Aset Kriminal, Uang Kripto Senilai Rp 3,6 T Disita Polisi Inggris
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Aset Kriminal, Uang Kripto Senilai Rp 3,6 T Disita Polisi Inggris

Selasa, 13 Juli 2021 | 19:23 WIB
Oleh : Grace El Dora / LES

London, Beritasatu.com – Kepolisian Inggris pada Selasa (13/7/2021) mengumumkan, pihaknya telah menyita rekor 180 juta poundterling (setara US$ 250 juta atau 210 juta euro) atau sekitar Rp 3,6 triliun dalam bentuk mata uang kripto (cryptocurrency) yang diduga telah digunakan perusahaan kriminal.

Penyelidikan sedang berlangsung di negara itu terhadap kasus pencucian uang terkait aset kriminal yang melibatkan intelijen internasional yang menerima transfer aset kriminal. Demikian penyataan polisi.

Mereka juga meyakini, jaringan kriminal itu terkait dengan rekor tangkapan cryptocurrency kriminal sebelumnya, yang dilakukan bulan lalu.

“Kurang dari sebulan yang lalu kami berhasil menyita 114 juta pound dalam (bentuk) uang kripto. Penyelidikan kami sejak itu rumit dan luas. Kami telah bekerja keras untuk melacak uang ini dan mengidentifikasi kriminalitas yang mungkin terkait dengannya,” jelas Detektif Polisi Metropolitan Constable Joe Ryan dalam sebuah pernyataan, Selasa.

Seorang wanita berusia 39 tahun ditangkap pada 24 Juni atas dugaan pelanggaran pencucian uang setelah penyitaan bulan lalu. Ia kemudian dibebaskan dengan jaminan. Wanita yang sama diwawancarai dengan peringatan, sehubungan dengan uang kripto senilai 180 juta pound yang disita pada 10 Juli.

"Sementara uang tunai masih menjadi raja dalam kata kriminal, seiring berkembangnya platform digital, kami semakin sering melihat penjahat terorganisir menggunakan uang kripto untuk mencuci uang kotor mereka," kata Wakil Asisten Komisaris Graham McNulty.

"Sementara beberapa tahun yang lalu ini adalah wilayah yang belum dipetakan, kami sekarang memiliki perwira yang sangat terlatih dan unit spesialis bekerja keras di ruang ini agar tetap selangkah lebih maju dari mereka yang menggunakannya untuk keuntungan gelap," imbuhnya.

Pada penyitaan penyitaan aset digital sebelumnya, polisi Metropolitan tidak mengatakan jenis mata uang kripto apa yang terlibat.

McNulty mengatakan, seiring berkembangnya teknologi dan platform online, beberapa kriminal beralih ke metode pencucian yang lebih canggih untuk keuntungan mereka.

Mata uang kripto sulit dilacak, pada gilirannya membuatnya sulit untuk diatur. Bitcoin, unit virtual paling populer di dunia, dibuat pada 2008 sebagai alternatif dari mata uang tradisional.

Mata uang kripto tersebut dihasilkan dengan “menambang” yang menggunakan komputer canggih yang menghabiskan banyak sekali listrik.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: AFP


BERITA LAINNYA

Fiji Akan Buka Kembali Perbatasan, Sambil Perangi Pandemi Covid-19

Fiji berencana untuk membuka kembali bagi pariwisata mancanegara pada November.

DUNIA | 20 September 2021

Bencana Iklim Paksa 100.000 Warga Burundi Mengungsi

Bencana alam yang dipicu oleh perubahan iklim telah memaksa lebih dari 100.000 orang meninggalkan rumah mereka di Burundi dalam beberapa tahun terakhir.

DUNIA | 20 September 2021

Taliban Minta Bantuan Asing untuk Atasi Pengungsi Afghanistan

Seorang pemimpin Taliban meminta tindakan dan bantuan dari masyarakat internasional, termasuk lembaga donor, untuk mengatasi pengungsi Afghanistan

DUNIA | 20 September 2021

Kebakaran Hutan California Ancam 2.000 Pohon Raksasa Sequoia

Kebakaran hutan di California, Amerika Serikat (AS) mengancam sekitar 2.000 pohon raksasa Sequoia.

DUNIA | 20 September 2021

Presiden Uganda Sambut Inisiatif Kerja Sama Bilateral

Presiden Uganda Yoweri Museveni menyambut anusias insiatif kerja sama bilateral.

DUNIA | 20 September 2021

Akhir September, India Akan Buka Kembali Pariwisata Mancanegara

India berencana untuk membuka kembali pariwisata mancanegara pada akhir September setelah penangguhan akibat pandemi Covid-19.

DUNIA | 20 September 2021

Citra Satelit Buktikan Korut Perluas Fasilitas Nuklir

Citra satelit menunjukkan Korea Utara (Korut) memperluas fasilitas nuklir Yongbyon.

DUNIA | 20 September 2021

Prancis Tuduh Australia Berbohong Soal Kesepakatan Kapal Selam

Prancis menuduh sekutu lama Australia dan AS berbohong atas pakta keamanan sehingga pemerintah Australia membatalkan kontrak untuk membeli kapal selam Prancis

DUNIA | 20 September 2021

Taliban Perintahkan Karyawati Pemkot Kabul Tinggal di Rumah

Taliban memerintahkan karyawati di pemerintah kota Kabul, Afghanistan untuk tinggal di rumah.

DUNIA | 20 September 2021

Malaysia Akan Beri Vaksin Penguat Covid-19

Otoritas Malaysia akan memberikan vaksin penguat Covid-19 pada orang-orang yang berisiko tinggi termasuk garda depan perawatan kesehatan dan orang tua

DUNIA | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Besok, KPK Jadwalkan Periksa Anies dan Prasetio Edi Soal Korupsi Tanah Munjul

Besok, KPK Jadwalkan Periksa Anies dan Prasetio Edi Soal Korupsi Tanah Munjul

NASIONAL | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings