Update: Akibat Corona, Total 403.281 Warga India Meninggal
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Update: Akibat Corona, Total 403.281 Warga India Meninggal

Rabu, 7 Juli 2021 | 09:02 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New Delhi, Beritasatu.com- India telah secara resmi melaporkan 403.281 kasus kematian dari 29,75 juta orang yang telah tertular virus corona. Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (6/7/2021), tingkat kematian Covid-19 India mencapai rekor pada bulan Juni setelah seruan untuk data yang lebih valid.

Analisis data pemerintah menunjukkan kematian Covid-19 India relatif terhadap infeksi mencapai rekor tertinggi pada Juni setelah kasus memuncak pada awal Mei. Laporan rekor terjadi di tengah tekanan pada pihak berwenang untuk secara akurat melaporkan kematian akibat gelombang kedua virus.

Peningkatan besar dalam infeksi pada bulan April dan Mei, sebagian besar didorong oleh varian Delta yang lebih menular dan berbahaya, membuat sistem kesehatan India bertekuk lutut.

Saat negara berpenduduk 1,35 miliar orang itu melaporkan kematian lebih sedikit daripada Amerika Serikat (AS) dan Brasil, beberapa ahli percaya kasus aktual dan jumlah kematiannya beberapa kali lipat lebih tinggi.

Berdasarkan data yang dilaporkan oleh otoritas negara bagian dan disusun oleh kementerian kesehatan federal, tingkat kematian kasus (CFR) Covid-19 melonjak menjadi sekitar 3% pada Juni dari 1,26% pada Oktober, bulan penuh pertama setelah puncak pertama gelombang infeksi.

CFR India secara keseluruhan yang dilaporkan adalah 1,31%, salah satu yang terendah di dunia, yang disoroti oleh pemerintah sebagai tanda keefektifan respons pandeminya.

"Kami tahu di bagian awal gelombang kedua bahwa pandemi sebagian besar terjadi di India utara dan pelaporan di sana tidak sebaik negara bagian lain," kata Chandrakant Lahariya, ahli epidemiologi dan kesehatan masyarakat di New Delhi.

Sebaliknya, kata Lahariya, negara-negara bagian selatan yang lebih maju melaporkan data dengan lebih baik ketika mereka terkena kemudian. Dia menambahkan bahwa lebih banyak kasus kematian dicatat sekarang menyusul protes publik atas penghitungan yang rendah.

Negara bagian Bihar utara yang padat dan miskin, misalnya, meningkatkan jumlah kematiannya sekitar 4.000 pada satu hari di awal Juni setelah pengadilan memerintahkan audit.

Negara bagian Maharashtra yang terkena dampak terburuk di India juga meningkatkan jumlah kematian Covid-19 secara tajam lebih tinggi setelah ditemukannya ribuan kasus yang tidak dilaporkan.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan India tidak segera menanggapi permintaan komentar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Pertemuan G20, Indonesia Dukung Pertanian Afrika Capai Target SDGs

Dukungan untuk Afrika melalui peningkatan kapasitas dan kapabilitas petani dalam meningkatkan produksi pertanian dapat menciptakan ketahanan pangan global.

DUNIA | 17 September 2021

PBB: KTT IKlim Glasgow Berisiko Gagal

Pertemuan kritis tentang perubahan iklim akhir tahun ini di Glasgow, Skotlandia berisiko gagal.

DUNIA | 17 September 2021

INS Akan Perkuat Jejaring Masyarakat Indonesia -Norwegia

Duta Besar RI Oslo, Todung Mulya Lubis meresmikan Indonesia - Norway Society (INS) di Wisma Duta Indonesia, Oslo, Norwegia para Rabu (15/9/2021).

DUNIA | 17 September 2021

Al Qaeda Berkumpul Lagi di Afghanistan setelah Kemenangan Taliban

Kelompok teroris Al Qaeda mungkin berkumpul kembali di Afghanistan yang dikuasai Taliban.

DUNIA | 17 September 2021

Fasilitasi Perdagangan 4 Negara, Asosiasi Benelux-Indonesia Diluncurkan

Benelux-Indonesia atau Benelux-Indonesia Association (BIA) resmi diluncurkan di KBRI Brussel, Belgia pada Rabu (15/9/2021).

DUNIA | 17 September 2021

Pandemi Covid Halangi 77 Juta Anak Bersekolah di 6 Negara

Sekolah untuk hampir 77 juta siswa di enam negara terus ditutup hampir sepenuhnya selama 18 bulan setelah pandemi Covid-19.

DUNIA | 17 September 2021

Iran Akhirnya Validasi Vaksin Covid Johnson & Johnson

Otoritas kesehatan Iran akhirnya memvalidasi vaksin Covid-19 Johnson & Johnson buatan Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 17 September 2021

Oktober, Chile Izinkan Pelancong Asing yang Divaksinasi Covid Lengkap

Chile akan mengizinkan pelancong asing yang telah divaksinasi penuh terhadap Covid-19 untuk memasuki negara itu mulai 1 Oktober.

DUNIA | 17 September 2021

Perselisihan Internal Taliban Telah Meningkat

Gesekan atau perselisihan internal antara pragmatis dan ideolog dalam kepemimpinan Taliban telah meningkat.

DUNIA | 17 September 2021

Laos Perpanjang Karantina Nasional hingga 30 September

Pemerintah Laos telah memperpanjang karantina nasional saat ini selama 15 hari lagi untuk menahan penyebaran Covid-19 hingga 30 September.

DUNIA | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Vaksinasi Covid-19


# Sonny Tulung


# Ganjil Genap


# KKB



TERKINI
Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

NASIONAL | 58 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings