AS Dukung Peran ASEAN dalam Merestorasi Demokrasi di Myanmar
Selasa, 3 Agustus 2021 | 16:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan, di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat (AS), Selasa (2/8/2021). Dalam pertemuan itu, keduanya juga membahas isu kawasan dan global yang menjadi perhatian dan kepentingan bersama kedua negara, salah satunya perkembangan di Myanmar.
“Terkait perkembangan di Myanmar, Sullivan menyampaikan dukungan AS terhadap peran ASEAN, termasuk dalam upaya merestorasi demokrasi dan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Myanmar dalam menghadapi pandemi Covid-19,” sebut siaran pers Kementerian Luar Negeri, Selasa (3/8/2021).
Menlu dan penasihat keamanan AS juga membahas tentang kerja sama di kawasan Indo-Pasifik dan proses perdamaian Afghanistan serta lingkungan hidup. Menlu mengatakan pentingnya semua pihak dapat terus berkontribusi bagi upaya menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo Pasifik.
Menlu menambahkan, Indonesia menyampaikan ASEAN terbuka melakukan kerjasama konkret bagi pelaksanaan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific, dengan fokus pada 4 prioritas, yaitu kerjasama di bidang maritim, konektivitas, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), dan perdagangan investasi.
Menyinggung isu Afghanistan, keduanya berkomitmen untuk terus mendorong proses perdamaian di Afghanistan yang diterima oleh seluruh pihak serta sesuai keinginan rakyat Afghanistan. Menlu Retno menyampaikan bahwa Indonesia akan melanjutkan kerjasama dengan Afghanistan, terutama di bidang pemberdayaan perempuan.
Pada hari yang sama, Menlu Retno juga bertemu dengan Senator Tammy Duckworth, dari Illinois. Senator Tammy yang pernah tinggal di Indonesia lebih dari 7 tahun itu sampaikan komitmennya untuk terus mendorong penguatan kemitraan strategis Indonesia dan AS.
Senator Tammy termasuk dari orang yang mendorong upaya kolaborasi Indonesia-AS dalam menghadapi pandemi ini. Keduanya juga bertukar pikiran mengenai perkembangan isu kawasan yang menjadi perhatian bersama seperti Myanmar, Afghanistan dan Indo-Pasifik.
Sumber: BeritaSatu.com
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI
Mahasiswa UI Dibunuh, Ketua Himpunan Sastra Rusia Tak Sangka Stafnya Tewas di Tangan Teman Kontrakannya
Soal Maju Jadi Cawapres, Khofifah Belum Dapat Lampu Hijau dari PBNU
Wisata Taman Rekreasi Pesawat, Nikmati Detik-Detik Pesawat Terbang dan Kuliner Seru
Hasil Arsenal vs Man City: Dramatis, Meriam London Juara Community Shield Lewat Adu Penalti
Hasil Man Utd vs Athletic Bilbao 1-1: Pellistri Selamatkan Setan Merah dari Kekalahan
B-FILES
Urgensi Mitigasi Risiko Penyelenggara Pemilu 2024
Zaenal Abidin
Identitas Indonesia
Yanto Bashri
Jokowi Apa Kehendakmu?
Guntur Soekarno
Hasil Arsenal vs Man City: Dramatis, Meriam London Juara Community Shield Lewat Adu Penalti




