Positif Omicron

Belanda menyebutkan, total penumpang di dua penerbangan asal Afrika Selatan pekan lalu yang terbukti positif varian Omicron berjumlah 18 orang.

DUNIA | 4 Desember 2021

India Laporkan Kasus Ketiga Omicron

India melaporkan kasus ketiga varian Omicron pada Sabtu (4/11/2021) saat jumlah keseluruhan kasus Covid-19 hampir mencapai 35 juta.

DUNIA | 4 Desember 2021

Massa Sengaja Berfoto di Depan Mayat yang Terbakar

Sebanyak 120 orang ditangkap di Pakistan setelah seorang manajer pabrik Sri Lanka dipukuli hingga tewas dan dibakar oleh massa.

DUNIA | 4 Desember 2021

Tuduhan Penistaan, Pria Sri Lanka Dibakar Massa di Pakistan

Sebanyak 120 orang telah ditangkap di Pakistan setelah seorang manajer pabrik Sri Lanka dipukuli hingga tewas dan dibakar oleh massa.

DUNIA | 4 Desember 2021

Kasus Covid-19 Anak Meningkat di Afsel, Diduga Omicron

Dikhawatirkan varian baru Covid-19 Omicron dapat menimbulkan risiko yang lebih besar bagi anak kecil daripada varian virus corona lainnya.

DUNIA | 4 Desember 2021

Jepang Dorong Kerja Sama dengan Indonesia di Laut Sulu

Menlu Jepang Hayashi Yoshimasa mendorong peningkatan kerja sama dengan Indonesia, termasuk kerja sama di Laut Sulu.

DUNIA | 4 Desember 2021

Pasukan Taliban Sita Senjata dari Provinsi Panjshir

Pasukan Taliban Afghanistan menemukan dan menyita berbagai senjata dari provinsi Panjshir timur.

DUNIA | 4 Desember 2021

Eropa Bakal Buka Misi Diplomatik Bersama di Afghanistan

Sejumlah negara Eropa akan membuka misi diplomatik bersama di Afghanistan, kata Presiden Prancis Emmanuel Macron.

DUNIA | 4 Desember 2021

Omicron, PM Jepang Kemungkinan Batal Bertemu Biden

PM Jepang Fumio Kishida kemungkinan membatalkan perjalanannya ke Amerika Serikat bulan ini untuk berdialog dengan Presiden Joe Biden

DUNIA | 4 Desember 2021


TAG POPULER

# Lili Pintauli Siregar


# Insentif PPN


# Kekayaan Nurul Ghufron


# Greysia/Apriyani


# Jokowi



TERKINI
ASEAN Tetapkan 10 Duta Olahraga Wanita

ASEAN Tetapkan 10 Duta Olahraga Wanita

OLAHRAGA | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings