Logo BeritaSatu

Dalam 6 Bulan, Arab Saudi Sudah Eksekusi 40 Orang

Rabu, 4 Agustus 2021 | 12:33 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

London, Beritasatu.com- Arab Saudi meningkatkan eksekusi mati pada paruh pertama tahun 2021. Menurut laporan Amnesty International, Selasa (3/8/2021), Saudi mengeksekusi setidaknya 40 orang antara Januari dan Juli 2021, lebih banyak dari keseluruhan tahun 2020.

Seperti dilaporkan Al Jazeera, kata Amnesty yang berbasis di Inggris, Arab Saudi telah meningkatkan eksekusi pada paruh pertama tahun 2021 menyusul penurunan selama kepresidenan G20 pada tahun 2020, menurut kelompok hak asasi yang berbasis di Inggris.

Pada Selasa, kelompok hak asasi manusia itu menyatakan, kerajaan Saudi mengeksekusi setidaknya 40 orang antara Januari dan Juli 2021, jauh lebih banyak daripada sepanjang tahun lalu.

Meskipun Arab Saudi mengeksekusi rekor 185 orang pada tahun 2019, Komisi Hak Asasi Manusia yang didukung banyak negara menyatakan pada Januari bahwa kerajaan telah mengurangi jumlah eksekusi sebesar 85% pada tahun 2020, dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Alhasil Saudi menempatkan jumlah eksekusi untuk tahun 2020 menjadi 27 orang.

Amnesty menyatakan eksekusi mati telah dilanjutkan segera setelah Arab Saudi menyerahkan kursi kepresidenan Kelompok 20 negara kaya ke Italia, dengan sembilan orang dieksekusi pada Desember 2020 saja.

“Jeda singkat dalam represi yang bertepatan dengan tuan rumah KTT G20 di Arab Saudi November lalu menunjukkan bahwa ilusi reformasi hanyalah dorongan kehumasan,” kecam Lynn Maalouf, wakil direktur untuk Timur Tengah dan Afrika Utara di Amnesty International.

Menurut kelompok hak asasi tersebut, eksekusi terjadi setelah hukuman dalam pengadilan yang sangat tidak adil, dirusak oleh klaim penyiksaan selama penahanan pra-ajudikasi yang mengarah pada “pengakuan’ paksa yang secara sistematis gagal diselidiki oleh penuntut.”

Jumlah esekusi Saudi termasuk eksekusi pada Juni 2021 terhadap seorang pria karena pelanggaran yang dikatakan kelompok hak asasi manusia yang dia lakukan saat berusia di bawah 18 tahun. Meskipun demikian, Arab Saudi menyatakan telah menghapus hukuman mati untuk banyak kejahatan masa kanak-kanak.

Kantor media pemerintah Saudi tidak segera menanggapi permintaan komentar atas laporan Amnesty.

Dalam laporan tersebut, Amnesty juga menyatakan telah terjadi peningkatan tindakan keras terhadap aktivis hak asasi manusia dan pembangkang. Hal ni merujuk pada kasus 13 aktivis yang diadili, dijatuhi hukuman atau diratifikasi hukumannya setelah apa yang dikatakan Amnesty sebagai pengadilan yang sangat tidak adil di hadapan Pengadilan Kriminal Khusus (SCC).



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Maruarar: Erick Thohir, Menteri yang Sangat Dipercaya Jokowi

Maruarar memuji kepemimpinan Erick Thohir selama tiga tahun menakhodai Kementerian BUMN, dan telah banyak meluncurkan berbagai inovasi.

NEWS | 29 November 2022

Komisi I DPR Belum Bisa Lakukan Fit and Proper Test Calon Panglima TNI

Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid menegaskan pihaknya belum bisa langsung melakukan fit and proper test kepada calon Panglima TNI.

NEWS | 29 November 2022

RUU KUHP Sudah Clear, Tidak Ada Pembahasan Lagi

Ketua Komisi III DPR tidak akan membuka lagi pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

NEWS | 29 November 2022

Persentase Elektabilitas PDIP apabila Tidak Usung Ganjar pada Pilpres 2024

Elektabilitas PDI Perjuangan (PDIP) cukup merosot jika tidak memilih dan mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai capres pada Pilpres 2024.

NEWS | 29 November 2022

Simulasi Pilpres: Duet Ganjar-Prabowo Terkuat, Menang Satu Putaran

Survei Charta Politika Indonesia menunjukkan duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto bakal menjadi pasangan capres-cawapres terkuat pada Pilpres 2024.

NEWS | 29 November 2022

Survei Charta Politika, Elektabilitas PDIP Masih Teratas

Elektabilitas PDI Perjuangan (PDIP) masih teratas dalam survei Charta Politika. Survei dilakukan pada 4-12 November 2022.

NEWS | 29 November 2022

Maruarar Sirait Tantang Mahasiswa UPH Jadi Pemimpin Masa Depan

"Jangan-jangan salah satu pemuda yang diinginkan Bung Karno adalah adik-adik mahasiswa UPH ini," kata Maruarar Sirait.

NEWS | 29 November 2022

Kemajuan Teknologi Pendidikan Dukung Kinerja Guru

Pandemi Covid-19 menjadi titik balik perjuangan guru-guru Indonesia, terutama dalam penggunaan teknologi pendidikan.

NEWS | 29 November 2022

Lebih dari 3.000 Mahasiswa RI Kuliah di Inggris Setiap Tahunnya

Namun, jumlah mahasiswa Indonesia yang kuliah di Inggris masih sedikit apabila dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

NEWS | 29 November 2022

Jika Tanpa PDIP, Mayoritas Pemilih Ingin Ganjar Diusung Golkar dan PKB

Mayoritas pemilih menginginkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diusung Partai Golkar dan PKB jika pada akhirnya PDIP tidak mengusung Ganjar.

NEWS | 29 November 2022


TAG POPULER

# Ferdy Sambo


# Impor Beras


# UMP DKI Jakarta


# Pemimpin Berambut Putih


# Adian Napitupulu


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
DJP Optimistis Penerimaan Pajak 2022 Lampaui Rp 1.485 T

DJP Optimistis Penerimaan Pajak 2022 Lampaui Rp 1.485 T

EKONOMI | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE