Biden Setujui Rp 1,44 Triliun Dana Darurat untuk Pengungsi Afganistan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Biden Setujui Rp 1,44 Triliun Dana Darurat untuk Pengungsi Afganistan

Minggu, 25 Juli 2021 | 09:08 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washinigton, Beritasatu.com- Presiden AS Joe Biden pada Jumat (24/7/2021) menyetujui anggaran hingga US$ 100 juta (Rp 1,44 triliun) dari dana darurat untuk memenuhi kebutuhan pengungsi "mendesak tak terduga" akibat situasi di Afganistan.

Seperti dilaporkan Reuters, Gedung Putih menyatakan dana darurat tersebut termasuk untuk pemohon visa imigrasi khusus Afganistan.

Menurut Gedung Putih, Biden juga mengizinkan pengeluaran US$ 200 juta (Rp 2,89 triliun) dalam bentuk jasa dan barang dari inventaris badan-badan pemerintah AS untuk memenuhi kebutuhan yang sama.

Amerika Serikat sedang bersiap untuk mulai mengevakuasi ribuan pelamar visa imigrasi khusus (SIV) asal Afganistan. Mereka berisiko mendapat pembalasan dari milisi Taliban karena pernah bekerja untuk pemerintah AS.

Gelombang pertama pengungsi dan keluarga mereka diperkirakan akan diterbangkan sebelum akhir bulan ke Fort Lee, satu pangkalan militer AS di Virginia. Di sana, mereka akan menunggu pemrosesan akhir dari aplikasi visa.

“Sekitar 2.500 warga Afganistan dapat dibawa ke fasilitas itu, sekitar 48 km selatan Richmond,” kata Pentagon, Senin.

Pemerintahan Biden sedang meninjau fasilitas AS lainnya di Amerika Serikat dan luar negeri di mana pelamar SIV dan keluarga mereka dapat diakomodasi.

Visa imigran khusus tersedia bagi warga Afganistan yang bekerja sebagai penerjemah atau pekerjaan lain untuk pemerintah AS setelah invasi pimpinan AS tahun 2001.

Pada Kamis, Dewan Perwakilan Rakyat AS mengesahkan undang-undang yang akan memperluas jumlah SIV yang dapat diberikan hingga 8.000, yang akan mencakup semua aplikasi yang berpotensi memenuhi syarat dalam proses.

“Sekitar 18.000 aplikasi semacam itu sedang diproses,” kata pejabat AS.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Di PBB, Presiden Palestina Beri Ultimatum Israel

Presiden Palestina Mahmoud Abbas memberi ultimatum pada Israel untuk mengakhiri pendudukannya atas wilayah Palestina

DUNIA | 25 September 2021

PBB: 300.000 Warga Sudan Terdampak Hujan Deras dan Banjir

Hujan lebat dan banjir telah memengaruhi lebih dari 300.000 orang di 14 dari 18 negara bagian di Sudan.

DUNIA | 25 September 2021

AS Izinkan Masuk Bantuan untuk Afghanistan

Amerika Serikat (AS) mengizinkan bantuan untuk rakyat Afghanistan meskipun ada sanksi terhadap pemerintah Taliban.

DUNIA | 25 September 2021

PBB Perbarui Jumlah Korban Tewas Perang Suriah

Perang di Suriah telah menewaskan 350.209 orang yang diidentifikasi sepenuhnya oleh PBB dari Maret 2011 hingga Maret 2021.

DUNIA | 25 September 2021

Survei: Mayoritas Warga Eropa Tidak Anggap Tiongkok sebagai Ancaman

Sebagian besar orang Eropa tidak menganggap Tiongkok sebagai ancaman bagi cara hidup mereka.

DUNIA | 25 September 2021

AS Kirim Tambahan 2,5 Juta Dosis Vaksin Covid ke Bangladesh

Amerika Serikat (AS) mengirimkan 2,5 juta dosis vaksin Covid-19 lagi ke Bangladesh yang terkena dampak parah pandemi.

DUNIA | 25 September 2021

Menhan Taliban Janji Terapkan Hukuman Keras di Afghanistan

Menteri Pertahanan baru Taliban Mullah Mohammad Yaqoob mengatakan akan menerapkan hukuman keras di Afghanistan dan pelanggaran hukum tidak akan ditoleransi.

DUNIA | 25 September 2021

WFP Minta Dana Rp 576 Miliar untuk Pangan 440.000 Pengungsi Kenya

WFP meminta dana 4,46 miliar shilling (sekitar Rp 576 miliar) untuk terus memberikan bantuan makanan dan gizi kepada 440.000 pengungsi di Kenya

DUNIA | 25 September 2021

Singapura Minta Banyak Bantuan untuk Atasi Pemanasan Global

Negara-negara pulau kecil, termasuk Singapura meminta lebih banyak bantuan untuk memerangi pemanasan global.

DUNIA | 25 September 2021

BPK Paparkan Laporan Penyusunan Pedoman Audit Sustainable Transport di Pertemuan WGEA

BPK yang diwakili oleh Anggota IV BPK Isma Yatun memaparkan kemajuan terkait penyusunan Guidance for Sustainable Transport.

DUNIA | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kivlan Zen


# Pilpres 2024


# Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Kereta Jarak Jauh



TERKINI
Di PBB, Presiden Palestina Beri Ultimatum Israel

Di PBB, Presiden Palestina Beri Ultimatum Israel

DUNIA | 1 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings