Uganda Cabut Sejumlah Pembatasan Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Uganda Cabut Sejumlah Pembatasan Covid-19

Minggu, 1 Agustus 2021 | 19:32 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kampala, Beritasatu.com- Otoritas Uganda mencabut beberapa pembatasan Covid-19 setelah 42 hari diterapkan, sementara pembatasan yang lain tetap berlaku. Seperti dilaporkan VOA, Sabtu (31/7/2021), karantina sekolah di Uganda tetap diberlakukan.

Menurut pemerintah, beberapa pekerja penting termasuk petugas kesehatan, petugas keamanan, guru, dan warga yang berusia di atas 45 tahun,wajib divaksinasi.

Jumat malam, Presiden Uganda Yoweri Museveni mengumumkan pencabutan sebagian karantina Covid-19 setelah 42 hari. Museveni mengatakan keputusan itu dibuat oleh Gugus Tugas Nasional setelah mempertimbangkan penurunan kasus, tingkat positif dan penerimaan rumah sakit.

Di antara faktor-faktor lain, gugus tugas juga mempertimbangkan tingkat kepatuhan terhadap keselamatan, prosedur oleh penduduk dan efek dari karantina terus menerus terhadap ekonomi dan penduduk. Namun, masih ada pembatasan bahkan dengan pencabutan sebagian karantina ini.

“Jam malam dipertahankan pukul 19.00. Nomor dua, boda bodas (ojek motor) sekarang diperbolehkan beroperasi hingga pukul 18.00. Mereka sekarang diizinkan membawa satu penumpang. Sekolah harus tetap ditutup sampai vaksinasi yang memadai dari populasi anak-anak berusia 12 hingga 18 tahun yang memenuhi syarat telah dilakukan,” kata Museveni.

Pusat-pusat bisnis sekarang diharuskan membersihkan jalur melalui kios-kios yang disewa dan tempat-tempat ibadah tetap ditutup selama 60 hari lagi. Selain itu, acara olahraga luar ruangan akan diadakan tanpa penonton, dan bar serta kegiatan olahraga dalam ruangan tetap ditutup sampai populasi cukup divaksinasi.

Dengan pencabutan sebagian penguncian ini, Museveni mengatakan Otoritas Perencanaan Nasional dan pejabat gugus tugas memproyeksikan bahwa kasus dapat dikurangi menjadi 85 per hari pada minggu ketiga dan 66 kasus per hari pada hari ke-28. Pejabat mendesak penduduk untuk mematuhi prosedur keselamatan standar untuk mengekang penyebaran virus corona.

Pada 29 Juli, Uganda telah mendaftarkan 252 kasus baru dengan 29 kasus kematian dalam 48 jam sebelumnya. Kasus terkonfirmasi kumulatif mencapai 93.927 kasus.

Angkutan umum telah diizinkan untuk beroperasi kembali dengan separuh jumlah penumpang normal dan kendaraan pribadi hanya diperbolehkan mengangkut tiga penumpang.

Menteri Kesehatan Uganda Jane Ruth Aceng mengatakan program vaksinasi massal Covid-19 terhambat oleh kekurangan vaksin secara global karena permintaan melebihi produksi.

Aceng mengatakan pemerintah Uganda telah mengeluarkan daftar vaksin yang dapat digunakan di negara itu termasuk Astrazeneca, Johnson dan Johnson, Pfizer-Biontech, Sinopharm, Sinovac, Sputnik V, Sputnik Light dan Moderna, menambahkan bahwa pejabat Kementerian Kesehatan melakukan segala kemungkinan. untuk mendapatkan vaksin.

“Strategi Pemerintah Uganda adalah vaksinasi massal dari populasi yang memenuhi syarat sebanyak 22 juta orang, mewakili 49,8% sebagai sarana pengendalian pandemi yang optimal dan pembukaan penuh perekonomian. Selain itu, pertimbangan akan diberikan kepada anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun dengan penyakit penyerta,” kata Aceng.

Dalam sambutan resmi, Museveni mengatakan sekolah harus terus mengajar secara daring, sesuatu yang membuat banyak sekolah dan siswa miskin tidak masuk.

Ismail Kisule, seorang guru sekolah swasta mengatakan tahun lalu sulit karena pendapatannya dipotong.

“Sejak lockdown pertama, kami tidak punya harapan untuk kembali mengajar. Artinya, kami belum dibayar. Jadi, ketika pemerintah mengatakan mereka akan menunggu sampai mereka memvaksinasi lebih banyak orang agar kami dapat melanjutkan pekerjaan, akan memperburuk situasi kami dan memaksa kami untuk berhenti mengajar,” keluh Kisule.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Rumah Warga Dibakar, Tentara Junta Disebut Tembak Mati Pendeta yang Coba Padamkan Api

Laporan portal berita Myanmar Now menyebutkan, tentara junta menembak mati seorang pendeta Kristen yang mencoba memadamkan api.

DUNIA | 23 September 2021

AS Janji Sumbangkan 500 juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Negara Lain

AS pada Rabu (22/9/2021) berjanji untuk membeli lagi 500 juta dosis vaksin Covid-19 untuk disumbangkan ke negara lain.

DUNIA | 23 September 2021

Jokowi Sebut Inklusivitas Prioritas Utama Kepemimpinan Indonesia pada G-20

Jokowi menegaskan, Indonesia akan berupaya agar G-20 dapat bekerja untuk kepentingan semua negara dan menjadikan inklusivitas sebagai prioritas utama.

DUNIA | 23 September 2021

Pidato di PBB, Jokowi Sampaikan Pandangan Soal Pandemi hingga Perdamaian Dunia

Jokowi menyampaikan pandangannya soal penanganan pandemi, pemulihan perekonomian global, ketahanan iklim, hingga perdamaian dalam keberagaman.

DUNIA | 23 September 2021

Inggris Sebut Penularan Covid-19 Tertinggi pada Anak 12-15 Tahun

Penasihat kesehatan Pemerintah Inggris Chris Whitty mengatakan penularan Covid-19 saat ini tertinggi pada anak berusia 12 hingga 15 tahun.

DUNIA | 23 September 2021

Emir Qatar Desak Dunia Gandeng Taliban

Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani telah meminta para pemimpin dunia untuk tetap terlibat dengan Taliban di Afghanistan.

DUNIA | 23 September 2021

PAHO Pilih Argentina dan Brasil untuk Kembangkan Vaksin Covid-19

Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) memilih Argentina dan Brasil untuk mengembangkan vaksin Covid-19.

DUNIA | 22 September 2021

India Sita Heroin Afghanistan Senilai Rp 38,9 Triliun

Otoritas India telah menyita hampir 3 ton heroin yang berasal dari Afghanistan senilai sekitar 200 miliar rupee (Rp 38,9 triliun).

DUNIA | 22 September 2021

Survei: Hampir 80% Warga Palestina Ingin Presiden Abbas Mundur

Satu jajak pendapat baru menemukan bahwa hampir 80% warga Palestina ingin Presiden Mahmoud Abbas mengundurkan diri.

DUNIA | 22 September 2021

Tiongkok Janji Hentikan Pembangunan Pembangkit Listrik Batu Bara di Luar Negeri

Tiongkok tidak akan membangun proyek pembangkit listrik tenaga batu bara baru di luar negeri.

DUNIA | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Kemenkeu Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 4%-5%

Kemenkeu Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 4%-5%

EKONOMI | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings