Trauma Dijajah Taliban, Warga Afganistan Mengungsi ke Turki
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Trauma Dijajah Taliban, Warga Afganistan Mengungsi ke Turki

Sabtu, 17 Juli 2021 | 14:53 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kabul, Beritasatu.com- Warga Afganistan melarikan diri ke Turki timur saat Taliban mengambil alih kendali wilayah di tengah kekacauan. Seperti dilaporkan theguardian, Jumat (16/7/2021), para warga trauma di bawah penjajahan Taliban.

Beberapa penyelundup harus dibayar untuk membawa warga Afganistan ke Istanbul karena penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) menghidupkan kembali ketakutan akan perang saudara.

Selama 28 hari dalam perjalanan keluar dari Afganistan, seorang wanita dan lima anaknya duduk di bawah naungan dekat stasiun bus di Tatvan, satu kota di tepi Danau Van di Turki timur.

Wanita itu sedang menunggu penyelundup, yang dibayar di muka, untuk membawa keluarganya ke Istanbul. Lelah dan kotor, anak-anak kecil bermain di debu dan tertawa; anak bungsu ingin digendong. Penyelundup itu sudah terlambat dua hari.

“Suami saya meninggal saat melawan Taliban di Ghazni. Ada pertempuran sengit di sana sekarang. Kami menggunakan jalan gunung [ke Iran] dan dihentikan oleh tentara Turki di perbatasan, tetapi mereka membiarkan kami pergi. Kami telah berjalan selama berhari-hari ... Anak-anak saya sakit. Ini situasi yang sangat sulit,” katanya.

Kekacauan dengan cepat melanda Afganistan setelah penarikan pasukan AS dan NATO setelah 20 tahun berperang melawan gerakan jihad; Taliban mengklaim menguasai 85% negara, memicu kekhawatiran perang saudara baru.

Meskipun terlalu dini untuk mengatakan apakah ekspansi gerilyawan akan memicu eksodus baru pengungsi Afganistan di luar perbatasan negara itu, menurut Badan Pengungsi PBB, sejak Januari sekitar 270.000 orang telah meninggalkan rumah mereka. Para pengungsi terlantar di dalam negeri, sehingga total populasi yang tercerabut di Afganistan menjadi lebih dari 3,5 juta orang.

Setidaknya beberapa sudah mencoba untuk keluar. Sebuah keluarga beranggotakan 16 orang dari Herat yang meninggalkan Afghanistan setelah seorang kerabatnya dibunuh oleh Taliban. Mereka kemudian terjebak selama hampir tiga minggu di bandara Istanbul telah dipindahkan ke pusat repatriasi.

Seorang kerabat di AS tidak dapat sering menghubungi mereka, karena ponsel telah disita, dan tidak jelas apakah permohonan keluarga untuk perlindungan internasional sedang diproses. Kementerian dalam negeri Turki tidak menanggapi permintaan informasi lebih lanjut tentang situasi keluarga.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jumlah Napi Melebihi Kapasitas, Kasus Covid-19 di Penjara Malaysia Capai 51.000 Lebih

Lebih dari 51.000 orang termasuk narapidana, staf penjara dan anggota keluarga mereka telah tertular Covid-19 sejak tahun lalu.

DUNIA | 28 September 2021

India Izinkan Uji Coba Vaksin Novavax untuk Anak 7-11 tahun

India mengizinkan perusahaan Serum Institute untuk melakukan uji coba vaksin Covid-19 buatan AS, Novavax, terhadap anak-anak berusia 7-11 tahun.

DUNIA | 28 September 2021

Bangkok Siaga, 6 Tewas dan 70.000 Rumah Tergenang Banjir di Thailand

Banjir telah menggenangi 70.000 rumah dan menewaskan enam orang di provinsi utara dan tengah negara itu.

DUNIA | 28 September 2021

Hakim AS Bakal Bebaskan Tanpa Syarat Penembak Presiden Ronald Reagan

Hakim AS akan memberikan "pembebasan tanpa syarat" kepada John Hinckley, yang menembak Presiden Ronald Reagan pada 1981.

DUNIA | 28 September 2021

Jepang Tuding Tiongkok, Rusia, dan Korut di Balik Ancaman Siber

Jepang untuk pertama kalinya menuding Tiongkok, Rusia dan Korut sebagai negara yang bertanggung jawab atas ancaman siber terhadap negara tersebut.

DUNIA | 28 September 2021

Ngeri, FBI Sebut Kasus Pembunuhan di AS Naik 30%

Lonjakan tersebut sebagian dipicu oleh kesulitan masyarakat selama pandemi Covid-19.

DUNIA | 28 September 2021

Kebijakan Tiga Garis Merah Tiongkok, Apa Maksudnya?

Pemerintah khawatir industri properti akan kolaps jika para pengembang terus menarik utang dan tidak mampu membayar.

DUNIA | 28 September 2021

Ledakan Gedung di Swedia, 25 Orang dirawat

Sekitar 25 orang dibawa ke rumah sakit setelah ledakan merusak sebuah gedung di Kota Gothenburg, Swedia, pada Selasa (28/9/2021) pagi.

DUNIA | 28 September 2021

Pintu Masuk ke Indonesia Dibatasi, Inilah Lokasinya

Pembatasan di pintu kedatangan pelaku perjalanan internasional dilakukan baik di Pos Lintas Batas Negara (PLBN), pelabuhan, maupun bandara.

DUNIA | 28 September 2021

Bentrok dengan Penentang Junta, Militer Myanmar Lancarkan Serangan Udara

Militer Myanmar akhir pekan lalu melancarkan serangan udara setelah bentrok di wilayah Sagaing dengan para gerilyawan penentang junta.

DUNIA | 28 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# Pengganti Mangkunegara IX


# SBY



TERKINI
Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 28 September 2021

Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 28 September 2021

BERITA GRAFIK | 15 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings