Biden Mengumumkan Berakhirnya Operasi Tempur di Irak
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Biden Mengumumkan Berakhirnya Operasi Tempur di Irak

Selasa, 27 Juli 2021 | 21:06 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyatakan hubungan pemerintahannya dengan Irak akan memasuki fase baru. Pasukan AS keluar dari operasi tempur di negara itu pada akhir tahun ini, saat ia mengadakan pembicaraan Senin (26/7/2021) dengan Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhemi.

Di tengah ancaman kebangkitan kelompok Negara Islam (IS) dan pengaruh kuat Iran di Baghdad, Biden menekankan bahwa pemerintahannya tetap berkomitmen pada kerja sama keamanan bersama. Sementara Kadhemi menegaskan kembali strategi kemitraan mereka.

"Pasukan AS di Irak akan terus melatih, membantu, membantu, menghadapi ISIS ketika itu muncul," kata Biden, Selasa (27/7/2021).

Namun, dalam pergeseran yang terjadi saat pemerintah Amerika menarik diri dari Afghanistan, pemimpin AS itu menegaskan bahwa 2.500 tentara AS yang masih di Irak tidak akan berperang. "Kami tidak akan, pada akhir tahun, dalam misi tempur," tukasnya.

Vaksin dalam Perjalanan

Delapan belas tahun setelah AS menginvasi Irak untuk menyingkirkan orang kuat Saddam Hussein, dan tujuh tahun setelah pemimpin koalisi AS memerangi ekstremis IS yang mengancam negara itu, pemerintah AS mengalihkan fokusnya ke jenis bantuan yang lain.

Dikatakan pihaknya akan membantu memperkuat pasokan tenaga listrik, melawan Covid-19, menghadapi dampak perubahan iklim, dan mendukung pengembangan sektor swasta.

Sekitar 500.000 dosis vaksin virus corona yang dijanjikan ke Baghdad akan tiba dalam beberapa minggu, kata Biden kepada Kadhemi di Gedung Putih.

Biden juga menekankan dukungan pemerintahannya untuk pemilihan pada Oktober di Irak. Dirinya mengatakan, pemerintah AS bekerja sama dengan Irak, Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memastikan pemilihan itu adil.

"Kami mendukung penguatan demokrasi Irak dan kami ingin memastikan pemilu tetap berjalan," dikatakan.

Kadhemi mengatakan dirinya berada di Washington untuk membahas masa depan bangsa.

"Amerika, mereka membantu Irak. Bersama-sama kita berjuang, melawan dan mengalahkan ISIS. Hari ini, hubungan kami lebih kuat dari sebelumnya. Kemitraan kami di bidang ekonomi, lingkungan, kesehatan, pendidikan, budaya, dan lainnya," kata dia.

Dukungan Politik

Pertemuan tatap muka tersebut, menurut para analis, adalah untuk memberikan dukungan dan perlindungan kepada Kadhemi. Ia berkuasa selama lebih dari satu tahun dan di bawah tekanan dari faksi politik sekutu pemerintah Iran untuk mendorong pasukan AS dari negaranya.

Seorang pejabat senior AS yang tidak disebutkan namanya memuji Kadhemi karena bersikap pragmatis dan menjadi pemecah masalah. "Daripada seseorang yang mencoba menggunakan masalah untuk kepentingan politiknya sendiri," tukasnya.

Perhatian utama dari pemerintah AS adalah untuk memberikan dukungan yang cukup kepada pasukan keamanan Irak untuk melanjutkan pertempuran melawan sisa-sisa kelompok IS, sambil meredam pengaruh Iran di Irak.

Sejak tahun lalu, peran utama pasukan AS yang tersisa di Irak adalah untuk melatih, memberi nasihat, dan mendukung rekan-rekan mereka di Irak untuk memerangi IS.

Tetapi faksi-faksi politik pro-Iran yang kuat, yang penting untuk mempertahankan kekuasaan Kadhemi, secara terang-terangan memusuhi kehadiran AS. Faksi-faksi tersebut dituduh berada di balik serangan roket dan pesawat tanpa awak di pangkalan-pangkalan di Irak di mana pasukan AS beroperasi.

Komite Koordinasi Perlawanan Irak, sekelompok faksi milisi, mengancam akan melanjutkan serangan kecuali pemerintah AS menarik semua kekuatannya dan mengakhiri apa yang disebutnya pendudukan.

Sebuah serangan pesawat tanpa awak dilakukan pada Jumat (23/7/2021) di sebuah pangkalan militer di Kurdistan Irak yang menampung pasukan Amerika, tetapi tidak menimbulkan korban jiwa.

Pernyataan Departemen Luar Negeri AS tentang pertemuan bilateral tingkat rendah yang menyertai konferensi tingkat tinggi (KTT) Biden-Kadhemi menekankan rasa hormat AS atas kedaulatan Irak.

"Pangkalan yang menampung personel AS dan koalisi lainnya adalah pangkalan Irak dan beroperasi sesuai dengan hukum Irak yang ada. Itu bukan pangkalan AS atau koalisi, dan kehadiran personel internasional di Irak semata-mata mendukung perjuangan pemerintah Irak melawan ISIS," katanya.

Ramzy Mardini, spesialis Irak di Institut Pearson Universitas Chicago, mengatakan pertemuan itu bisa dibentuk untuk membantu perdana menteri Irak mengurangi tekanan domestik.

"Tetapi kenyataan di lapangan akan mencerminkan status quo dan kehadiran AS yang bertahan lama," kata Mardini. (afp/eld)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

60 Juta Rakyat Jerman Tentukan Pengganti Kanselir Merkel

Sekitar 60 juta rakyat Jerman memberikan hak suara untuk menentukan pengganti Kanselir veteran Angela Merkel yang sudah berkuasa selama 16 tahun

DUNIA | 26 September 2021

Menlu Rusia: Proses Politik Afghanistan Mustahil Tanpa Taliban

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan mustahil melakukan proses politik Afghanistan tanpa melibatkan Taliban

DUNIA | 26 September 2021

Greta Thunberg Desak Politisi Jerman Segera Kendalikan Perubahan Iklim

Aktivis iklim asal Swedia, Greta Thunberg bergabung dengan demonstrasi iklim global Fridays for Future di Berlin, Jerman, Jumat (24/9/2021)

DUNIA | 26 September 2021

Hari ini, Rakyat Jerman Pilih Pengganti Merkel

Tiga kandidat bersaing untuk menjadi kanselir Jerman menggantikan Merkel yang sangat populis dan dicintai warganya.

DUNIA | 26 September 2021

Rekonstruksi Gaza Dimulai Oktober Setelah Dana Siap

Rekonstruksi Gaza akan dimulai pada Oktober setelah dijanjikan anggaran US$ 1 miliar (Rp 14,2 triliun).

DUNIA | 26 September 2021

Taliban Tidak Bisa Wakili Afghanistan di Majelis Umum PBB

Hampir dapat dipastikan bahwa para Taliban yang menguasai Afghanistan tidak akan tampil pada pertemuan para pemimpin dunia Majelis Umum PBB 2021.

DUNIA | 26 September 2021

1.600 Petugas Pemadam Perangi Kebakaran Baru di California Utara

Lebih dari 1.600 petugas pemadam memerangi kebakaran hutan baru yang menyebar cepat dan telah meluas hingga lebih dari 6.800 hektare di California, AS

DUNIA | 26 September 2021

Prancis dan Jerman Calonkan Dirjen WHO Tedros untuk Masa Jabatan Kedua

Jerman dan Prancis serta negara-negara Uni Eropa lainnya telah mencalonkan Tedros Adhanom Ghebreyesus dari Ethiopia untuk masa jabatan kedua di WHO

DUNIA | 26 September 2021

Presiden Sri Lanka Promosikan Solusi Energi Berlanjutan

Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa mempromosikan solusi energi berkelanjutan yang penting bagi planet bumi.

DUNIA | 26 September 2021

Prancis Akan Gandakan Sumbangan Vaksin Covid-19 untuk Negara Miskin

Prancis akan menggandakan jumlah dosis vaksin yang akan dikirim ke negara-negara miskin menjadi 120 juta.

DUNIA | 26 September 2021


TAG POPULER

# Kasus Aktif Covid-19


# Rocky Gerung vs Sentul City


# Literasi Perdamaian


# Permata Buana


# Kegiatan Besar



TERKINI
60 Juta Rakyat Jerman Tentukan Pengganti Kanselir Merkel

60 Juta Rakyat Jerman Tentukan Pengganti Kanselir Merkel

DUNIA | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings