Kasus Tinggi Dipicu Varian Delta, Sydney Bakal Perpanjang Lockdown
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Tinggi Dipicu Varian Delta, Sydney Bakal Perpanjang Lockdown

Rabu, 28 Juli 2021 | 09:34 WIB
Oleh : LES

Sydney, Beritasatu.com - Lockdown Covid-19 di kota terbesar di Australia, Sydney, siap diperpanjang karena kasus-kasus baru tetap tinggi meskipun sebulan di bawah perintah tinggal di rumah yang ketat, sementara Victoria dan South Australia melonggarkan pembatasan dari Rabu.

Sydney sedang berjuang untuk mengendalikan wabah terburuk tahun ini dari peningkatan infeksi yang dipicu oleh varian Deltayang sangat menular. Para pejabat meminta penduduk untuk tetap berada di rumah kecuali untuk alasan mendesak.

Lockdown yang telah diberlakukan selama berminggu-minggu akan berakhir dalam tiga hari. Media Australia mengatakan pihak berwenang akan mengumumkan perpanjangan empat minggu pada Rabu setelah pembatasan ketat gagal menurunkan kasus.

Negara bagian New South Wales dengan ibu kota Sydney, pada Selasa (27/7/2021) melaporkan 172 kasus baru, kenaikan harian terbesar sejak Maret 2020.

Yang menjadi perhatian khusus adalah meningkatnya jumlah orang yang positif dengan varian Delta yang bergerak di masyarakat. Jika angka itu kembali mendekati nol, pembatasan ketat tidak akan berlanjut, kata pihak berwenang.

Sekitar satu orang dari tiga kasus baru yang terdeteksi selama beberapa hari terakhir berkeliaran di masyarakat saat orang tersebut terinfeksi.

Ketika Sydney bersiap untuk pembatasan yang lebih ketat memasuki bulan Agustus, negara bagian Victoria dan South Australia justru keluar dari pembatasan lockdown pada Rabu (28/7/2021) ini setelah mengatasi wabah virus.

Australia mempertahankan kasus Covid-19 relatif rendah, dengan lebih dari 33.200 kasus dan 920 kematian sejak pandemi mulai melanda. Tetapi, varian Delta yang bergerak cepat dan cakupan vaksinasi yang rendah telah membuat penduduk frustrasi.

Banyak bisnis Sydney terpaksa tutup, dengan lockdown diperkirakan akan berdampak besar pada ekonomi Australia senilai A$ 2 triliun (Rp 21,7 kuadriliun).

Menteri Keuangan Simon Birmingham mengatakan, pemerintah federal dapat memberikan lebih banyak dukungan kepada pengusaha tergantung pada keputusan yang dibuat oleh otoritas New South Wales.

"(Perdana menteri) akan berbicara lebih banyak hari ini," kata Birmingham kepada Australian Broadcasting Corp, Rabu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA LAINNYA

Penentang Vaksin, Presiden Brasil Jalani Isolasi Covid-19 Usai Sidang PBB

Bolsonaro, yang tidak percaya pada vaksin, menentang aturan PBB yang mengharuskan semua tamu undangan disuntik vaksin.

DUNIA | 23 September 2021

Rumah Warga Dibakar, Tentara Junta Disebut Tembak Mati Pendeta yang Coba Padamkan Api

Laporan portal berita Myanmar Now menyebutkan, tentara junta menembak mati seorang pendeta Kristen yang mencoba memadamkan api.

DUNIA | 23 September 2021

AS Janji Sumbangkan 500 juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Negara Lain

AS pada Rabu (22/9/2021) berjanji untuk membeli lagi 500 juta dosis vaksin Covid-19 untuk disumbangkan ke negara lain.

DUNIA | 23 September 2021

Jokowi Sebut Inklusivitas Prioritas Utama Kepemimpinan Indonesia pada G-20

Jokowi menegaskan, Indonesia akan berupaya agar G-20 dapat bekerja untuk kepentingan semua negara dan menjadikan inklusivitas sebagai prioritas utama.

DUNIA | 23 September 2021

Pidato di PBB, Jokowi Sampaikan Pandangan Soal Pandemi hingga Perdamaian Dunia

Jokowi menyampaikan pandangannya soal penanganan pandemi, pemulihan perekonomian global, ketahanan iklim, hingga perdamaian dalam keberagaman.

DUNIA | 23 September 2021

Inggris Sebut Penularan Covid-19 Tertinggi pada Anak 12-15 Tahun

Penasihat kesehatan Pemerintah Inggris Chris Whitty mengatakan penularan Covid-19 saat ini tertinggi pada anak berusia 12 hingga 15 tahun.

DUNIA | 23 September 2021

Emir Qatar Desak Dunia Gandeng Taliban

Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani telah meminta para pemimpin dunia untuk tetap terlibat dengan Taliban di Afghanistan.

DUNIA | 23 September 2021

PAHO Pilih Argentina dan Brasil untuk Kembangkan Vaksin Covid-19

Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) memilih Argentina dan Brasil untuk mengembangkan vaksin Covid-19.

DUNIA | 22 September 2021

India Sita Heroin Afghanistan Senilai Rp 38,9 Triliun

Otoritas India telah menyita hampir 3 ton heroin yang berasal dari Afghanistan senilai sekitar 200 miliar rupee (Rp 38,9 triliun).

DUNIA | 22 September 2021

Survei: Hampir 80% Warga Palestina Ingin Presiden Abbas Mundur

Satu jajak pendapat baru menemukan bahwa hampir 80% warga Palestina ingin Presiden Mahmoud Abbas mengundurkan diri.

DUNIA | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Kasus Muhammad Kace, Penyidik Konfrontasi Keterangan Napoleon Bonaparte dengan Saksi

Kasus Muhammad Kace, Penyidik Konfrontasi Keterangan Napoleon Bonaparte dengan Saksi

MEGAPOLITAN | 18 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings