Logo BeritaSatu

Politik di Malaysia Panas, Anwar Ibrahim dan Mahathir Mohamad Dihalangi Masuk Gedung Parlemen

Senin, 2 Agustus 2021 | 14:49 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Kuala Lumpur, Beritasatu.com - Para pemimpin oposisi Malaysia termasuk Anwar Ibrahim dan Dr Mahathir Mohamad berkumpul di Lapangan Merdeka pada Senin (2/8/2021), setelah mereka dihalangi oleh pihak berwenang untuk memasuki gedung parlemen.

Pertemuan parlemen khusus hari Senin ditunda setelah deteksi kasus Covid-19 di Dewan Perwakilan Rakyat, tetapi anggota parlemen oposisi bersikeras untuk berkumpul untuk sesi tersebut, bersikeras bahwa mereka tidak setuju dengan penangguhan proses.

Anwar, seperti dikutip oleh Malay Mail mengatakan, pemerintah yang dipimpin Perdana Menteri Muhyiddin Yassin telah kehilangan dukungan mayoritas.

“Dari segi jumlah anggota parlemen, pemerintahan Muhyiddin telah jatuh, dan saya mendapat informasi bahwa, ada pihak lain yang mengajukan daftar yang meminta untuk keluar dari Perikatan Nasional. Jadi dengan 107 (Anggota Parlemen) di sini, ditambah mereka, pemerintah sudah jatuh,” klaimnya.

Mahathir dari Partai Pejuang mengatakan, pemerintah telah melanggar prinsip-prinsip demokrasi parlementer dan mengolok-olok keputusan raja. Partainya menyerukan perdana menteri dan Kabinet untuk mengambil jalan yang terhormat dan segera mundur dari jabatan mereka.

"Krisis politik yang berkelanjutan hanya dapat berakhir dengan cara ini dan perhatian penuh dapat diberikan pada upaya untuk memecahkan krisis kesehatan, ekonomi dan sosial yang melanda negara ini," menurut pernyataan itu.

Anggota parlemen oposisi menggelar spanduk menyerukan Muhyiddin dan Kabinet untuk mengundurkan diri.

Mereka berusaha untuk berbaris dari Lapangan Merdeka ke parlemen tetapi dilaporkan diblokir oleh Federal Reserve Unit (FRU). FRU biasanya diaktifkan untuk menangani kerusuhan.

Rombongan kemudian membubarkan dengan damai.

Pada hari Sabtu, sekretaris DPR mengatakan, rapat parlemen Senin akan ditunda ke waktu mendatang karena kasus Covid-19 terdeteksi di parlemen.

Sekretaris DPR mengatakan, parlemen diberitahu oleh perdana menteri tentang penundaan itu, dan itu sejalan dengan Tata Tertib 11(3).

Pertemuan parlemen khusus lima hari sebelumnya diselenggarakan untuk memungkinkan pemerintah memberi tahu anggota parlemen tentang tanggapan Covid-19 dan membuka jalan bagi parlemen hibrida yang akhirnya duduk. Hari terakhir pertemuan itu dijadwalkan berlangsung pada Senin.

Situasi politik di Malaysia menjadi panas, setelah proses parlemen minggu lalu dibayangi oleh pengumuman menteri hukum de facto Takiyuddin Hassan bahwa peraturan darurat yang diperkenalkan selama lockdown telah dicabut pada 21 Juli.

Namun pihak istana mengatakan, pemerintah telah mencabut peraturan tersebut tanpa persetujuan raja. "Yang Mulia menekankan bahwa pernyataan menteri di parlemen pada 26 Juli tidak akurat dan telah menyesatkan anggota parlemen," katanya.

Merespons sikap Raja Malaysia, Kantor Perdana Menteri menyatakan, tindakannya sesuai dengan hukum dan Konstitusi Malaysia



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: channelnewsasia.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Berkas Perkara Dinyatakan Lengkap Polri Serahkan Sambo Cs ke Jaksa

Ferdy Sambo dan 11 tersangka lain kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J dan obstruction of justice segera diserahkan ke jaksa.

NEWS | 29 September 2022

Kasus dan Kematian Covid-19 Jakarta sampai 28 September 2022

Infografik tentang data kasus dan jumlah kematian Covid-19 di Jakarta sampai tanggal 28 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Jumlah Penerima Vaksin Covid-19 sampai 28 September 2022

Infografik tentang data jumlah penerima vaksin Covid-19 di Indonesia sampai dengan tanggal 28 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia sampai 28 September 2022

Infografik tentang data dan tren kasus aktif Covid-19 di Indonesia sampai dengan tanggal 28 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi pada 28 September 2022

Infografik tentang data angka prevalensi Covid-19 di 10 provinsi di Indonesia pada tanggal 28 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Partai Demokrat Tetap Ingin AHY Ikut Pilpres 2024

Koordinator Juru bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menegaskan partainya terbuka mengusung Anies Baswedan sebagai capres.

NEWS | 29 September 2022

Puan Tanam Padi Bareng Petani dan Borong Sayur-Mayur di Bali

Dalam kunjungan kerjanya di Bali, Ketua DPR Puan Maharani meninjau lokasi pertanian di Kabupaten Badung. Ia juga ikut menanam padi bersama petani.

NEWS | 29 September 2022

Puan Maharani Tegaskan PDIP Siap Usung Calon Presiden Sendiri

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menyatakan partainya siap mengusung calon presiden (capres) sendiri pada Pilpres 2024.

NEWS | 29 September 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 28 September 2022

Infografik tentang data positivity rate Covid-19 di Indonesia sampai dengan tanggal 28 September 2022.

NEWS | 29 September 2022

Tim Putri BIN O2C Berpeluang ke Babak Kedua Livoli

Tim putri BIN O2C Bandung dan PLN Batam berpeluang ke babak delapan besar kompetisi bola voli Livoli Divisi I.

NEWS | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Berkas Perkara Dinyatakan Lengkap Polri Serahkan Sambo Cs ke Jaksa

Berkas Perkara Dinyatakan Lengkap Polri Serahkan Sambo Cs ke Jaksa

NEWS | 4 jam yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings