Tiongkok Tolak Proposal WHO Balik ke Wuhan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tiongkok Tolak Proposal WHO Balik ke Wuhan

Kamis, 22 Juli 2021 | 15:46 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Beijing, Beritasatu.com- Tiongkok menolak proposal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk kembali ke Wuhan dan menyelidiki asal usul Covid-19. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Kamis (22/7/2021), Para pejabat Tiongkok bersikeras kebocoran laboratorium “sangat tidak mungkin” dan menyangkal tanggapan yang kurang transparan.

Dalam proposal, WHO menyatakan tim ahli yang menyelidiki asal-usul Covid-19 harus kembali ke situs-situs di Tiongkok, tempat virus corona pertama kali muncul.

Tetapi Tiongkok menolak dengan alasan bahwa para peneliti seharusnya membuat prioritas dari "sangat mungkin" kemungkinan bahwa virus tersebut berasal dari hewan dan meluaskan kerjanya ke negara-negara lain di seluruh dunia.

Berbicara pada konferensi pers di Dewan Informasi Negara Zeng Yixin, wakil menteri Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mengaku “terkejut” bahwa WHO telah mengusulkan tim kembali ke tempat-tempat di pusat kota Wuhan yang dikunjungi awal tahun ini. WHO juga ingin menyelidiki hipotesis bahwa itu bocor dari laboratorium.

Dalam pertemuan tertutup pekan lalu, Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengusulkan tahap kedua penyelidikan badan tersebut tentang asal-usul virus corona harus mencakup studi lebih lanjut di Tiongkok serta "audit" laboratorium.

“Menemukan asal usul virus ini adalah latihan ilmiah yang harus dijauhkan dari politik. Agar hal itu terjadi, kami berharap Tiongkok mendukung fase berikutnya dari proses ilmiah ini dengan membagikan semua data yang relevan dalam semangat transparansi,” kataTedros

WHO berada di bawah tekanan yang semakin besar untuk meningkatkan penyelidikannya tentang asal usul virus, yang pertama kali muncul di Wuhan dan kini telah menewaskan lebih dari 4,1 juta orang di seluruh dunia.

Tim ahli internasional dan Tiongkok melakukan kunjungan pertama mereka ke Wuhan pada pertengahan Januari, lebih dari setahun setelah kasus pertama yang saat itu disebut "pneumonia misterius" pertama kali terdeteksi.

Tim menghabiskan empat minggu di kota, mengunjungi situs-situs utama termasuk pasar Makanan Laut Huanan yang sekarang ditutup, dan dua laboratorium penelitian yang bekerja dengan virus dari kelelawar – hewan yang dicurigai sebagai inang untuk Covid-19.

Dalam laporan bersama yang dirilis pada bulan Maret, tim mengatakan virus itu mungkin telah ditularkan dari kelelawar ke manusia melalui hewan lain. Tetapi seruan untuk penyelidikan lebih dalam tentang asal-usul virus terus berlanjut di tengah spekulasi bahwa virus itu bisa lolos dari salah satu laboratorium.

Pada Mei, Presiden AS Joe Biden memerintahkan peninjauan asal virus dengan mengatakan bahwa badan-badan intelijen terbagi atas apakah itu berasal dari hewan atau dari laboratorium.

Hipotesis juga termasuk dalam proposal fase dua WHO meskipun teori tersebut telah diremehkan dalam laporan awal tim.

“Kami berharap WHO akan secara serius meninjau pertimbangan dan saran yang dibuat oleh para ahli Tiongkok dan benar-benar memperlakukan penelusuran asal virus Covid-19 sebagai masalah ilmiah, dan menyingkirkan campur tangan politik,” kata Zeng.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

WHO: Hitungan Bulan, Varian Delta Akan Dominasi Indonesia

WHO pada Rabu (21/7/2021), memperkirakan varian Delta Covid-19 akan mendominasi di banyak negara dalam berapa bulan mendatang, termasuk. Indonesia.

DUNIA | 22 Juli 2021

Cile Setujui Pemakaian Vaksin Covid-19 Sputnik V

Institut Kesehatan Masyarakat Cile menyetujui penggunaan darurat vaksin Sputnik-V Rusia melawan Covid-19

DUNIA | 22 Juli 2021

Paspor Argentina Punya 3 Opsi Gender, Kategori X Tafsir Sendiri

Argentina akan menerbitkan paspor dengan tiga opsi gender bagi warga negaranya. Ada kategori gender X yang bisa ditafsir sendiri.

DUNIA | 22 Juli 2021

Bantu Negara Berkembang Keluar dari Kemiskinan, Inggris Luncurkan DCTS

Skema DCTS ini memungkinkan pebisnis Indonesia mengakses pasar Inggris dengan lebih mudah.

DUNIA | 22 Juli 2021

Cuma untuk Makan Sebulan, Keluarga di Lebanon Habiskan Rp 33 Juta

Banyak keluarga di Lebanon sekarang menghabiskan Rp 33,7 juta atau lima kali upah minimum untuk makanan saja.

DUNIA | 22 Juli 2021

Jamur Hitam Renggut Nyawa 4.300 Warga India

Lebih dari 4.300 orang telah meninggal karena jamur hitam yang mematikan di India.

DUNIA | 22 Juli 2021

Pertama Kali, Arab Saudi Kerahkan Tentara Wanita Saat Ibadah Haji

untuk pertama kalinya, otoritas Arab Saudi mengerahkan tentara wanita berjaga di Makkah selama ibadah haji berlangsung.

DUNIA | 22 Juli 2021

Pfizer dan Biontech Akan Produksi Vaksin Covid-19 di Afsel

Produsen vaksin Covid-19 Pfizer dan Biontech pada Rabu (21/7/2021) menyatakan akan memproduksi vaksin Covid-19 di Afrika Selatan

DUNIA | 22 Juli 2021

Kereta Maglev Tiongkok Sanggup Melesat Hingga 600 Km per Jam

Tiongkok memperkenalkan kereta maglev supercepat yang sanggup melesat hingga 600 km per jam

DUNIA | 22 Juli 2021

Jet Sukhoi Baru Rusia Sanggup Serang 6 Target Serentak

Jet Sukhoi Checkmate dirancang untuk bersaing dengan F-35 Amerika Serikat (AS) dan mampu menyerang enam target secara bersamaan.

DUNIA | 22 Juli 2021


TAG POPULER

# Greysia Polii


# Bupati Seram Bagian Barat Meninggal


# Update Covid-19


# Vaksinasi Covid-19


# Olimpiade Tokyo



TERKINI

Terkait Sumbangan Rp 2 Triliun, Anak Akidi Tio Ditetapkan Tersangka

NASIONAL | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS