Raja Malaysia Sampaikan Kritik terhadap Pemerintah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah

Raja Malaysia Sampaikan Kritik terhadap Pemerintah

Kamis, 29 Juli 2021 | 21:25 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

Kuala Lumpur, Beritasatu.com - Pemimpin Malaysia yang diperangi membela tindakannya pada Kamis (29/7/2021) ketika ia menghadapi seruan untuk mundur setelah kritik langka dari raja. Sebelumnya, raja yang menuduh pemerintahnya menyesatkan parlemen atas undang-undang virus corona.

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin memimpin koalisi yang dilanda skandal, merebut kekuasaan tahun lalu tanpa pemilihan. Tetapi pemerintahannya berada di ambang kehancuran setelah sekutu menarik dukungan.

Sidang parlemen dilakukan minggu ini setelah penangguhan selama berbulan-bulan di bawah keadaan darurat, seolah-olah untuk memerangi virus. Tetapi menurut para kritikus penangguhan adalah langkah awal oleh Muhyiddin untuk mempertahankan kekuasaan.

Pada Senin (26/7/2021), menteri hukum mengatakan kepada legislatif keadaan darurat akan berakhir pada 1 Agustus dan beberapa peraturan yang berlaku di bawahnya dibatalkan.

Tetapi anggota parlemen saingan yang marah mengklaim Muhyiddin hanya berusaha menghindari pemungutan suara yang dapat menguji dukungannya. Tidak jelas apakah raja telah setuju untuk mencabut undang-undang tersebut, seperti yang dipersyaratkan di bawah konstitusi.

Pada Kamis istana kerajaan mengkonfirmasi raja, Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah, tidak memberikan persetujuannya. Pihaknya mengatakan bahwa ia menyatakan kekecewaan besar.

"(Pengumuman tentang pembatalan peraturan itu) tidak akurat dan membingungkan anggota parlemen. Tidak hanya gagal untuk menghormati prinsip-prinsip kedaulatan hukum .... tetapi juga merusak fungsi dan kekuasaan Yang Mulia sebagai kepala negara," kata sebuah pernyataan dari istana, Kamis (29/7/2021).

Tidak biasa bagi raja konstitusional Malaysia, yang secara luas dihormati di negara berpenduduk mayoritas Muslim, untuk berbicara begitu keras menentang pemerintah.

Muhyiddin dituduh melakukan makar dan menghadapi seruan dari oposisi dan beberapa anggota koalisinya sendiri untuk mundur.

Namun juru bicaranya merilis sebuah pernyataan yang menguraikan diskusi antara pemerintah dan raja mengenai peraturan tersebut. Pihaknya bersikeras tidak perlu ada pemungutan suara parlemen tentang undang-undang yang terkait.

"Pemerintah berpandangan bahwa semua tindakan yang diambil ini tertib dan sesuai dengan ketentuan hukum dan konstitusi federal," katanya, seraya menambahkan orang harus tetap tenang.

Sekutu penting Muhyiddin, Wakil Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yakoob, juga mengatakan pemerintah masih menikmati dukungan lebih dari 110 anggota parlemen di majelis rendah dengan 222 kursi.

Muhyiddin telah menghadapi tekanan yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir dengan partai terbesar dalam koalisinya, Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), menarik dukungan.

Peraturan yang diberlakukan di bawah keadaan darurat memberi otoritas kekuatan ekstra untuk menghukum pelanggar aturan virus, serta beberapa alat lain untuk memerangi pandemi.

Bahkan ketika keadaan darurat berakhir, negara itu akan tetap berada di bawah penguncian ketat karena menghadapi wabah yang memburuk. (afp/eld)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Ledakan di Jalalabad, Afghanistan, 3 Orang Tewas

Serangkaian ledakan di Kota Jalalabad, Afghanistan menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai sekitar 20 orang.

DUNIA | 19 September 2021

AS Siapkan Kebijakan untuk Kurangi Jumlah Migran di Bawah Jembatan Del Rio

AS akan meningkatkan jumlah "penerbangan pemindahan" untuk mengatasi ribuan migran yang membanjiri kota perbatasan Texas Del Rio.

DUNIA | 19 September 2021

Taliban Baru Izinkan Anak Perempuan Tingkat SD yang Boleh Kembali Sekolah

Sejumlah anak perempuan Afghanistan tingkat sekolah dasar (SD) kembali dengan kelas yang dipisahkan berdasarkan gender pada hari Sabtu.

DUNIA | 19 September 2021

PM Malaysia Khawatir AUKUS Akan Jadi Katalis Perlombaan Senjata Nuklir

PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob memperingatkan kesepakatan AUKUS untuk menyediakan Australia dengan kapal selam bertenaga nuklir dapat memicu perlombaan senjata

DUNIA | 18 September 2021

Taliban Ganti Kementerian Wanita Jadi Kementerian Pembinaan

Pemerintah Taliban di Afghanistan mengganti kementerian wanita menjadi kementerian pembinaan.

DUNIA | 18 September 2021

Kebun Sayur di Atas Taksi, Marak di Bangkok

Kebun sayur baru marak bermunculan di tempat parkir Bangkok, Thailand.

DUNIA | 18 September 2021

Covid-19 Memperburuk Pelayanan Kesehatan Kenya

Pandemi Covid-19 memperburuk pelayanan kesehatan di Kenya ketika para nakes yang dibebani oleh tantangan krisis, berhenti mencari tempat kerja yang lebih baik

DUNIA | 18 September 2021

Januari 2022, Forum Ekonomi Dunia Akan Digelar di Davos

Forum Ekonomi Dunia (WEF) mengumumkan pada Kamis (16/9/2021) akan mengumpulkan elit politik dan bisnis global di Davos, Swiss Januari mendatang.

DUNIA | 18 September 2021

Kematian Terkait Pekerjaan Hampir Mencapai Dua Juta Orang Per Tahun

Hampir 2 juta orang meninggal karena penyebab yang berhubungan dengan pekerjaan setiap tahun.

DUNIA | 18 September 2021

Polisi Singapura dan Malaysia Bongkar Sindikat Love Scam

Kepolisian Singapura dan Malaysia bersama-sama melumpuhkan sindikat penipuan cinta internet (love scam) yang diyakini mengakibatkan kerugian lebih dari S$100.000 atau Rp 1,05 miliar.

DUNIA | 18 September 2021


TAG POPULER

# Napoleon Bonaparte


# Ali Kalora


# Ancaman Keamanan Bangsa


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Rachmat Gobel Minta Pemasok Barang Kecil dan Menengah Dilindungi Pemerintah

Rachmat Gobel Minta Pemasok Barang Kecil dan Menengah Dilindungi Pemerintah

EKONOMI | 18 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings