Khawatir Varian Delta, Inggris Serukan Ibu Hamil Divaksinasi Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Khawatir Varian Delta, Inggris Serukan Ibu Hamil Divaksinasi Covid-19

Minggu, 1 Agustus 2021 | 17:41 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

London, Beritasatu.com- Otoritas kesehatan Inggris telah mendesak lebih banyak wanita hamil untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Seperti dilaporkan CNA, Sabtu (31/7/2021), seruan itu mengemuka setelah satu penelitian nasional menemukan varian Delta tampaknya meningkatkan risiko gejala parah.

Jacqueline Dunkley-Bent, kepala petugas kebidanan Inggris, menulis kepada dokter umum dan bidan pada Jumat (30/7) agar mendorong ibu hamil agar mendapatkan vaksin. Data baru menunjukkan peningkatan penyakit parah di antara mereka yang dirawat di rumah sakit dengan gejala virus.

Dunkley-Bent menyerukan wanita hamil untuk "melindungi diri sendiri dan bayi mereka". Royal College of Obstetricians and Gynecologists (RCOG) dan Royal College of Midwives juga merekomendasikan vaksinasi untuk wanita hamil.

Kesehatan Masyarakat Inggris telah merekomendasikan wanita hamil untuk mendapatkan vaksin Moderna dan Pfizer-BioNTech karena vaksin itu telah diberikan kepada lebih dari 130.000 wanita hamil di Amerika Serikat.

Satu makalah berdasarkan data nasional yang dikumpulkan oleh Sistem Pengawasan Obstetri Inggris, yang diterbitkan daring pada 25 Juli, menemukan bahwa proporsi wanita hamil yang dirawat di rumah sakit dengan infeksi sedang hingga berat meningkat "secara signifikan" setelah varian Delta menjadi dominan pada Mei.

Makalah oleh para peneliti Universitas Oxford menemukan bahwa wanita hamil yang dirawat di rumah sakit selama gelombang Delta lebih mungkin terkena pneumonia, dengan sepertiga dari mereka membutuhkan bantuan pernapasan.

“Sangat memprihatinkan bahwa pasien wanita hamil di rumah sakit dengan Covid-19 meningkat dan wanita hamil tampaknya lebih terpengaruh oleh varian Delta penyakit ini,” kata kepala peneliti studi tersebut Marian Knight, profesor ibu dan anak. kesehatan populasi di Universitas Oxford.

Menurut penelitian, tak satu pun dari lebih dari 3.000 wanita hamil yang dirawat di rumah sakit dengan gejala virus sejak Februari telah divaksinasi penuh. Studi ini juga tidak menemukan wanita hamil dengan infeksi ringan yang dirawat di luar rumah sakit.

Minggu ini, Kepala vaksin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Kate O'Brien mengatakan bahwa kehamilan telah terbukti meningkatkan risiko penyakit parah.

“Kehamilan membuat Anda berisiko lebih besar dan itu mungkin lebih benar di kemudian hari ketika Anda memiliki perut besar dan kapasitas paru-paru Anda berkurang. Sangat penting bagi ibu hamil untuk memahami pentingnya divaksinasi,” katanya saat sesi tanya jawab langsung di media sosial.

Inggris telah merekomendasikan vaksinasi terhadap wanita hamil sejak April. Tetapi penerimaan vaksin Covid sangat rendah dibandingkan dengan populasi umum. Penelitian menyalahkan informasi keliru yang dipicu oleh perubahan saran di awal peluncuran vaksin.

"Temuan penelitian ini sangat menyoroti kebutuhan mendesak akan pendekatan internasional untuk mengatasi kesalahan informasi ini dan meningkatkan penyerapan vaksin selama kehamilan," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Jokowi Sebut Inklusivitas Prioritas Utama Kepemimpinan Indonesia pada G-20

Jokowi menegaskan, Indonesia akan berupaya agar G-20 dapat bekerja untuk kepentingan semua negara dan menjadikan inklusivitas sebagai prioritas utama.

DUNIA | 23 September 2021

Pidato di PBB, Jokowi Sampaikan Pandangan Soal Pandemi hingga Perdamaian Dunia

Jokowi menyampaikan pandangannya soal penanganan pandemi, pemulihan perekonomian global, ketahanan iklim, hingga perdamaian dalam keberagaman.

DUNIA | 23 September 2021

Inggris Sebut Penularan Covid-19 Tertinggi pada Anak 12-15 Tahun

Penasihat kesehatan Pemerintah Inggris Chris Whitty mengatakan penularan Covid-19 saat ini tertinggi pada anak berusia 12 hingga 15 tahun.

DUNIA | 23 September 2021

Emir Qatar Desak Dunia Gandeng Taliban

Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani telah meminta para pemimpin dunia untuk tetap terlibat dengan Taliban di Afghanistan.

DUNIA | 23 September 2021

PAHO Pilih Argentina dan Brasil untuk Kembangkan Vaksin Covid-19

Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) memilih Argentina dan Brasil untuk mengembangkan vaksin Covid-19.

DUNIA | 22 September 2021

India Sita Heroin Afghanistan Senilai Rp 38,9 Triliun

Otoritas India telah menyita hampir 3 ton heroin yang berasal dari Afghanistan senilai sekitar 200 miliar rupee (Rp 38,9 triliun).

DUNIA | 22 September 2021

Survei: Hampir 80% Warga Palestina Ingin Presiden Abbas Mundur

Satu jajak pendapat baru menemukan bahwa hampir 80% warga Palestina ingin Presiden Mahmoud Abbas mengundurkan diri.

DUNIA | 22 September 2021

Tiongkok Janji Hentikan Pembangunan Pembangkit Listrik Batu Bara di Luar Negeri

Tiongkok tidak akan membangun proyek pembangkit listrik tenaga batu bara baru di luar negeri.

DUNIA | 22 September 2021

Akibat Covid-19, Sekitar 20% Warga Nigeria Kehilangan Pekerjaan

Sekitar 20% pekerja Nigeria kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19

DUNIA | 22 September 2021

Pakistan Tidak Buru-buru Akui Pemerintah Taliban di Afghanistan

Pemerintah Pakistan tidak akan terburu-buru untuk mengakui pemerintah Taliban di Afghanistan.

DUNIA | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Soal Kasus Pajak, Ini Pernyataan Bank Panin

Soal Kasus Pajak, Ini Pernyataan Bank Panin

NASIONAL | 29 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings