Setengah Populasi di Myanmar Terancam Terpapar Covid-19 dalam 2 Pekan ke Depan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Setengah Populasi di Myanmar Terancam Terpapar Covid-19 dalam 2 Pekan ke Depan

Jumat, 30 Juli 2021 | 08:52 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

New York, Beritasatu.com - Inggris memperingatkan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Kamis (29/7/2021) mengenai ancaman pada setengah dari populasi Myanmar yang berjumlah 54 juta orang dapat terinfeksi Covid-19 dalam dua minggu ke depan.

Inggris mengadakan pertemuan tersebut sebagai respons atas situasi virus Covid-19 di Myanmar yang disebut mengerikan, terutama sejak militer mengambil alih kendali pada Februari.

Inggris mendesak Dewan untuk memastikan resolusi 2565, yang menuntut gencatan senjata di zona konflik untuk memungkinkan pengiriman vaksin Covid-19 yang aman, dihormati di Myanmar.

"Sangat penting bagi kami untuk mempertimbangkan bagaimana menerapkannya," jelas duta besar Inggris untuk PBB, Barbara Woodward.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak pemerintah junta militer mengambil alih kekuasaan, dengan banyak rumah sakit tidak memiliki peralatan yang memadai untuk mengatasi beban kasus yang melonjak setelah banyak staf medis keluar dari tugasnya untuk memprotes kudeta.

PBB memperkirakan, hanya 40 persen fasilitas perawatan kesehatan Myanmar yang masih dapat berfungsi.

Badan dunia itu juga memperkirakan, pasukan militer telah melakukan setidaknya 260 serangan terhadap personel dan fasilitas medis, dan menahan setidaknya 67 pejabat medis.

"Dengan gelombang baru Covid-19 yang menyebar seperti api di seluruh negeri, sangat disayangkan bahwa lebih banyak nyawa akan hilang karena militer Myanmar mempersenjatai Covid-19 untuk melawan rakyat," kata juru bicara pemerintah persatuan nasional Susanna Hla Hla Soe.

Otoritas militer sedang mencari bantuan dari "negara-negara sahabat" untuk mengatasi Covid-19, kata media pemerintah pekan ini.

Otoritas kesehatan junta militer pada Rabu (28/7/2021) melaporkan, kasus baru Covid-19 hanya di bawah 5.000, naik dari sekitar 50 kasus per hari pada awal Mei. Tetapi para analis mengatakan jumlah korban sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi.

Junta militer menyatakan, sebanyak 1,75 juta orang telah divaksinasi.

Pekan lalu sejumlah dosis vaksin Sinopharm yang disumbangkan dari Tiongkok telah tiba, kata otoritas pemerintah. Tetapi itu akan diprioritaskan untuk mereka yang tinggal di sepanjang perbatasan Tiongkok-Myanmar.

China juga telah memasok lebih dari 10.000 suntikan vaksin ke kelompok pemberontak yang beroperasi di dekat perbatasan selatannya di Myanmar, saat Beijing berusaha menghentikan masuknya kasus dari negara yang dilanda kudeta itu.

Pemerintah militer Myanmar telah memesan total empat juta dosis vaksin dari Tiongkok, katanya awal bulan ini, dan Beijing akan menyumbangkan dua juta dosis vaksin lagi.

Pengiriman 1,5 juta dosis juga tiba dari India awal tahun ini.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: AFP


BERITA LAINNYA

PBB Peringatkan 16 Juta Rakyat Yaman Menuju Kelaparan

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memperingatkan 16 juta orang rakyat Yaman sedang menuju kelaparan.

DUNIA | 23 September 2021

Setelah Diprotes India, Inggris Setujui Vaksin Covid-19 Covishield

Setelah diprotes India, Inggris mengklarifikasi Covishield versi vaksin AstraZeneca buatan India adalah vaksin yang disetujui

DUNIA | 23 September 2021

Khawatir Lonjakan Kasus Saat Liburan, Korsel Minta Tes Covid-19 Diperbanyak

Korsel memperingatkan orang-orang yang kembali dari liburan untuk melakukan tes Covid-19, sebelum mereka kembali masuk kerja.

DUNIA | 23 September 2021

Tiongkok Temukan Kembali Kasus Flu Burung Varian H5N6 pada Manusia

Tiongkok mendapati lagi satu kasus flu burung varian H5N6 pada seorang warga di Kota Dongguan, Provinsi Guangdong.

DUNIA | 23 September 2021

Facebook Diperintahkan Buka Catatan Akun Terkait Kekerasan Anti-Rohingya

Hakim memerintahkan Facebook untuk merilis catatan akun terkait kekerasan anti-Rohingya di Myanmar yang ditutup raksasa media sosial itu.

DUNIA | 23 September 2021

PBB Kucurkan Dana untuk Sistem Kesehatan Afghanistan

PBB mengeluarkan dana darurat pada Rabu (22/9/2021) untuk membantu mencegah sistem perawatan kesehatan Afghanistan yang rusak agar tidak runtuh.

DUNIA | 23 September 2021

Indonesia Ajak G-20 Bantu Atasi Krisis Kemanusiaan di Afghanistan

Menlu Retno menegaskan, semua bantuan internasional harus menyasar rakyat Afghanistan yang memerlukan.

DUNIA | 23 September 2021

Jepang Gandakan Bantuan Vaksin Covid-19 ke Negara Lain

Pemerintah Jepang berencana memberikan 60 juta dosis vaksin Covid-19 kepada sejumlah negara lain, kata Perdana Menteri Yoshihide Suga.

DUNIA | 23 September 2021

Penentang Vaksin, Presiden Brasil Jalani Isolasi Covid-19 Usai Sidang PBB

Bolsonaro, yang tidak percaya pada vaksin, menentang aturan PBB yang mengharuskan semua tamu undangan disuntik vaksin.

DUNIA | 23 September 2021

Rumah Warga Dibakar, Tentara Junta Disebut Tembak Mati Pendeta yang Coba Padamkan Api

Laporan portal berita Myanmar Now menyebutkan, tentara junta menembak mati seorang pendeta Kristen yang mencoba memadamkan api.

DUNIA | 23 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Tukul Arwana


# Hari Libur Nasional 2022


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman



TERKINI
Disdik DKI Tegaskan Hanya 1 Klaster Covid-19 PTM di Jakarta

Disdik DKI Tegaskan Hanya 1 Klaster Covid-19 PTM di Jakarta

MEGAPOLITAN | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings