Kasus Covid Harian di India Tembus 40.000 Selama 7 Hari Berturut-turut
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Covid Harian di India Tembus 40.000 Selama 7 Hari Berturut-turut

Sabtu, 31 Juli 2021 | 12:35 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New Delhi, Beritasatu.com- India melaporkan 41.454 kasus baru virus Covid-19 pada Jumat (30/7/2021), turun dari 44.681 pada hari sebelumnya. Seperti dilaporkan indiatimes, Sabtu (31/7), kasus infeksi harian Covid di India memecahkan rekor tujuh hari berturut-turut di angka 40.000.

Namun, jumlah kasus pada hari Jumat (30/7) lebih tinggi dari jumlah kasus yang dilaporkan Jumat sebelumnya, menunjukkan tren peningkatan infeksi. Tetapi jumlah tetap di atas 41.000 untuk hari keempat berturut-turut.

Dengan demikian, rata-rata kasus Covid harian India selama tujuh hari melampaui 40.000 pada hari Jumat, setelah kasus turun di bawah angka tersebut pada 13 Juli. Jumlah kasus telah turun ke level terendah 37.680 pada 25 Juli sebelum terus meningkat lagi menjadi 40.246 pada Jumat.

Sedikit penurunan dalam jumlah kasus nasional pada hari Jumat karena Kerala melaporkan kurang dari 22.000 kasus harian untuk pertama kalinya dalam empat hari. Namun, penghitungan negara bagian itu tetap tinggi yakni 20.772 kasus.

Tingkat positif di negara bagian Kerala terus berlanjut naik 13,6% pada hari Jumat. Infeksi juga meningkat di Tamil Nadu. Negara bagian Tamil Nadu melaporkan 1.947 kasus baru pada hari Jumat, naik dari 1.859 pada hari sebelumnya. Pada Kamis, penghitungan kasus harian di negara bagian itu telah meningkat untuk pertama kalinya setelah 69 hari mengalami penurunan.

Karnataka, negara bagian tetangga Kerala lainnya pada hari Kamis, melaporkan 1.890 kasus baru. Jumlah itu lebih rendah dari penghitungan Kamis yakni 2.052 kasus, tetapi lebih tinggi dari penghitungan yang tercatat di sisa minggu ini.

Seolah tanda positif, kasus di Karnataka menunjukkan tanda-tanda menurun setelah berminggu-minggu meningkat. Kasus baru turun di bawah 1.000 di Mizoram dan Manipur, dua negara bagian dengan jumlah infeksi tertinggi (di luar Assam) dalam seminggu terakhir. Maharashtra melaporkan 6.600 kasus baru, sedikit turun dari jumlah hari Kamis 7.242



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Fiji Akan Buka Kembali Perbatasan, Sambil Perangi Pandemi Covid-19

Fiji berencana untuk membuka kembali bagi pariwisata mancanegara pada November.

DUNIA | 20 September 2021

Bencana Iklim Paksa 100.000 Warga Burundi Mengungsi

Bencana alam yang dipicu oleh perubahan iklim telah memaksa lebih dari 100.000 orang meninggalkan rumah mereka di Burundi dalam beberapa tahun terakhir.

DUNIA | 20 September 2021

Taliban Minta Bantuan Asing untuk Atasi Pengungsi Afghanistan

Seorang pemimpin Taliban meminta tindakan dan bantuan dari masyarakat internasional, termasuk lembaga donor, untuk mengatasi pengungsi Afghanistan

DUNIA | 20 September 2021

Kebakaran Hutan California Ancam 2.000 Pohon Raksasa Sequoia

Kebakaran hutan di California, Amerika Serikat (AS) mengancam sekitar 2.000 pohon raksasa Sequoia.

DUNIA | 20 September 2021

Presiden Uganda Sambut Inisiatif Kerja Sama Bilateral

Presiden Uganda Yoweri Museveni menyambut anusias insiatif kerja sama bilateral.

DUNIA | 20 September 2021

Akhir September, India Akan Buka Kembali Pariwisata Mancanegara

India berencana untuk membuka kembali pariwisata mancanegara pada akhir September setelah penangguhan akibat pandemi Covid-19.

DUNIA | 20 September 2021

Citra Satelit Buktikan Korut Perluas Fasilitas Nuklir

Citra satelit menunjukkan Korea Utara (Korut) memperluas fasilitas nuklir Yongbyon.

DUNIA | 20 September 2021

Prancis Tuduh Australia Berbohong Soal Kesepakatan Kapal Selam

Prancis menuduh sekutu lama Australia dan AS berbohong atas pakta keamanan sehingga pemerintah Australia membatalkan kontrak untuk membeli kapal selam Prancis

DUNIA | 20 September 2021

Taliban Perintahkan Karyawati Pemkot Kabul Tinggal di Rumah

Taliban memerintahkan karyawati di pemerintah kota Kabul, Afghanistan untuk tinggal di rumah.

DUNIA | 20 September 2021

Malaysia Akan Beri Vaksin Penguat Covid-19

Otoritas Malaysia akan memberikan vaksin penguat Covid-19 pada orang-orang yang berisiko tinggi termasuk garda depan perawatan kesehatan dan orang tua

DUNIA | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Menkes: Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Capai 125,7 Juta Dosis Suntikan

Menkes: Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Capai 125,7 Juta Dosis Suntikan

KESEHATAN | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings