Menlu Saudi: Dominasi Hizbullah “Biang Kerok” Krisis Lebanon
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menlu Saudi: Dominasi Hizbullah “Biang Kerok” Krisis Lebanon

Kamis, 5 Agustus 2021 | 12:34 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Riyadh, Beritasatu.com- Desakan Hizbullah untuk memaksakan hegemoninya di negara Lebanon adalah penyebab utama atau biang kerok krisis. Seperti dilaporkan Arabnews, tudingan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan pada Rabu (4/8/2021).

Berbicara pada konferensi internasional tentang Lebanon yang menandai peringatan tahun pertama ledakan Pelabuhan Beirut, Pangeran Faisal bin Farhan mendesak para politisi Lebanon untuk melawan perilaku organisasi Hizbullah. Tindakan tersebut diperlukan guna mencapai keinginan rakyat Lebanon untuk memerangi korupsi dan menerapkan reformasi di negara yang dilanda krisis.

Pangeran Faisal menambahkan bahwa bantuan apa pun yang diberikan ke Lebanon oleh Kerajaan Saudi bergantung pada reformasi serius yang dilakukan sambil memastikan uang itu sampai ke penerima manfaat dan tidak disedot oleh para pejabat korup.

"Kami prihatin bahwa penyelidikan ledakan pelabuhan Beirut belum membuahkan hasil yang nyata," kata menteri luar negeri.

Pangeran Faisal memuji upaya Prancis dan komunitas internasional untuk mendukung Lebanon dan rakyatnyaTapi dia menekankan perlunya upaya ini disertai dengan reformasi nyata untuk mengatasi krisis ekonomi dan politik yang melanda Lebanon.

Pangeran Faisal menegaskan kembali solidaritas Kerajaan yang berkelanjutan dengan rakyat Lebanon di saat krisis dan tantangan, dan menekankan komitmen Arab Saudi terhadap kontribusinya terhadap rekonstruksi dan pengembangan Lebanon.

“Kerajaan adalah salah satu negara pertama yang menanggapi pemberian bantuan kemanusiaan ke Lebanon setelah ledakan mengerikan yang terjadi tepat setahun yang lalu di pelabuhan Beirut melalui Bantuan dan Bantuan Kemanusiaan Raja Salman.masuk (KSRelief). KSRelief terus melaksanakan programnya di Beirut hingga hari ini,” kata Pangeran Faisal.

Kantor Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan konferensi donor untuk meningkatkan bantuan darurat bagi ekonomi Lebanon yang lumpuh pada hari Rabu mengumpulkan US$ 370 juta (Rp 5,3 triliun).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Fiji Akan Buka Kembali Perbatasan, Sambil Perangi Pandemi Covid-19

Fiji berencana untuk membuka kembali bagi pariwisata mancanegara pada November.

DUNIA | 20 September 2021

Bencana Iklim Paksa 100.000 Warga Burundi Mengungsi

Bencana alam yang dipicu oleh perubahan iklim telah memaksa lebih dari 100.000 orang meninggalkan rumah mereka di Burundi dalam beberapa tahun terakhir.

DUNIA | 20 September 2021

Taliban Minta Bantuan Asing untuk Atasi Pengungsi Afghanistan

Seorang pemimpin Taliban meminta tindakan dan bantuan dari masyarakat internasional, termasuk lembaga donor, untuk mengatasi pengungsi Afghanistan

DUNIA | 20 September 2021

Kebakaran Hutan California Ancam 2.000 Pohon Raksasa Sequoia

Kebakaran hutan di California, Amerika Serikat (AS) mengancam sekitar 2.000 pohon raksasa Sequoia.

DUNIA | 20 September 2021

Presiden Uganda Sambut Inisiatif Kerja Sama Bilateral

Presiden Uganda Yoweri Museveni menyambut anusias insiatif kerja sama bilateral.

DUNIA | 20 September 2021

Akhir September, India Akan Buka Kembali Pariwisata Mancanegara

India berencana untuk membuka kembali pariwisata mancanegara pada akhir September setelah penangguhan akibat pandemi Covid-19.

DUNIA | 20 September 2021

Citra Satelit Buktikan Korut Perluas Fasilitas Nuklir

Citra satelit menunjukkan Korea Utara (Korut) memperluas fasilitas nuklir Yongbyon.

DUNIA | 20 September 2021

Prancis Tuduh Australia Berbohong Soal Kesepakatan Kapal Selam

Prancis menuduh sekutu lama Australia dan AS berbohong atas pakta keamanan sehingga pemerintah Australia membatalkan kontrak untuk membeli kapal selam Prancis

DUNIA | 20 September 2021

Taliban Perintahkan Karyawati Pemkot Kabul Tinggal di Rumah

Taliban memerintahkan karyawati di pemerintah kota Kabul, Afghanistan untuk tinggal di rumah.

DUNIA | 20 September 2021

Malaysia Akan Beri Vaksin Penguat Covid-19

Otoritas Malaysia akan memberikan vaksin penguat Covid-19 pada orang-orang yang berisiko tinggi termasuk garda depan perawatan kesehatan dan orang tua

DUNIA | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
PKM Jawa-Bali Diperpanjang 2 Pekan, Luhut: Tak Ada Perubahan Drastis

PKM Jawa-Bali Diperpanjang 2 Pekan, Luhut: Tak Ada Perubahan Drastis

KESEHATAN | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings