Arab Saudi Ancam Denda atau Penjara untuk Pengguna Ponsel di Sekolah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Arab Saudi Ancam Denda atau Penjara untuk Pengguna Ponsel di Sekolah

Rabu, 1 September 2021 | 14:17 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jeddah, Beritasatu.com- Kementerian Pendidikan Arab Saudi menyatakan orang yang mengambil foto atau video di dalam fasilitas pendidikan dapat menghadapi ancaman denda SR500,000 (Rp 1,91 miliar) atau hukuman satu tahun penjara. Seperti dilaporkan Arabnews, Selasa (31/8/2021), larangan penggunaan ponsel di dalam sekolah di Arab Saudi mendapat sambutan hangat dari para pengacara dan siswa.

Mandat baru datang beberapa hari setelah awalnya otoritas mengizinkan ponsel di sekolah untuk tahun ajaran baru. Ada beberapa pengecualian untuk aturan tersebut tetapi larangan ponsel bertujuan untuk melindungi privasi lebih dari 6 juta siswa di Arab Saudi, bersama dengan guru dan karyawan sekolah.

Menurut Kantor Kejaksaan, kementerian juga menekankan bahwa pembuatan video di dalam sekolah atau fasilitas pendidikan selalu melanggar hukum.

Tala Abdulrahman, siswa kelas 9, mengaku akan malu melihat foto dirinya diposting di media sosial tanpa persetujuannya dan aturan baru itu membantu.

“Beberapa gadis jahat dan mereka suka mengolok-olok cara beberapa guru berpakaian atau jika seorang gadis di kelas memiliki rambut acak-acakan,” kata gadis berusia 15 tahun itu kepada Arab News.

“Orang-orang seperti inilah yang saya takuti. Jika kita tidak dapat mencegah intimidasi, maka paling tidak, privasi kita tidak boleh diganggu,” tambahnya.

Rawaa Al-Hadrami, siswa kelas 7, juga mengatakan bahwa ponsel adalah gangguan besar dari belajar dan larangan itu akan membantu siswa berprestasi lebih baik.

“Pada akhirnya, saya pergi ke sekolah untuk belajar. Bukan untuk bermain-main dengan ponsel saya, atau meminta seseorang mengambil foto saya dan menggunakan ponsel mereka untuk menyakiti,” keluh anak berusia 12 tahun itu kepada Arab News.

“Jika saya perlu menelepon orang tua atau saudara saya, saya cukup pergi ke administrasi dan mereka akan memanggil mereka untuk saya,” tambahnya.

Waleed Darraj, seorang pengacara dan konsultan hukum, mengatakan larangan baru kementerian akan mencegah kejahatan terjadi" sejak awal.

“Ponsel hanya boleh digunakan untuk keadaan yang diperlukan di sekolah. Adalah kejahatan untuk menyerang privasi seseorang melalui foto,” kata Darraj kepada Arab News.

Afrah Al-Harbi, kepala sekolah Tamkeen Evolved Institute for English Teaching, mengatakan akses ke ponsel di sekolah bisa jatuh ke tangan yang salah.

“Saya sepenuhnya melarang telepon masuk ke sekolah-sekolah. Denda itu hukuman yang baik karena siswa SMP dan SMA masih remaja. Pada akhirnya, perilaku remaja mereka bisa menimbulkan masalah,” timpal Al-Harbi kepada Arab News.

Menurut Al-Harbi, ketika foto atau video guru dan siswa tersebar di platform media sosial, hal itubisa menimbulkan masalah.

“Terutama di sekolah khusus perempuan. Perundungan juga sangat umum dalam kelompok usia ini,” keluh Al-Harbi.

Administrasi sekolah dapat membuat pengecualian untuk mengizinkan ponsel di sekolah. Pengecualian termasuk kasus di mana siswa dengan kondisi kesehatan memerlukan penggunaan ponsel atau ketika karyawan atau siswa perlu membagikan status kesehatan mereka melalui aplikasi Tawakkalna yang disetujui Kementerian Kesehatan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PBB: Paspor dan Vaksin Covid Bantu Pariwisata Eropa Pulih

Penggunaan luas “paspor” dan vaksin Covid-19 membantu pariwisata pulih lebih cepat di Uni Eropa (UE) daripada di bagian lain dunia pada kuartal ketiga 2021.

DUNIA | 30 November 2021

Pertama Kali, Kemlu Selenggarakan Sekolah Dinas Hibrida

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyelenggarakan sekolah dinas luar negeri (sekdilu) secara hibrida untuk pertama kali.

DUNIA | 30 November 2021

WHO: Omicron Akan Picu Lonjakan Kasus Covid

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan varian baru Omicron akan memicu lonjakan sangat tinggi kasus Covid-19 yang sangat tinggi.

DUNIA | 30 November 2021

Presiden Korsel Desak Pemberian Vaksin Penguat

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Senin (29/11/2021), mendesak pemberian suntikan vaksin penguat yang cepat terhadap Covid-19

DUNIA | 30 November 2021

Varian Omicron, Kuba Perketat Pembatasan

Kuba akan meningkatkan pembatasan mulai 4 Desember untuk penumpang dari negara-negara Afrika tertentu karena kekhawatiran varian virus corona, Omicron

DUNIA | 30 November 2021

Taliban Mulai Perangi Narkoba di Afghanistan

Kelompok milisi Taliban menjanjikan Afghanistan yang bebas narkotika saat mengambil alih kekuasaan pada pertengahan Agustus lalu.

DUNIA | 30 November 2021

Dua Kali Seminggu, Magdalena Andersson Jadi PM Swedia

Perdana Menteri wanita pertama Swedia Magdalena Andersson telah dua kali diangkat sebagai perdana menteri kurang dari seminggu.

DUNIA | 30 November 2021

Studi: Kebakaran Hutan Australia Dipicu Krisis Iklim

Badan sains nasional Australia menyatakan faktor luar biasa iklim telah memicu kebakaran hutan.

DUNIA | 30 November 2021

Tiongkok Sebut Omicron Tantangan untuk Gelar Olimpiade

Tiongkok memperingatkan, varian Covid-19 Omicron yang menyebar cepat akan menjadi tantangan dalam menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin.

DUNIA | 30 November 2021

Jepang Konfirmasi Kasus Pertama Varian Omicron

Pemerintah Jepang mengonfirmasi kasus pertama varian baru Covid-19 Omicron, demikian laporan Kantor Berita Kyodo pada Selasa.

DUNIA | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
5 Strategi Satgas Cegah Varian Omicron Masuk Indonesia

5 Strategi Satgas Cegah Varian Omicron Masuk Indonesia

KESEHATAN | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings