G-20: Varian Covid-19 Ancam Pemulihan Global
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

G-20: Varian Covid-19 Ancam Pemulihan Global

Minggu, 11 Juli 2021 | 15:01 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Venesia, Beritasatu.com- Peningkatan varian virus corona baru dan akses yang buruk ke vaksin di negara-negara berkembang mengancam pemulihan ekonomi global. Seperti dilaporkan Reuters, peringatan itu disampaikan para menteri keuangan G-20 di Venesia, Italia.

Pertemuan G-20 di kota Venesia Italia adalah pertemuan tatap muka pertama para menteri sejak awal pandemi Covid-19. Keputusan G-20 termasuk pengesahan aturan baru yang bertujuan untuk menghentikan perusahaan multinasional yang mengalihkan keuntungan ke surga pajak rendah.

Aturan baru ini membuka jalan bagi para pemimpin G-20 untuk menyelesaikan tarif pajak perusahaan minimum global baru sebesar 15% pada pertemuan puncak Roma pada Oktober, satu langkah yang dapat memulihkan ratusan miliar dolar untuk perbendaharaan publik yang tertekan di bawah krisis Covid-19.

Satu komunike terakhir menyatakan prospek ekonomi global telah meningkat sejak pembicaraan G-20 pada April berkat peluncuran vaksin dan paket dukungan ekonomi. Tetapi G-20 mengakui kerapuhan prospek dalam menghadapi varian seperti Delta yang menyebar cepat.

"Pemulihan ditandai oleh perbedaan besar di dalam dan di dalam negara dan tetap terkena risiko penurunan, khususnya penyebaran varian baru virus Covid-19 dan kecepatan vaksinasi yang berbeda," bunyinya.

Saat negara-negara G-20 berjanji untuk menggunakan semua alat kebijakan untuk memerangi Covid-19, tuan rumah pertemuan Italia mengatakan ada juga kesepakatan untuk menghindari penerapan pembatasan baru pada orang.

"Kita semua setuju bahwa kita harus menghindari pembatasan lagi pada pergerakan warga dan cara hidup orang," kata Menteri Ekonomi Italia Daniele Franco, yang negaranya memegang jabatan presiden bergilir G20 hingga Desember.

Komunike, sementara menekankan dukungan untuk "berbagi global yang adil" vaksin, tidak mengusulkan langkah-langkah konkret, hanya mengakui rekomendasi untuk US $ 50 miliar dalam pembiayaan vaksin baru oleh Dana Moneter Internasional, Bank Dunia, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Perbedaan tingkat vaksinasi antara orang kaya dan miskin di dunia tetap besar. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut perbedaan itu sebagai "kemarahan moral" yang juga merusak upaya yang lebih luas untuk menjinakkan penyebaran virus.

Saat beberapa negara terkaya sekarang telah memberikan lebih dari dua pertiga warganya setidaknya satu suntikan vaksin, angka vaksinasi itu turun jauh di bawah 5 persen untuk banyak negara Afrika.

Brandon Locke, dari kelompok nirlaba kesehatan masyarakat ONE Campaign, mengecam apa yang dia gambarkan sebagai kelambanan G-20, menyebutnya "situasi kalah-kalah untuk semua orang".

"Tidak hanya akan merenggut nyawa di negara-negara miskin, itu meningkatkan risiko varian baru yang akan mendatangkan malapetaka di negara-negara kaya," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Gempa M 6,0 Guncang Melbourne, Getaran Terasa di Negara Bagian Lain

Dilaporkan, gempa menyebabkan kerusakan pada bangunan di kota terbesar kedua di negara itu dan getarannya terasa ke sejumlah negara bagian terdekat.

DUNIA | 22 September 2021

DPR AS Sahkan RUU untuk Selamatkan Pemerintah dari Gagal Bayar

DPR AS, Selasa (21/9/2021), mengesahkan rancangan undang-undang yang berhasil mencegah terhentinya roda pemerintahan (shutdown).

DUNIA | 22 September 2021

Gempa M 6,0 Guncang Australia, Warga Melbourne Berlarian ke Jalan

Gempa magnitudo (M) 6,0 mengguncang dekat Melbourne di Australia pada Rabu (22/9/2021) pagi, kata Geoscience Australia

DUNIA | 22 September 2021

Biden Segera Mengumumkan "Kabar Baik" tentang Dana Iklim PBB US$ 100 Miliar

Joe Biden akan segera mengumumkan apa yang disebutnya kabar baik, untuk mengatasi kekurangan dana iklim global sebesar US$ 100 miliar.

DUNIA | 22 September 2021

Di Sidang PBB, Biden Janji Gencarkan Diplomasi Tanpa Henti

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden bersumpah akan era baru “diplomasi tanpa henti” saat dunia menghadapi Covid, perubahan iklim, dan Tiongkok.

DUNIA | 22 September 2021

CDC AS Rekomendasikan Masa Tunggu untuk Penerbangan Evakuasi dari Afghanistan

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) merekomendasikan pemerintahan Biden untuk menghentikan penerbangan pengungsi Afghanistan

DUNIA | 21 September 2021

Yunani Mulai Pindahkan Migran ke Kamp Tertutup

Yunani pada Senin (20/9/2021) mulai memindahkan pencari suaka ke yang pertama dari beberapa kamp "tertutup" baru yang didanai Uni Eropa di pulau-pulaunya.

DUNIA | 21 September 2021

Di Pertemuan IAEA, Menlu Retno Serukan Pemanfaatan Nuklir untuk Tujuan Damai

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyerukan penggunaan nuklir untuk tujuan damai dalam pertemuan General Conference ke-65 Badan Energi Atom Dunia (International Atomic Energy Agency/IAEA)

DUNIA | 21 September 2021

Kamboja Sudah Vaksinasi Covid 75% Populasinya

Kamboja telah memberikan setidaknya satu dosis vaksin Covid-19 kepada 12,05 juta orang, atau 75,3% dari 16 juta penduduk kerajaan itu.

DUNIA | 21 September 2021

Di Sidang Myanmar, Suu Kyi Nyatakan Diri Tidak Bersalah

Aung San Suu Kyi dari Myanmar mengaku tidak bersalah dalam persidangan penghasutan di sidang pengadilan Myanmar, Selasa (21//9/2021).

DUNIA | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Indeks Diproyeksi Menguat, Buy On Weakness Saham-saham Ini

Indeks Diproyeksi Menguat, Buy On Weakness Saham-saham Ini

EKONOMI | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings