Ekonomi Global Merugi Tajam Akibat Perubahan Iklim
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ekonomi Global Merugi Tajam Akibat Perubahan Iklim

Selasa, 24 Agustus 2021 | 22:52 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jenewa, Beritasatu.com- Ekonom memperingatkan kerugian ekonomi global yang tajam akan terjadi akibat perubahan iklim. Ekonomi dunia, terutama negara-negara miskin, akan membayar "harga tertinggi" jika tidak ada tindakan yang diambil di tingkat global.

"Perubahan iklim ada di sini, kita perlu bertindak sekarang," kata Jerome Haegeli, kepala ekonom Perusahaan Reasuransi Swiss (SwissRe) kepada Xinhua, Senin (23/8/2021), seraya memperingatkan kerugian ekonomi global yang tajam.

Haegeli yang juga redaktur pelaksana laporan ekonomi dunia, mengatakan timnya menyimpulkan bahwa ekonomi global mungkin kehilangan 10% dari produk domestik bruto (PDB) globalnya pada tahun 2048 jika suhu naik pada kecepatan saat ini, dengan negara-negara di Global Selatan lebih terpengaruh daripada di Utara.

Haegeli mengatakan negara-negara di Asia Tenggara seperti Malaysia dan Filipina "sangat rentan" terhadap perubahan iklim. Negara-negara itu bisa kehilangan hingga 46% dari PDB mereka pada akhir abad ini jika suhu meningkat 3 derajat Celcius dibandingkan tahun 1800-an.

Menurut ekonom, negara-negara ini, dengan kepadatan penduduk yang besar di sepanjang pantainya dan terletak di daerah tropis, "sangat rentan" terhadap kenaikan suhu.

Namun, kata Haegeli, negara-negara di belahan bumi utara, yang menurut laporan tersebut akan lebih sedikit kehilangan, harus berbuat lebih banyak.

"Kita harus melakukan apa yang benar secara global," katanya, seraya menekankan bahwa negara-negara maju harus mendukung Dana Iklim Hijau US$ 100 miliar (Rp 1.4338 triliun) untuk membantu negara-negara berkembang mengatasi dampak kenaikan suhu.

Sinyal alarm telah berbunyi di seluruh dunia ketika Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim menyatakan pada 9 Agustus bahwa dunia akan mencapai pemanasan 1,5 derajat Celcius pada tahun 2040.

Haegeli mengatakan, laporan SwissRe adalah pandangan realistis bahwa "kita tertinggal" dalam hal pengurangan emisi gas rumah kaca dan bahwa "Perjanjian Paris masih jauh."



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dubes Ade Padmo Dukung Kerja Sama Indonesia-Yordania

Dubes Ade Padmo Sarwono menyatakan IJBC sebagai mitra KBRI Amman akan terus bersinergi untuk membantu kerja sama Indonesia-Yordania.

DUNIA | 27 November 2021

Singapura Wajibkan Tes Antigen Pelancong dari Malaysia

Singapura mewajibkan semua pelancong yang tiba dari Malaysia melalui jalur perjalanan bagi orang yang sudah divaksin untuk melakukan tes cepat antigen.

DUNIA | 28 November 2021

Sembunyi di Roda Pesawat, Pria Guatemala Tiba di Miami

Penumpang gelap asal Guatemala yang bersembunyi di bilik roda pendarat pesawat yang terbang ke Miami, Florida, Amerika Serikat, tiba dengan selamat.

DUNIA | 28 November 2021

Warga Korut yang Kabur dari Penjara Tiongkok Ditangkap

Polisi Tiongkok telah menangkap seorang warga Korea Utara (Korut) yang melakukan pelarian berani dari penjara pada bulan Oktober.

DUNIA | 28 November 2021

Kerusuhan di Solomon, 3 Mayat Hangus Terbakar Ditemukan

Tiga mayat hangus ditemukan di sebuah gedung yang terbakar di kawasan Pecinan di ibu kota Kepulauan Solomon, Honiara.

DUNIA | 28 November 2021

Varian Omicron, Australia Berlakukan Tes Saat Kedatangan

New South Wales, negara bagian terpadat di Australia melakukan tes Covid-19 terhadap orang-orang yang memasuki negara itu pada Minggu.

DUNIA | 28 November 2021

Kelas Dipisah, Taliban Izinkan Wanita Afghanistan Kuliah

Kaum wanita Afghanistan akan diizinkan untuk belajar di universitas. Tetapi akan ada larangan untuk kelas campuran dengan pria.

DUNIA | 28 November 2021

Israel Gunakan Cara Lawan Teroris untuk Lacak Omicron

Negara itu akan memakai cara kontra-terorisme, teknologi pelacakan telepon untuk menahan penyebaran varian Omicron.

DUNIA | 28 November 2021

Varian Omicron, Swiss Tambah 5 Negara di Daftar Karantina

Swiss memperluas persyaratan karantina untuk membendung penyebaran Omicron kepada para pelancong dari Inggris, Republik Ceko, Belanda, Mesir dan Malawi.

DUNIA | 28 November 2021

Sindir Tiongkok, AS Puji Afsel Cepat Identifikasi Omicron

AS memuji Afrika Selatan (Afsel) pada hari Sabtu (27/11/2021) karena dengan cepat mengidentifikasi jenis Covid-19 baru yang disebut Omicron.

DUNIA | 28 November 2021


TAG POPULER

# Indonesia Terbuka


# Bambang Soesatyo


# Pemuda Pancasila


# Penerima Vaksin Covid-19


# Penghinaan Etnis



TERKINI
Singapura Wajibkan Tes Antigen Pelancong dari Malaysia

Singapura Wajibkan Tes Antigen Pelancong dari Malaysia

DUNIA | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings