UNICEF: 71% Warga Lebanon Terancam Kehilangan Akses Air Bersih
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

UNICEF: 71% Warga Lebanon Terancam Kehilangan Akses Air Bersih

Minggu, 25 Juli 2021 | 10:31 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Beirut, Beritasatu.com- Sekitar 71% populasi Lebanon berisiko kehilangan akses ke air bersih dalam wkatu dekat. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Jumat (23/7/2021), sebagian besar pemompaan air secara bertahap akan berhenti di seluruh Lebanon dalam empat hingga enam minggu ke depan.

Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) memperingatkan pada hari Jumat bahwa lebih dari empat juta orang di Lebanon, termasuk satu juta pengungsi berisiko kehilangan akses ke air bersih karena kekurangan dana, bahan bakar dan pasokan memengaruhi pemompaan air.

“UNICEF memperkirakan bahwa sebagian besar pemompaan air secara bertahap akan berhenti di seluruh negeri dalam empat hingga enam minggu ke depan," kata badan PBB itu.

Lebanon sedang berjuang melawan krisis ekonomi yang telah mendorong lebih dari setengah penduduknya ke dalam kemiskinan dan melihat mata uangnya kehilangan lebih dari 90% nilainya dalam waktu kurang dari dua tahun.

Krisis keuangan telah diterjemahkan ke dalam kekurangan parah barang-barang pokok seperti bahan bakar dan obat-obatan karena dolar menipis.

UNICEF menyatakan bahwa jika sistem pasokan air publik runtuh, biaya air bisa melonjak 200% per bulan karena air akan diamankan dari pemasok air swasta.

Badan PBB itu menyatakan membutuhkan US$ 40 juta (Rp 579 miliar) per tahun untuk mengamankan tingkat minimum bahan bakar, klorin, suku cadang dan pemeliharaan yang diperlukan untuk menjaga sistem kritis tetap beroperasi.

“Kecuali tindakan segera diambil, rumah sakit, sekolah, dan fasilitas umum penting tidak akan dapat berfungsi,” kata Perwakilan UNICEF di Lebanon, Yukie Mokuo, seperti dikutip dalam pernyataan itu.

Pound Lebanon, yang selama bertahun-tahun dipatok ke dolar AS, telah kehilangan lebih dari 90% nilainya selama 18 bulan terakhir.

Listrik di sebagian besar tempat hampir tidak tersedia satu jam sehari sementara bahan bakar yang dibutuhkan untuk pembangkit listrik juga terbatas.

Obat-obatan dasar telah hilang dari rak farmasi selama berbulan-bulan dan rumah sakit swasta memperingatkan pada hari Kamis bahwa akan kehilangan "berjam-jam lagi" pasokan listrik.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Kemtan dan FAO Teken MoU di Bidang Pertanian

MoU tersebut meliputi berbagai aspek yang diharapkan secara komprehensif mampu menyelesaikan permasalahan global di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

DUNIA | 19 September 2021

Israel Tangkap Semua Milisi Palestina yang Kabur dari Penjara

Polisi Israel pada Sabtu (18/9/2021) menangkap dua buronan terakhir dari enam milisi Palestina yang melarikan diri dari sebuah penjara.

DUNIA | 19 September 2021

Myanmar Memanas, Pasukan Militer Junta Diserang Bom

Pihak junta militer Myanmar menyatakan, pasukan keamanan mendapat serangan bom dari kelompok pembangkang.

DUNIA | 19 September 2021

Hubungan Memanas dengan Prancis, Australia Bela Keputusan Soal Kapal Selam

Australia bersikap "berani, terbuka, dan jujur" pada Prancis atas kekhawatirannya dengan kerja sama kapal selam di antara kedua negara.

DUNIA | 19 September 2021

Kasus Covid-19 Melonjak, Laos Tutup Akses ke Ibu Kota

Pemerintah kota Vientiane, Laos, memberlakukan larangan bepergian dari dan ke ibu kota negara itu mulai 19-30 September 2021.

DUNIA | 19 September 2021

Ledakan di Jalalabad, Afghanistan, 3 Orang Tewas

Serangkaian ledakan di Kota Jalalabad, Afghanistan menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai sekitar 20 orang.

DUNIA | 19 September 2021

AS Siapkan Kebijakan untuk Kurangi Jumlah Migran di Bawah Jembatan Del Rio

AS akan meningkatkan jumlah "penerbangan pemindahan" untuk mengatasi ribuan migran yang membanjiri kota perbatasan Texas Del Rio.

DUNIA | 19 September 2021

Taliban Baru Izinkan Anak Perempuan Tingkat SD yang Boleh Kembali Sekolah

Sejumlah anak perempuan Afghanistan tingkat sekolah dasar (SD) kembali dengan kelas yang dipisahkan berdasarkan gender pada hari Sabtu.

DUNIA | 19 September 2021

PM Malaysia Khawatir AUKUS Akan Jadi Katalis Perlombaan Senjata Nuklir

PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob memperingatkan kesepakatan AUKUS untuk menyediakan Australia dengan kapal selam bertenaga nuklir dapat memicu perlombaan senjata

DUNIA | 18 September 2021

Taliban Ganti Kementerian Wanita Jadi Kementerian Pembinaan

Pemerintah Taliban di Afghanistan mengganti kementerian wanita menjadi kementerian pembinaan.

DUNIA | 18 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Wasekjen Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Honorer

Wasekjen Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Honorer

NASIONAL | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings