Ekspansi Taliban Picu Ribuan Warga Afganistan Mengungsi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ekspansi Taliban Picu Ribuan Warga Afganistan Mengungsi

Rabu, 14 Juli 2021 | 11:38 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kabul, Beritasatu.com- Ribuan warga Afganistan utara mengungsi setelah milisi Taliban semakin ekspansif menguasai wilayah yang ditinggalkan pasukan koalisi Amerika Serikat (AS). Seperti dilaporkan AP, Rabu (14/7/2021), warga dicekam ketakutan hidup di bawah kekuasaan pemberontak Taliban.

Dalam 15 hari terakhir, menurut Kementerian Pengungsi dan Repatriasi Afganistan, ekspansi milisi Taliban telah mengusir lebih dari 5.600 keluarga dari rumah mereka. Kebanyakan dari pengungsi adalah warga yang menjadi penduduk di bagian utara negara itu.

Salah satu pengungsi adalah Sakina, yang masih berusia 11 tahun. Dia berjalan bersama keluarganya selama 10 hari setelah Taliban merebut desa di Afganistan utara dan membakar sekolah setempat.

Sakina dan keluarganya sekarang berada di antara sekitar 50 keluarga yang tinggal di kamp darurat di sebidang tanah berbatu di tepi kota utara Mazar-e-Sharif. Mereka memanggang makanan di tenda plastik di bawah panas terik yang mencapai 44 derajat Celcius pada tengah hari. Tidak ada pohon, dan satu-satunya kamar mandi untuk seluruh perkemahan adalah tenda compang-camping yang dipasang di atas lubang berbau busuk.

Di Kamp Istiqlal, keluarga demi keluarga, semuanya dari etnis minoritas Hazara, menceritakan tentang komandan Taliban yang menggunakan taktik gerilya saat mereka menyerbu kota dan desa mereka.

Aksi Taliban menimbulkan keraguan di antara banyak orang atas janji yang gigih di tengah negosiasi bahwa mereka tidak akan mengulangi aturan keras pada masa lalu.

Sakina mengatakan serangan Taliban terjadi tengah malam ketika orang tuanya mengemasi barang-barang. Mereka melarikan diri dari desa mereka Abdulgan di provinsi Balkh, tetapi tidak sebelum Taliban yang menyerang membakar sekolahnya. Sakina mengatakan dia tidak mengerti mengapa sekolahnya dibakar.

Di Kamp Istiqlal, tidak ada satu lampu pun, dan terkadang dia mendengar suara-suara di kegelapan malam. “Saya pikir mungkin itu Taliban dan mereka datang ke sini. Saya takut,” kata gadis yang berharap suatu hari bisa menjadi insinyur.

Yaqub Maradi melarikan diri dari desanya di Sang Shanda, tidak jauh dari Abdulgan, ketika Taliban tiba. Dia mengatakan mereka mencoba untuk mengintimidasi penduduk desa agar tetap tinggal. Saudara laki-laki Maradi dan beberapa anggota keluarganya ditangkap, “disandera untuk mencegahnya pergi.

Di daerah yang sudah dikuasai, Taliban telah mengenakan biaya dan pajak mereka sendiri. Ashor Ali, seorang sopir truk, mengatakan kepada The Associated Press bahwa dia membayar kepada Taliban sejumlah 12.000 Afghani (US$ 147 atau Rp 2,1 juta) untuk setiap muatan batu bara yang dia bawa dari bagian yang dikuasai Taliban di provinsi tetangga Samangan ke Mazar-e-Sharif. Jumlah itu lebih dari setengah dari apa yang dia hasilkan pada setiap pengangkutan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

PM Malaysia Khawatir AUKUS Akan Jadi Katalis Perlombaan Senjata Nuklir

PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob memperingatkan kesepakatan AUKUS untuk menyediakan Australia dengan kapal selam bertenaga nuklir dapat memicu perlombaan senjata

DUNIA | 18 September 2021

Taliban Ganti Kementerian Wanita Jadi Kementerian Pembinaan

Pemerintah Taliban di Afghanistan mengganti kementerian wanita menjadi kementerian pembinaan.

DUNIA | 18 September 2021

Kebun Sayur di Atas Taksi, Marak di Bangkok

Kebun sayur baru marak bermunculan di tempat parkir Bangkok, Thailand.

DUNIA | 18 September 2021

Covid-19 Memperburuk Pelayanan Kesehatan Kenya

Pandemi Covid-19 memperburuk pelayanan kesehatan di Kenya ketika para nakes yang dibebani oleh tantangan krisis, berhenti mencari tempat kerja yang lebih baik

DUNIA | 18 September 2021

Januari 2022, Forum Ekonomi Dunia Akan Digelar di Davos

Forum Ekonomi Dunia (WEF) mengumumkan pada Kamis (16/9/2021) akan mengumpulkan elit politik dan bisnis global di Davos, Swiss Januari mendatang.

DUNIA | 18 September 2021

Kematian Terkait Pekerjaan Hampir Mencapai Dua Juta Orang Per Tahun

Hampir 2 juta orang meninggal karena penyebab yang berhubungan dengan pekerjaan setiap tahun.

DUNIA | 18 September 2021

Polisi Singapura dan Malaysia Bongkar Sindikat Love Scam

Kepolisian Singapura dan Malaysia bersama-sama melumpuhkan sindikat penipuan cinta internet (love scam) yang diyakini mengakibatkan kerugian lebih dari S$100.000 atau Rp 1,05 miliar.

DUNIA | 18 September 2021

Perubahan Iklim Akan Perburuk Krisis di Afghanistan

Bagi jutaan rakyat Afghanistan, perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia hanya memperbesar perselisihan dan krisis.

DUNIA | 18 September 2021

Korsel Setujui Pengobatan Celltrion untuk Pasien Covid-19

Korea Selatan (Korsel) pada Jumat (17/9/2021) menyetujui pengobatan antibodi Covid-19 dari produsen obat Celltrions.

DUNIA | 18 September 2021

Panel Ahli AS Rekomendasikan Vaksin Penguat untuk Warga Usia 65 Tahun ke Atas

Panel penasihat Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS merekomendasikan vaksin penguat Covid-19 untuk orang Amerika berusia 65 tahun ke atas

DUNIA | 18 September 2021


TAG POPULER

# Napoleon Bonaparte


# Ali Kalora


# Ancaman Keamanan Bangsa


# Persib


# Pembatasan Periode Jabatan DPR



TERKINI
Tingkatkan Skill dan Kompetensi, Menaker Dorong PMI Mengakses Pendidikan Tinggi

Tingkatkan Skill dan Kompetensi, Menaker Dorong PMI Mengakses Pendidikan Tinggi

NASIONAL | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings