Kepada Tiongkok, Taliban Janji Afganistan Tak Akan Jadi Basis Separatis
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kepada Tiongkok, Taliban Janji Afganistan Tak Akan Jadi Basis Separatis

Kamis, 29 Juli 2021 | 23:31 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kabul, Beritasatu.com- Delegasi tingkat tinggi Taliban yang mengunjungi Tiongkok meyakinkan Beijing bahwa mereka tidak akan membiarkan wilayah Afganistan digunakan sebagai pangkalan separatis.

Seperti dilaporkan AFP, Rabu (28/7/2021), delegasi Taliban berada di Tiongkok untuk melakukan pembicaraan dengan para pejabat Beijing.

Kepada AFP, juru bicara Mohammad Naeem mengatakan hal itu itu saat gerilyawan melanjutkan serangan besar-besaran di Afganistan - termasuk daerah-daerah di sepanjang perbatasan Tiongkok.

Perbatasan Tiongkok-Afganistan hanya sepanjang 76 kilometer - dan terdapat di ketinggian yang terjal tanpa persimpangan jalan. Meskipun demikian, Beijing khawatir Afganistan dapat digunakan sebagai tempat pementasan bagi separatis Uyghur di Xinjiang.

“Imarah Islam meyakinkan Tiongkok bahwa tanah Afganistan tidak akan digunakan untuk melawan keamanan negara mana pun. Tiongkok berjanji untuk tidak ikut campur dalam urusan Afganistan, melainkan membantu memecahkan masalah dan membawa perdamaian,” kata Naeem.

Para pejabat Taliban telah meningkatkan diplomasi internasional dalam beberapa bulan terakhir. Taliban mencari pengakuan global ketika mereka berharap untuk kembali berkuasa.

Milisi Taliban telah membuat kemajuan besar di Afganistan sejak Mei, ketika pasukan asing pimpinan AS memulai tahap terakhir penarikan yang akan selesai bulan depan.

Beijing menjadi tuan rumah delegasi Taliban pada 2019. Tetapi hubungan pintu belakang dengan pemberontak yang merentang lebih lama, melalui Pakistan.

Para pemimpin Partai Komunis di Beijing dan fundamentalis Taliban memiliki sedikit kesamaan ideologis. Tetapi para ahli merasa pragmatisme bersama dapat melihat kepentingan pribadi mengalahkan perbedaan sensitif.

Bagi Beijing, pemerintahan yang stabil dan kooperatif di Kabul akan membuka jalan bagi perluasan Inisiatif Sabuk dan Jalan ke Afganistan dan melalui republik-republik Asia Tengah.

Taliban, sementara itu, akan menganggap Tiongkok sebagai sumber investasi dan dukungan ekonomi yang penting.

“Tiongkok dapat menangani Taliban, tetapi mereka masih menganggap agenda dan motivasi keagamaan Taliban secara inheren tidak menyenangkan. Mereka tidak pernah yakin seberapa besar kemauan atau kemampuan Taliban untuk menegakkan kesepakatan tentang isu-isu seperti menyembunyikan milisi Uyghur,” ujar Andrew Small, penulis “The China-Pakistan Axis,” kepada AFP awal bulan ini.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Pakistan Tidak Buru-buru Akui Pemerintah Taliban di Afghanistan

Pemerintah Pakistan tidak akan terburu-buru untuk mengakui pemerintah Taliban di Afghanistan.

DUNIA | 22 September 2021

Bela Prancis, Pemimpin Uni Eropa Kecewa Atas Kesepakatan AUKUS

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan "tidak dapat menerima" cara Australia, Inggris, dan Amerika Serikat dalam kemitraan AUKUS dalam memperlakukan Prancis.

DUNIA | 22 September 2021

Inggris Mulai Uji Coba Vaksin Penguat Multivarian Covid-19

Uji coba vaksin penguat multi-varian pertama di dunia terhadap Covid-19 dimulai di kota Manchester, Inggris, pada Senin (20/9/2021).

DUNIA | 22 September 2021

Sikap Tiongkok di LCS Dianggap Menguntungkan Indonesia

Soleman B Ponto menyebut sikap Tiongkok di LCS sangat menguntungkan Indonesia.

DUNIA | 22 September 2021

Aktivis HAM di PBB: Jangan Biarkan Taliban Membodohi Kalian

Rapper dan aktivis HAM Afghanistan, Sonita Alizadeh meminta para pemimpin dunia berhati-hati dan tidak membiarkan Taliban membodohi semua orang.

DUNIA | 22 September 2021

Hikmahanto: Birokrasi AS Anggap Tiongkok Akan Dominasi Kawasan Indo-Pasifik

Hikmahanto Juwana menyebut birokrasi di Amerika Serikat (AS) menganggap Tiongkok akan mendominasi kawasan Indo-Pasifik.

DUNIA | 22 September 2021

Gobel Promosikan Teknologi Dirgantara Indonesia di Turki

Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel menghadiri pameran teknologi Teknofest Turki di Istanbul.

DUNIA | 22 September 2021

Di PBB, Biden Menyerukan Kemerdekaan untuk Palestina

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyerukan kemerdekaan Palestina. Di hadapan sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (21/9/2021)

DUNIA | 22 September 2021

Presiden Brasil Resmi Tolak Paspor Vaksin Covid-19

Presiden Brasil Jair Bolsonaro menegaskan penolakan terhadap paspor kesehatan, tetapi mendukung upaya untuk memvaksinasi Covid-19.

DUNIA | 22 September 2021

Tingkat Inflasi Lebanon Lebih Buruk dari Zimbabwe dan Venezuela

Tingkat inflasi Lebanon lebih buruk daripada Zimbabwe dan Venezuela.

DUNIA | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Sejak 2016, Facebook Habiskan Rp 185 Triliun untuk Keselamatan dan Keamanan

Sejak 2016, Facebook Habiskan Rp 185 Triliun untuk Keselamatan dan Keamanan

DIGITAL | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings