Pembatasan Covid-19 di Afsel Tambah 14 Hari Lagi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pembatasan Covid-19 di Afsel Tambah 14 Hari Lagi

Senin, 12 Juli 2021 | 13:23 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Johannesburg, Beritasatu.com- Afrika Selatan (Afsel) memperpanjang aturan ketat Covid-19 pada Minggu (11/7/2021) selama 14 hari lagi. Seperti dilaporkan Reuters, Afsel mempertahankan pembatasan yang mencakup larangan pertemuan, jam malam dari jam 9 malam hingga jam 4 pagi dan larangan penjualan alkohol.

Afsel adalah negara yang paling terpukul di benua Afrika dalam hal kasus dan kematian yang tercatat. Negara itu berada dalam cengkeraman gelombang infeksi ketiga yang didorong oleh varian virus corona Delta yang lebih menular.

"Sistem kesehatan kita di seluruh negeri tetap di bawah tekanan," kata Presiden Cyril Ramaphosa dalam pidato yang disiarkan televisi kepada negara itu.

Awal bulan ini, Afrika Selatan mencatat rekor baru lebih dari 26.000 kasus harian, menguji kapasitas rumah sakit ke titik puncak.

Ramaphosa memindahkan negara itu ke tingkat keempat dari skala pembatasan lima tingkat pada akhir Juni ketika infeksi meningkat, berjanji untuk meninjau pembatasan setelah dua minggu.

Pada Minggu, Ramaphosa mengatakan kabinet telah memutuskan untuk mempertahankan "tingkat siaga yang disesuaikan 4" selama 14 hari lagi. Meskipun demikian, restoran akan dapat menyajikan makanan di tempat dengan tunduk pada protokol kesehatan yang ketat. Gym juga akan diizinkan untuk dibuka kembali dalam kondisi tertentu.

Ramaphosa menambahkan bahwa komite penasihat pemerintah sedang mengerjakan secepatnya untuk membawa vaksin CoronaVac Sinovac ke dalam program imunisasi Covid-19.

Sejauh ini, kampanye vaksin berjalan lambat, dengan 4,2 juta dosis diberikan dari populasi 60 juta jiwa. Tetapi para pejabat berharap untuk meningkatkan vaksinasi harian menjadi setidaknya 300.000 orang pada akhir Agustus.

Ramaphosa mengatakan Uni Afrika (UA) dan Uni Eropa (UE) telah mencapai kesepakatan dengan perusahaan farmasi lokal Aspen untuk mengirimkan lebih dari 17 juta dosis vaksin Johnson & Johnson ke Afrika Selatan dan negara-negara Afrika lainnya selama tiga bulan ke depan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

India Izinkan Uji Coba Vaksin Novavax untuk Anak 7-11 tahun

India mengizinkan perusahaan Serum Institute untuk melakukan uji coba vaksin Covid-19 buatan AS, Novavax, terhadap anak-anak berusia 7-11 tahun.

DUNIA | 28 September 2021

Bangkok Siaga, 6 Tewas dan 70.000 Rumah Tergenang Banjir di Thailand

Banjir telah menggenangi 70.000 rumah dan menewaskan enam orang di provinsi utara dan tengah negara itu.

DUNIA | 28 September 2021

Hakim AS Bakal Bebaskan Tanpa Syarat Penembak Presiden Ronald Reagan

Hakim AS akan memberikan "pembebasan tanpa syarat" kepada John Hinckley, yang menembak Presiden Ronald Reagan pada 1981.

DUNIA | 28 September 2021

Jepang Tuding Tiongkok, Rusia, dan Korut di Balik Ancaman Siber

Jepang untuk pertama kalinya menuding Tiongkok, Rusia dan Korut sebagai negara yang bertanggung jawab atas ancaman siber terhadap negara tersebut.

DUNIA | 28 September 2021

Ngeri, FBI Sebut Kasus Pembunuhan di AS Naik 30%

Lonjakan tersebut sebagian dipicu oleh kesulitan masyarakat selama pandemi Covid-19.

DUNIA | 28 September 2021

Kebijakan Tiga Garis Merah Tiongkok, Apa Maksudnya?

Pemerintah khawatir industri properti akan kolaps jika para pengembang terus menarik utang dan tidak mampu membayar.

DUNIA | 28 September 2021

Ledakan Gedung di Swedia, 25 Orang dirawat

Sekitar 25 orang dibawa ke rumah sakit setelah ledakan merusak sebuah gedung di Kota Gothenburg, Swedia, pada Selasa (28/9/2021) pagi.

DUNIA | 28 September 2021

Pintu Masuk ke Indonesia Dibatasi, Inilah Lokasinya

Pembatasan di pintu kedatangan pelaku perjalanan internasional dilakukan baik di Pos Lintas Batas Negara (PLBN), pelabuhan, maupun bandara.

DUNIA | 28 September 2021

Bentrok dengan Penentang Junta, Militer Myanmar Lancarkan Serangan Udara

Militer Myanmar akhir pekan lalu melancarkan serangan udara setelah bentrok di wilayah Sagaing dengan para gerilyawan penentang junta.

DUNIA | 28 September 2021

Kasus Evergrande Wajah Buruk Housing Bubble di Tiongkok

Housing bubble yang terjadi di Tiongkok tercermin dalam kasus Evergrande dan siap meletus kapan saja.

DUNIA | 28 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# Pengganti Mangkunegara IX


# SBY



TERKINI
Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 28 September 2021

Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 28 September 2021

BERITA GRAFIK | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings