Untuk Hadapi ISIS, Irak Klaim Tak Butuh Dukungan Pasukan AS
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Untuk Hadapi ISIS, Irak Klaim Tak Butuh Dukungan Pasukan AS

Senin, 26 Juli 2021 | 14:03 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Baghdad, Beritasatu.com- Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi mengklaim negaranya tidak lagi membutuhkan pasukan tempur Amerika untuk memerangi kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Seperti dilaporkan AP, Minggu (25/7/2021), al-Kadhimi mengatakan Irak masih akan meminta pelatihan AS dan pengumpulan intelijen militer. Dia menekankan Baghdad tidak mendesak penarikan penuh pasukan AS.

Dalam satu wawancara dengan kantor berita The Associated Press, Mustafa al-Kadhimi mengatakan akan mencari batas waktu untuk penarikan pasukan tempur, yang diumumkan pada April di tengah pembicaraan yang sedang berlangsung antara Washington dan Baghdad.

“Tidak perlu ada pasukan tempur asing di tanah Irak,” katanya dalam wawancara yang diterbitkan pada hari Minggu sebelum perjalanan yang direncanakan ke Washington.

Di Washington, PM Irak dijadwalkan untuk bertemu Presiden Joe Biden pada hari Senin untuk putaran keempat pembicaraan strategis.

"Perang melawan ISIS dan kesiapan pasukan kami membutuhkan jadwal khusus, dan ini tergantung pada negosiasi yang akan kami lakukan di Washington," tambahnya.

Al-Kadhimi akan mengunjungi Gedung Putih di tengah meningkatnya tekanan, terutama dari kelompok politik Syiah, untuk mengurangi peran AS di negara itu.

Sentimen itu telah dipicu oleh serangan pesawat tak berawak yang diarahkan AS yang menewaskan jenderal kuat Iran Qassem Soleimani dan komandan milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis di tanah Irak pada tahun lalu.

Peningkatan serangan oleh milisi yang bersekutu dengan Iran di Irak terhadap instalasi AS semakin menggarisbawahi kontrol terbatas al-Kadhimi atas aktor-aktor kuat di Irak.

Sementara itu, ancaman kebangkitan ISIS tetap membayangi di Irak. PM al-Kadhimi pun berhati-hati untuk menekankan bahwa Baghdad tidak mencari penarikan penuh.

“Apa yang kami inginkan dari kehadiran AS di Irak adalah untuk mendukung pasukan kami dalam melatih dan mengembangkan efisiensi dan kemampuan mereka, dan dalam kerja sama keamanan,” kata al-Kadhimi.

“Irak memiliki seperangkat senjata Amerika yang membutuhkan perawatan dan pelatihan. Kami akan meminta pihak Amerika untuk terus mendukung pasukan kami dan mengembangkan kemampuan kami,” katanya.

Kehadiran pasukan AS telah mencapai sekitar 2.500 sejak akhir tahun lalu ketika Presiden Donald Trump memerintahkan pengurangan dari 3.000.

Sebelumnya, mantan presiden Barrack Obama telah menarik pasukan AS dari Irak pada tahun 2011, menciptakan kekosongan keamanan yang membantu munculnya ISIS. Pasukan AS dikerahkan kembali pada tahun 2014.

Masih belum jelas bagaimana Washington dan Baghdad mendefinisikan pasukan tempur dan berapa banyak pasukan yang benar-benar akan dikerahkan di bawah rencana tersebut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Bom Rakitan di Pot Bunga Meledak di Jalalabad, Afghanistan

Menurut laporan media lokal, bom rakitan disembunyikan di pot bunga di salah satu jalan dan meledak di jam-jam sibuk di pagi hari.

DUNIA | 25 September 2021

Bebas dari Penjara, Eksekutif Huawei Tinggalkan Kanada Naik Pesawat Carter

Berkat kerja keras pemerintah Tiongkok, Meng meninggalkan Kanada dengan menggunakan pesawat yang disewa pemerintah.

DUNIA | 25 September 2021

Belum Diberi Akses, Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar Tak Dapat Jalankan Tugasnya

Utusan Khusus ASEAN belum dapat menjalankan tugasnya karena beliau memerlukan akses untuk bertemu dengan semua pihak.

DUNIA | 25 September 2021

Taliban Serukan Tumpas ISIS di Afghanistan

Seorang pejabat senior Taliban berjanji akan menumpas kelompok milisi Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) Khorasan yang beroperasi di Afghanistan.

DUNIA | 25 September 2021

Redam Pemberontak Sipil, Militer Myanmar Rekrut Milisi Brutal

Militer Myanmar merekrut milisi terkenal kejam untuk memerangi perlawanan sipil.

DUNIA | 25 September 2021

AS Bubarkan Ribuan Pengungsi di Kolong Jembatan Texas

Aparat keamanan Amerika Serikat (AS) membubarkan kamp pengungsi darurat di kolong jembatan Texas, Amerika Serikat (AS) yang berbatasan dengan Meksiko.

DUNIA | 25 September 2021

Negara Ini Klaim Bebas Covid-19, Tapi Bohong

Dalam hampir dua tahun sejak pandemi Covid-19 dimulai, Turkmenistan belum melaporkan satu pun kasus infeksi. Aktivis setempat mengatakan klaim itu bohong.

DUNIA | 25 September 2021

Indonesia Beberkan Strategi Mewujudkan Transformasi Sistem Pangan

Indonesia membagikan strategi untuk mewujudkan transformasi sistem pangan di markas Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat (AS),

DUNIA | 25 September 2021

Kanada Bebaskan Eksekutif Huawei yang Ditahan

Kanada membebaskan Chief Financial Officer Huawei Meng Wanzhou yang sempat ditahan selama tiga tahun,

DUNIA | 25 September 2021

7 Negara Janji Hentikan Bangun PLTU Batu Bara

Tujuh negara telah menandatangani janji untuk menghentikan pembangunan pembangkit listrik tenaga batu bara baru.

DUNIA | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kivlan Zen


# Pilpres 2024


# Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Kereta Jarak Jauh



TERKINI
Data Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 25 September 2021

Data Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 25 September 2021

BERITA GRAFIK | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings