Polisi Malaysia Selidiki Protes Dokter Kontrak di RS Kuala Lumpur
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Polisi Malaysia Selidiki Protes Dokter Kontrak di RS Kuala Lumpur

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:01 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kuala Lumpur, Beritasatu.com- Kepolisian Malaysia akan menyelidiki aksi mogok kerja yang dilakukan para dokter kontrak di Rumah Sakit Kuala Lumpur (HKL) pada Senin (26/7/2021).

Seperti dilaporkan CNA, Kepala polisi Dang Wangi Mohamad Zainal Abdullah dikutip mengatakan berkas investigasi telah dibuka terhadap para dokter karena melanggar pembatasan berkumpul di tengah Covid-19.

“Ya, kami akan membuka kertas investigasi karena tidak ada orang yang diizinkan untuk berkumpul atau terlibat dalam pertemuan apa pun di tempat mana pun di area lokal yang terinfeksi baik untuk tujuan keagamaan, pernikahan, olahraga, rekreasi, sosial atau budaya tanpa mendapatkan izin sebelumnya dari Dirjen Kesehatan sebagaimana diatur dalam peraturan tersebut,” katanya seperti dikutip Malay Mail.

Aksi mogok yang dinamakan Pemogokan Dokter Kontrak terjadi pada Senin pagi di berbagai rumah sakit di seluruh negeri.

Petugas medis pemerintah kontrak sebelumnya telah mengeluarkan ultimatum kepada pemerintah untuk mengatasi kekhawatiran mereka mengenai sistem kontrak. Kurangnya keamanan kerja, masa kerja yang terbatas, dan persyaratan serta tunjangan lainnya menjadi salah satu kekhawatiran mereka.

Skema kontrak, yang pertama kali diperkenalkan oleh kementerian kesehatan pada tahun 2016, telah menjadi batu sandungan utama dalam kemajuan karier mereka.

Di bawah sistem perawatan kesehatan publik Malaysia, dokter pertama-tama harus menjalani masa layanan wajib selama dua tahun. Untuk menjadi spesialis, mereka perlu berlatih selama empat tahun lagi. Jika sebagian besar dokter kontrak mendapatkan masa jabatan lima tahun, mereka merasa sulit untuk menyelesaikan pelatihan spesialis mereka.

Jumat lalu, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengumumkan bahwa pemerintah akan memperpanjang kontrak semua petugas medis kontrak, petugas gigi dan petugas farmasi selama dua tahun setelah menyelesaikan layanan wajib mereka. Keputusan itu ditetapkan sebagai bagian dari tindakan segera untuk mengatasi masalah mereka.

Muhyiddin mengatakan, kontrak bagi dokter yang diterima untuk melanjutkan studi di bidang peminatan juga akan diperpanjang, guna memastikan mereka dapat menyelesaikan pelatihan peminatannya.

Namun, para dokter kontrak memutuskan untuk melanjutkan aksi mogok pada Senin karena mereka berpandangan bahwa masalah keamanan kerja tidak akan diselesaikan dengan perpanjangan kontrak.

"Pos permanen untuk semua kontrak medis dan petugas kesehatan lainnya harus diberikan sebagai gantinya," bunyi pernyataan yang diposting di halaman Facebook Pemogokan Dokter Kontrak pada Sabtu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Pertemuan G20, Indonesia Dukung Pertanian Afrika Capai Target SDGs

Dukungan untuk Afrika melalui peningkatan kapasitas dan kapabilitas petani dalam meningkatkan produksi pertanian dapat menciptakan ketahanan pangan global.

DUNIA | 17 September 2021

PBB: KTT IKlim Glasgow Berisiko Gagal

Pertemuan kritis tentang perubahan iklim akhir tahun ini di Glasgow, Skotlandia berisiko gagal.

DUNIA | 17 September 2021

INS Akan Perkuat Jejaring Masyarakat Indonesia -Norwegia

Duta Besar RI Oslo, Todung Mulya Lubis meresmikan Indonesia - Norway Society (INS) di Wisma Duta Indonesia, Oslo, Norwegia para Rabu (15/9/2021).

DUNIA | 17 September 2021

Al Qaeda Berkumpul Lagi di Afghanistan setelah Kemenangan Taliban

Kelompok teroris Al Qaeda mungkin berkumpul kembali di Afghanistan yang dikuasai Taliban.

DUNIA | 17 September 2021

Fasilitasi Perdagangan 4 Negara, Asosiasi Benelux-Indonesia Diluncurkan

Benelux-Indonesia atau Benelux-Indonesia Association (BIA) resmi diluncurkan di KBRI Brussel, Belgia pada Rabu (15/9/2021).

DUNIA | 17 September 2021

Pandemi Covid Halangi 77 Juta Anak Bersekolah di 6 Negara

Sekolah untuk hampir 77 juta siswa di enam negara terus ditutup hampir sepenuhnya selama 18 bulan setelah pandemi Covid-19.

DUNIA | 17 September 2021

Iran Akhirnya Validasi Vaksin Covid Johnson & Johnson

Otoritas kesehatan Iran akhirnya memvalidasi vaksin Covid-19 Johnson & Johnson buatan Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 17 September 2021

Oktober, Chile Izinkan Pelancong Asing yang Divaksinasi Covid Lengkap

Chile akan mengizinkan pelancong asing yang telah divaksinasi penuh terhadap Covid-19 untuk memasuki negara itu mulai 1 Oktober.

DUNIA | 17 September 2021

Perselisihan Internal Taliban Telah Meningkat

Gesekan atau perselisihan internal antara pragmatis dan ideolog dalam kepemimpinan Taliban telah meningkat.

DUNIA | 17 September 2021

Laos Perpanjang Karantina Nasional hingga 30 September

Pemerintah Laos telah memperpanjang karantina nasional saat ini selama 15 hari lagi untuk menahan penyebaran Covid-19 hingga 30 September.

DUNIA | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Vaksinasi Covid-19


# Sonny Tulung


# Ganjil Genap


# KKB



TERKINI
Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

NASIONAL | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings