UMNO Tak Lagi Dukung PM Muhyiddin
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

UMNO Tak Lagi Dukung PM Muhyiddin

Kamis, 8 Juli 2021 | 13:28 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kuala Lumpur, Beritasatu.com- UMNO, partai terbesar dalam pakta yang berkuasa di Malaysia, Perikatan Nasional, telah memutuskan untuk menarik dukungannya kepada Perdana Menteri Muhyiddin Yassin. Seperti dilaporkan CNA, Kamis (8/7/2021), UMNO juga menyerukan pengunduran diri perdana menteri.

Pada Kamis (8/7) dini hari, Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi mengatakan bahwa Tan Sri Muhyiddin telah gagal memenuhi syarat yang digarisbawahi oleh UMNO ketika mendukungnya menjadi Perdana Menteri pada Maret tahun lalu, yaitu mempelopori pemulihan ekonomi dan efektif menangani pandemi Covid- 19.

Ahmad mengatakan perdana menteri baru harus dilantik untuk mengelola pandemi sampai pemilihan dapat diadakan.

“Pemerintah ini jelas gagal memenuhi aspirasi rakyat,” seru Zahid menunjuk lockdown berkepanjangan yang dianggap tidak efektif, dan standar ganda dalam penegakan aturan Covid-19.

“Kegagalan pemerintah ini sangat terlihat. Ini telah menyalahgunakan keadaan darurat proklamasi, yang dilihat sebagai taktik politik, dan hanya merugikan rakyat dan ekonominya,” tambahnya.

UMNO membuat resolusi selama pertemuan pada Rabu malam, beberapa jam setelah Muhyiddin telah mempromosikan dua pemimpin senior UMNO - Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob ke jabatan Wakil Perdana Menteri dan Datuk Seri Hishammuddin Hussein sebagai Menteri Senior Luar Negeri.

Namun Zahid mengatakan bahwa UMNO tidak akan, seperti yang dispekulasikan, tidak akan mendukung Pemimpin Oposisi Anwar Ibrahim menjadi Perdana Menteri yang baru. UMNO juga tidak akan mendukung pemerintahan yang dipimpin oleh oposisi federal Pakatan Harapan (PH), yang telah memerintah negara itu selama kurang dari dua tahun setelah memenangkan jajak pendapat bersejarah 2018.

Keputusan hari Kamis oleh Dewan Tertinggi dapat meningkatkan ketegangan antara kubu yang berbeda dalam UMNO, salah satu yang mendukungMuhyiddin dan lainnya, dipimpin oleh Zahid, yang telah kritis terhadap pemerintahannya.

Masih harus dilihat bagaimana keputusan tersebut akan diterima oleh Wakil Perdana Menteri dan wakil presiden UMNO Ismail yang baru saja diangkat, dan Hishamuddin, juga seorang pemimpin UMNO berpengalaman dan darah biru politik.

Anggota parlemen UMNO lainnya, Nazri Abdul Aziz, sebelumnya mengungkapkan bahwa sebanyak 25 dari 38 anggota parlemen UMNO di Parlemen menentang langkah Zahid untuk menarik dukungan dari Muhyiddin, dan akan terus mendukung perdana menteri.

Muhyiddin menjadi perdana menteri pada Maret tahun lalu setelah membangun koalisi longgar dengan UMNO dan partai-partai lain serta anggota parlemen setelah runtuhnya pemerintahan PH.

Pemerintahan Muhyiddin dimulai dengan baik pada tahap awal pandemi Covid-19, berhasil mengekang infeksi setelah memberlakukan penutupan pada Maret tahun lalu.

Namun ketidakpuasan publik telah tumbuh tahun ini setelah keadaan darurat dan penguncian yang berkepanjangan gagal menghentikan melonjaknya kasus dan kematian akibat pandemi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jumlah Napi Melebihi Kapasitas, Kasus Covid-19 di Penjara Malaysia Capai 51.000 Lebih

Lebih dari 51.000 orang termasuk narapidana, staf penjara dan anggota keluarga mereka telah tertular Covid-19 sejak tahun lalu.

DUNIA | 28 September 2021

India Izinkan Uji Coba Vaksin Novavax untuk Anak 7-11 tahun

India mengizinkan perusahaan Serum Institute untuk melakukan uji coba vaksin Covid-19 buatan AS, Novavax, terhadap anak-anak berusia 7-11 tahun.

DUNIA | 28 September 2021

Bangkok Siaga, 6 Tewas dan 70.000 Rumah Tergenang Banjir di Thailand

Banjir telah menggenangi 70.000 rumah dan menewaskan enam orang di provinsi utara dan tengah negara itu.

DUNIA | 28 September 2021

Hakim AS Bakal Bebaskan Tanpa Syarat Penembak Presiden Ronald Reagan

Hakim AS akan memberikan "pembebasan tanpa syarat" kepada John Hinckley, yang menembak Presiden Ronald Reagan pada 1981.

DUNIA | 28 September 2021

Jepang Tuding Tiongkok, Rusia, dan Korut di Balik Ancaman Siber

Jepang untuk pertama kalinya menuding Tiongkok, Rusia dan Korut sebagai negara yang bertanggung jawab atas ancaman siber terhadap negara tersebut.

DUNIA | 28 September 2021

Ngeri, FBI Sebut Kasus Pembunuhan di AS Naik 30%

Lonjakan tersebut sebagian dipicu oleh kesulitan masyarakat selama pandemi Covid-19.

DUNIA | 28 September 2021

Kebijakan Tiga Garis Merah Tiongkok, Apa Maksudnya?

Pemerintah khawatir industri properti akan kolaps jika para pengembang terus menarik utang dan tidak mampu membayar.

DUNIA | 28 September 2021

Ledakan Gedung di Swedia, 25 Orang dirawat

Sekitar 25 orang dibawa ke rumah sakit setelah ledakan merusak sebuah gedung di Kota Gothenburg, Swedia, pada Selasa (28/9/2021) pagi.

DUNIA | 28 September 2021

Pintu Masuk ke Indonesia Dibatasi, Inilah Lokasinya

Pembatasan di pintu kedatangan pelaku perjalanan internasional dilakukan baik di Pos Lintas Batas Negara (PLBN), pelabuhan, maupun bandara.

DUNIA | 28 September 2021

Bentrok dengan Penentang Junta, Militer Myanmar Lancarkan Serangan Udara

Militer Myanmar akhir pekan lalu melancarkan serangan udara setelah bentrok di wilayah Sagaing dengan para gerilyawan penentang junta.

DUNIA | 28 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# Pengganti Mangkunegara IX


# SBY



TERKINI
Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 28 September 2021

Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 28 September 2021

BERITA GRAFIK | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings