PBB: 100.000 Anak di Tigray Etiopia Terancam Kelaparan Mematikan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PBB: 100.000 Anak di Tigray Etiopia Terancam Kelaparan Mematikan

Sabtu, 31 Juli 2021 | 13:03 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Addis Ababa, Beritasatu.com- Lebih dari 100.000 anak di wilayah utara Tigray di Etiopia akan menderita kekurangan gizi yang mengancam jiwa dalam 12 bulan ke depan. Seperti dilaporkan Reuters, Jumat (30/7/2021), Badan anak-anak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) atau UNICEF menyatakan peningkatan 10 kali lipat dari jumlah kasus normal.

Juru bicara UNICEF Marixie Mercado mengatakan bahwa satu dari dua wanita hamil dan menyusui yang diperiksa di Tigray mengalami kekurangan gizi akut.

“Ketakutan terburuk kami tentang kesehatan dan kesejahteraan anak-anak sedang dikonfirmasi,” katanya dalam satu pengarahan di Jenewa.

Juru bicara perdana menteri dan satuan tugas pemerintah di Tigray tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pernyataan UNICEF. Di Tigray, pertempuran antara pasukan pemberontak regional dan federal berlanjut sejak November.

Bayi seperti Aammanuel Merhawi yang berusia 20 bulan paling menderita. Berat Merhawi hanya sepertiga di bawah berat badan normal untuk usianya. Mata Merhawi yang panas berkilauan dan tulang rusuknya seolah menyeruak saat dia menarik napas. Dia memuntahkan makanan tambahan yang diberikan melalui selang hidung. Semua itu adalah tanda-tanda malnutrisi parah.

“Susu saya mengering,” kata ibunya, Brkti Gebrehiwot, kepada Reuters di Rumah Sakit Umum Wukro di Tigray utara pada 11 Juli.

Badan-badan bantuan menyatakan mereka akan kehabisan susu formula yang digunakan untuk merawat 4.000 anak-anak yang kekurangan gizi parah setiap bulan.

Setidaknya tiga anak telah meninggal di rumah sakit Wukro sejak Februari, kata perawat Tsehaynesh Gebrehiwot.

Gebrehiwot memberikan catatan medis mereka: Awet Gebreslassie yang berusia empat bulan memiliki berat 2,6 kg, sepertiga dari berat badan normal; Robel Gebrezgiher yang berusia satu tahun memiliki berat 2 kg, kurang dari seperempat berat normal; dan Kisanet Hogus, yang juga berusia satu tahun, hanya memiliki berat 5 kg, kurang lebih dari setengah berat badan normal.

Semua nama bayi itu meninggal dalam beberapa hari setelah masuk. Di Rumah Sakit Umum Adigrat lebih jauh ke utara, Reuters melihat catatan medis mengonfirmasi kematian tiga anak kekurangan gizi.

Dokter di kedua rumah sakit mengaku melihat antara empat sampai 10 anak-anak yang kekurangan gizi parah setiap bulan sebelum konflik meletus pada November. Sekarang jumlah anak yang kurang gizi parah mencapai lebih dari dua kali lipat. PBB menyatakan bahwa sekitar 400.000 orang hidup dalam kondisi kelaparan di Tigray, dan lebih dari 90% penduduk membutuhkan bantuan pangan darurat.

Dalam satu pernyataan pada Kamis malam, pemerintah Etiopia menyalahkan pasukan regional Tigray karena memblokir bantuan dan menyatakan telah menimbun cadangan gandum di wilayah tersebut. Namun tidak ada rincian tentang lokasi penimbunan atau rencana distribusi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Fiji Akan Buka Kembali Perbatasan, Sambil Perangi Pandemi Covid-19

Fiji berencana untuk membuka kembali bagi pariwisata mancanegara pada November.

DUNIA | 20 September 2021

Bencana Iklim Paksa 100.000 Warga Burundi Mengungsi

Bencana alam yang dipicu oleh perubahan iklim telah memaksa lebih dari 100.000 orang meninggalkan rumah mereka di Burundi dalam beberapa tahun terakhir.

DUNIA | 20 September 2021

Taliban Minta Bantuan Asing untuk Atasi Pengungsi Afghanistan

Seorang pemimpin Taliban meminta tindakan dan bantuan dari masyarakat internasional, termasuk lembaga donor, untuk mengatasi pengungsi Afghanistan

DUNIA | 20 September 2021

Kebakaran Hutan California Ancam 2.000 Pohon Raksasa Sequoia

Kebakaran hutan di California, Amerika Serikat (AS) mengancam sekitar 2.000 pohon raksasa Sequoia.

DUNIA | 20 September 2021

Presiden Uganda Sambut Inisiatif Kerja Sama Bilateral

Presiden Uganda Yoweri Museveni menyambut anusias insiatif kerja sama bilateral.

DUNIA | 20 September 2021

Akhir September, India Akan Buka Kembali Pariwisata Mancanegara

India berencana untuk membuka kembali pariwisata mancanegara pada akhir September setelah penangguhan akibat pandemi Covid-19.

DUNIA | 20 September 2021

Citra Satelit Buktikan Korut Perluas Fasilitas Nuklir

Citra satelit menunjukkan Korea Utara (Korut) memperluas fasilitas nuklir Yongbyon.

DUNIA | 20 September 2021

Prancis Tuduh Australia Berbohong Soal Kesepakatan Kapal Selam

Prancis menuduh sekutu lama Australia dan AS berbohong atas pakta keamanan sehingga pemerintah Australia membatalkan kontrak untuk membeli kapal selam Prancis

DUNIA | 20 September 2021

Taliban Perintahkan Karyawati Pemkot Kabul Tinggal di Rumah

Taliban memerintahkan karyawati di pemerintah kota Kabul, Afghanistan untuk tinggal di rumah.

DUNIA | 20 September 2021

Malaysia Akan Beri Vaksin Penguat Covid-19

Otoritas Malaysia akan memberikan vaksin penguat Covid-19 pada orang-orang yang berisiko tinggi termasuk garda depan perawatan kesehatan dan orang tua

DUNIA | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Kasus Penembakan di Tangerang, Peluru Tembus Hingga Menyasar ke Pintu Rumah

Kasus Penembakan di Tangerang, Peluru Tembus Hingga Menyasar ke Pintu Rumah

MEGAPOLITAN | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings