Senin, 7 Agustus 2023

Inggris Jatuhkan Sanksi Baru pada Myanmar

Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Jumat, 3 September 2021 | 08:22 WIB
Polisi menangkap seorang pengunjuk rasa yang berdemonstrasi menentang kudeta militer di Mandalay, Myanmar.
Polisi menangkap seorang pengunjuk rasa yang berdemonstrasi menentang kudeta militer di Mandalay, Myanmar. (AFP / Dokumentasi)

London, Beritasatu.com- Inggris menjatuhkan sanksi baru Myanmar pada Kamis (2/9/2021). Seperti dilaporkan AFP, Inggris menargetkan rekan bisnis utama junta militer Myanmar karena menyediakan senjata dan dukungan keuangan menyusul kudeta awal tahun ini.

Kementerian luar negeri Inggris menyatakan akan memberlakukan pembekuan aset pada konglomerat Htoo Group of Companies dan pendirinya Tay Za. Kementerian menambahkan bahwa taipan itu terlibat dalam kesepakatan senjata atas nama junta militer.

Menurut Kementerian Htoo telah menyumbangkan dana untuk operasi pembersihan Rohingya pada tahun 2017.

"Junta militer tidak menunjukkan tanda-tanda menghentikan serangan brutalnya terhadap rakyat Myanmar," kata Menteri Luar Negeri Dominic Raab.

Inggris sebelumnya telah memberlakukan sanksi terhadap individu dan entitas di Myanmar setelah kudeta Februari.

"Bersama dengan mitra kami, Inggris akan terus membatasi akses junta ke keuangan dan pasokan senjata yang digunakan untuk membunuh orang tak berdosa, termasuk anak-anak, dan menargetkan mereka yang mendukung tindakan junta," tambah kementerian.



Sumber: BeritaSatu.com

Bagikan

BERITA TERKAIT

DPR Dorong Implementasi Five Point Consensus Myanmar di Sidang AIPA

DPR Dorong Implementasi Five Point Consensus Myanmar di Sidang AIPA

NASIONAL
Junta Militer Myanmar Perpanjang Kondisi Darurat, Pemilu Terancam Ditunda

Junta Militer Myanmar Perpanjang Kondisi Darurat, Pemilu Terancam Ditunda

INTERNASIONAL
AS Dorong Implementasi Five Point Consensus ASEAN Terkait Krisis Myanmar

AS Dorong Implementasi Five Point Consensus ASEAN Terkait Krisis Myanmar

INTERNASIONAL
PBB Desak ASEAN Selesaikan Krisis Myanmar

PBB Desak ASEAN Selesaikan Krisis Myanmar

INTERNASIONAL
Puluhan WNI Korban Perdagangan Orang di Myanmar Tiba di Tanah Air

Puluhan WNI Korban Perdagangan Orang di Myanmar Tiba di Tanah Air

MEGAPOLITAN
WNI Korban TPPO di Myanmar Akan Pulang ke Tanah Air Hari Ini

WNI Korban TPPO di Myanmar Akan Pulang ke Tanah Air Hari Ini

NASIONAL

BERITA TERKINI

PDIP Targetkan Tiga Kursi DPR di Cirebon-Indramayu dan Kemenangan Ganjar Pranowo

BERSATU KAWAL PEMILU 43 detik yang lalu
1060883

Bursa Asia Dibuka Melemah, Investor Tunggu Rilis Data Ekonomi Tiongkok

EKONOMI 7 menit yang lalu
1060882

IHSG Hari Ini 7 Agustus 2023 Dibuka Positif Jelang Rilis PDB Kuartal II

EKONOMI 13 menit yang lalu
1060881

Dipepet 3 Orang Bercelurit, Seorang Pemuda di Kediri Tewas di Parit

NUSANTARA 35 menit yang lalu
1060879

Istana Berkebaya, Retno Marsudi Merasa seperti Model

NASIONAL 37 menit yang lalu
1060878

Rumah Ketua KPU Enrekang Dibobol, Aksi Maling Terekam CCTV

NUSANTARA 45 menit yang lalu
1060877

Nonton Live Streaming Bayern Muenchen vs Monaco di BTV Malam Ini

SPORT 52 menit yang lalu
1060876

Terpopuler, CCTV Mahasiswa UI Dibunuh hingga Penganiayaan Wanita Sukabumi

NASIONAL 1 jam yang lalu
1060875

Persib Asah Penyelesaian Akhir Jelang Lawan Persis

SPORT 1 jam yang lalu
1060842

Liga 1: Persik Bertekad Curi Poin Lawan Bali United

SPORT 2 jam yang lalu
1060836
Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon

B-FILES


Meregang Nyawa di Pelintasan Sebidang

Opini Text

Identitas Indonesia

Identitas Indonesia

Yanto Bashri
Jokowi Apa Kehendakmu?

Jokowi Apa Kehendakmu?

Guntur Soekarno