Logo BeritaSatu

IMF Tangguhkan Akses Dana Afghanistan

Jumat, 20 Agustus 2021 | 11:30 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan Afghanistan tidak akan lagi dapat mengakses sumber daya pemberi pinjaman. Seperti dilaporkan BBC, Kamis (19/8/2021), langkah itu menyusul pengambilalihan Taliban atas Afghanistan pada akhir pekan lalu.

Seorang juru bicara IMF mengatakan penangguhan itu karena kurangnya kejelasan dalam masyarakat internasional atas pengakuan pemerintah di Afghanistan. Setidaknya sumber daya lebih dari US$ 370 juta (Rp 5,33 triliun) dari IMF telah ditetapkan untuk tiba di Afghanistan pada 23 Agustus.

Dana ini merupakan bagian dari respon IMF global terhadap krisis ekonomi. Akses ke cadangan IMF dalam aset Hak Penarikan Khusus (SDR), yang dapat dikonversi ke uang yang didukung pemerintah, juga telah diblokir. SDR adalah unit pertukaran IMF berdasarkan sterling, dolar, euro, yen, dan yuan.

"Seperti biasa, IMF dipandu oleh pandangan masyarakat internasional," tambah juru bicara itu.

Kepada BBC, penangguhan terjadi setelah seorang pejabat dari pemerintahan Biden mengatakan aset bank sentral apa pun yang dimiliki pemerintah Afghanistan di AS tidak akan tersedia untuk Taliban.

Dalam satu surat kepada Menteri Keuangan AS Janet Yellen, anggota Kongres menyerukan jaminan bahwa Taliban tidak akan menerima bantuan yang didukung AS.

"Potensi alokasi SDR untuk menyediakan hampir setengah miliar dolar dalam likuiditas tanpa syarat kepada rezim dengan sejarah mendukung aksi teroris terhadap Amerika Serikat dan sekutunya sangat memprihatinkan," tulis 17 penandatangan.

Sebelumnya, kepala bank sentral Afghanistan mengatakan AS telah memutus akses ke asetnya, sekitar US$ 7 miliar (Rp 100 triliun) di antaranya disimpan di Federal Reserve AS.

Ajmal Ahmady, yang melarikan diri dari negara itu pada akhir pekan, men-cuit bahwa total cadangan Da Afghanistan Bank sekitar US$ 9 miliar (Rp 129,6 triliun) pada minggu lalu.

Namun Ahmady mengatakan sesuai standar internasional, sebagian besar disimpan dalam aset yang aman dan likuid seperti obligasi Depkeu AS dan emas di luar negeri.

"Mengingat Taliban masih dalam daftar sanksi internasional, diharapkan (dikonfirmasi?) bahwa aset tersebut akan dibekukan dan tidak dapat diakses oleh Taliban. Kami dapat mengatakan bahwa dana yang dapat diakses oleh Taliban mungkin 0,1-0,2% dari total cadangan internasional Afghanistan. Tidak banyak,"cuit Ahmady.

Ahmady menambahkan bahwa pengiriman dolar fisik yang ditangguhkan Washington menyebabkan mata uang Afghanistan terdepresiasi. Mata uang Afghanistan, Afghani, telah jatuh ke rekor terendah.

"Saya percaya bank lokal telah memberi tahu pelanggan bahwa mereka tidak dapat mengembalikan dolar mereka - karena [Bank Da Afghanistan] belum memasok bank dengan dolar. Ini benar. Bukan karena dana telah dicuri atau disimpan di lemari besi, tetapi karena semua dolar ada di rekening internasional yang telah dibekukan," cuitnya.

Pada Juni, IMF memberikan Afghanistan angsuran pinjaman terbaru yang telah disetujui pada bulan November. Pada bulan yang sama, PBB menerbitkan satu laporan yang menyatakan bahwa "sumber utama pendanaan Taliban tetap kegiatan kriminal," termasuk "perdagangan narkoba dan produksi opium, pemerasan, penculikan untuk tebusan, eksploitasi mineral dan pendapatan dari pengumpulan pajak di daerah-daerah di bawah kendali atau pengaruh Taliban."

Bank Dunia juga mendanai banyak proyek pembangunan di negara itu dan telah memberi Afghanistan US$ 5,3 miliar (Rp 76,33 triliun) sejak 2002. Bank Dunia belum menanggapi permintaan BBC untuk mengomentari status pendanaan ini saat ini. Raksasa pengiriman uang independen Western Union juga telah menangguhkan layanan pengiriman uang ke Afghanistan "sampai pemberitahuan lebih lanjut".



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ferdy Sambo Akui Tidak Jujur Saat Diperiksa Uji Kebohongan

Ferdy Sambo akui tidak jujur saat diperiksa poligraf atau alat uji kebohongan terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir J. 

NEWS | 7 Desember 2022

Efek Bom Bandung, Pengamanan Pernikahan Kaesang Dipertebal

Pengamanan pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono akan dipertebal mengingat adanya peristiwa bom Bandung. 

NEWS | 7 Desember 2022

Percaya 1.000%, Ferdy Sambo Mengaku Putri Candrawathi Cinta Pertamanya

Ferdy Sambo mengaku Putri Candrawathi merupakan cinta pertamanya. Untuk itu, Sambo percaya 1.000% Putri Candrawathi dilecehkan oleh Brigadir J. 

NEWS | 7 Desember 2022

Ferdy Sambo Kukuh Tak Perintahkan Eliezer Tembak Brigadir J

Mantan Kadiv Propam, Ferdy Sambo kukuh mengeklaim tak perintahkan Richard Eliezer atau Bharada E untuk menembak Brigadir J.

NEWS | 7 Desember 2022

Pengadilan AS Tolak Gugatan ke Putra Mahkota Saudi atas Kematian Khashoggi

Pengadilan AS menolak kasus gugatan ke Putra Mahkota Saudi (Arab Saudi), Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) atas kasus kematian wartawan.

NEWS | 7 Desember 2022

Jenguk Korban Bom Bandung, Mahfud MD: Jaringan Teroris Masih Ada

Mahfud MD menyatakan, bom Bandung menunjukkan jaringan teroris masih ada. Agus Sujatno, pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar merupakan residivis.

NEWS | 7 Desember 2022

Dilibatkan di Skenario Baku Tembak, Putri Candrawathi Ngomel ke Ferdy Sambo

Putri Candrawathi sempat memarahi Ferdy Sambo karena dilibatkan dalam skenario fiktif terkait penyebab tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 7 Desember 2022

Kasus Korupsi, KPK Tangkap Bupati Bangkalan Ra Latif

KPK membenarkan telah menangkap Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron atau Ra Latif terkait kasus dugaan korupsi.

NEWS | 7 Desember 2022

2 Mobil Relawan Gempa Cianjur Kecelakaan di Tol Cipali, 1 Orang Tewas

Dua dari enam mobil rombongan relawan gempa Cianjur asal Indramayu terlibat kecelakaan di ruas Jalan Tol Cipali, Subang, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022).

NEWS | 7 Desember 2022

Polisi Gelar Rekonstruksi Mayat Perempuan di Kolong Tol Becakayu

Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan seorang wanita yang mayatnya dibuang di kolong Tol Becakayu, Jakarta Timur.

NEWS | 7 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Liga 1: Arema FC Bekuk Dewa United 2-0

Liga 1: Arema FC Bekuk Dewa United 2-0

BOLA | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE