Bank Dunia Hentikan Dana Bantuan untuk Afghanistan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bank Dunia Hentikan Dana Bantuan untuk Afghanistan

Kamis, 26 Agustus 2021 | 17:58 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Bank Dunia telah menghentikan pendanaan untuk proyek-proyek di Afghanistan setelah Taliban menguasai negara itu. Seperti dilaporkan BBC, Rabu (25/8/2021), pernyataan Bank Dunia mengutip kekhawatiran tentang bagaimana pengambilalihan Taliban akan memengaruhi "prospek pembangunan negara, terutama bagi perempuan".

Langkah Bank Dunia itu dilakukan hanya beberapa hari setelah Dana Moneter Internasional (IMF) menangguhkan pembayaran ke Afghanistan. Pemerintahan Biden juga telah membekukan aset bank sentral Afghanistan yang disimpan di Amerika Serikat (AS).

“Kami telah menghentikan pencairan dana dalam operasi kami di Afghanistan dan kami memantau dan menilai situasi dengan cermat sesuai dengan kebijakan dan prosedur internal kami,” kata juru bicara Bank Dunia kepada BBC.

Sejak 2002, lembaga keuangan yang berbasis di Washington telah memberikan komitmen lebih dari US$ 5,3 miliar (Rp 76,2 triliun) untuk proyek-proyek rekonstruksi dan pembangunan di Afghanistan.

"Kami akan terus berkonsultasi secara erat dengan komunitas internasional dan mitra pembangunan. Bersama dengan mitra kami, kami mencari cara agar kami dapat tetap terlibat untuk mempertahankan hasil pembangunan yang diperoleh dengan susah payah dan terus mendukung rakyat Afghanistan,” ujarnya.

Pada Jumat, Bank Dunia menyatakan kepada staf bahwa tim yang berbasis di Kabul dan keluarga dekat mereka telah dievakuasi dengan aman dari Afghanistan ke Pakistan.

Keputusan Bank Dunia untuk menangguhkan pembayaran ke Afghanistan adalah keputusan yang tepatmembuktikan pukulan keuangan untuk pemerintah baru negara itu.

Pekan lalu, IMF mengumumkan bahwa Afghanistan tidak akan lagi dapat mengakses sumber daya pemberi pinjaman global.

Seorang juru bicara IMF mengatakan itu karena "kurangnya kejelasan dalam masyarakat internasional" atas pengakuan pemerintah di Afghanistan.

Sekitar US$ 440 juta (Rp 6,32 triliun) cadangan moneter baru telah ditetapkan untuk tersedia bagi negara itu mulai 23 Agustus.

Pada hari-hari setelah Taliban menguasai Kabul, Gedung Putih menyatakan aset apa pun yang dimiliki bank sentral Afghanistan di AS tidak akan diberikan kepada Taliban.

Da Afghanistan Bank memiliki cadangan sekitar US$ 9 miliar (Rp 129 triliun), yang sebagian besar disimpan di AS.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Thailand Sita Hampir 900 Kg Sabu Tujuan Taiwan

Pihak berwenang Thailand mencegat hampir 900 kg sabu berbentuk kristal metamfetamin dengan tujuan Taiwan.

DUNIA | 5 Desember 2021

Varian Omicron, Inggris Perketat Aturan Perjalanan

Wisatawan yang menuju ke Inggris sekarang harus mengikuti tes Covid sebelum keberangkatan mereka dalam upaya untuk membatasi penyebaran virus Omicron

DUNIA | 5 Desember 2021

India Konfirmasi Kasus Omicron Keempat

India mengonfirmasi kasus keempat varian virus corona Omicron pada Minggu (5/12/2021).

DUNIA | 5 Desember 2021

Ribuan Orang Protes Aturan Pembatasan Covid-19 di Belanda

Ribuan orang berkonvoi di kota Utrecht, Belanda tengah pada Sabtu (4/12/2021) untuk memprotes pembatasan virus corona baru

DUNIA | 5 Desember 2021

Maroko Gagalkan Penyelundupan 9 Ton Ganja

Polisi Maroko telah menggagalkan upaya penyelundupan 8,99 ton ganja di dekat Casablanca

DUNIA | 5 Desember 2021

Prancis Evakuasi 300 Orang dari Afghanistan

Prancis mengevakuasi lebih dari 300 orang dari Afghanistan.

DUNIA | 5 Desember 2021

Singapura Laporkan 743 Kasus Baru Covid-19

Singapura melaporkan 743 kasus baru Covid-19 pada Sabtu (4/12/2021), angka terendah sejak 13 September.

DUNIA | 5 Desember 2021

PBB Sebut ISIS Lakukan Kejahatan Perang di Penjara Irak

Setidaknya 1.000 tahanan yang didominasi Syiah dibunuh secara sistematis oleh ISIS di penjara Mosul, Irak tahun 2014.

DUNIA | 5 Desember 2021

AS Minta Sejumlah Negara Percepat Atasi Pemanasan Global

Tiongkok, India, Rusia, dan sejumlah negara harus bergerak lebih cepat untuk membantu dunia menghindari dampak terburuk pemanasan global.

DUNIA | 5 Desember 2021

Mendagri Portugal Mundur akibat Skandal Mobil Dinas

Menteri Dalam Negeri Portugal, Eduardo Cabrita mengundurkan diri pada Jumat (3/12/2021) di tengah skandal kecelakaan fatal yang melibatkan mobil dinasnya. 

DUNIA | 5 Desember 2021


TAG POPULER

# Semeru


# Omicron


# Mahasiswi Bunuh Diri


# Pasien Covid-19


# Monumen Pahlawan Covid-19



TERKINI
Persepsi Publik Bahwa Ekonomi Buruk Makin Berkurang

Persepsi Publik Bahwa Ekonomi Buruk Makin Berkurang

EKONOMI | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings