Sabah Malaysia Disebut Tempat Transit Militan Indonesia sebelum Menuju Filipina Selatan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sabah Malaysia Disebut Tempat Transit Militan Indonesia sebelum Menuju Filipina Selatan

Senin, 6 September 2021 | 00:07 WIB
Oleh : LES

Sabah, Beritasatu.com - Ketika ancaman keamanan yang ditimbulkan oleh ekstremis meningkat di Asia Tenggara, negara bagian Sabah Malaysia telah muncul sebagai rute pilihan bagi militan Indonesia untuk memasuki Filipina selatan untuk melakukan kegiatan teroris mereka, menurut sumber intelijen regional.

Dikutip media Singapura Strait Times, sumber yang meminta untuk tidak disebutkan namanya itu mengatakan, perjalanan melalui Sabah telah menjadi pilihan favorit para militan karena rute lain, seperti dari Manado, Sulawesi utara di Indonesia, ke Davao, Mindanao selatan di Filipina, terbukti tidak dapat diandalkan.

"Layanan feri dari Manado ke Davao mati dan hidup. Tapi ada layanan feri harian dari Makassar ke Tarakan dan kemudian Nunukan di Kalimantan dan kemudian ke Tawau, di pantai timur Sabah," kata sumber itu.

Dari Tawau, para pejuang radikal akan pergi ke Sandakan atau Semporna untuk mengambil perahu, legal atau ilegal, ke Tawi Nunan atau Kota Zamboanga di Filipina selatan.

Bahkan dengan pembatasan Covid-19, orang masih bepergian setiap hari dari Indonesia ke Sabah dan kemudian ke Filipina selatan.

Sabah tampaknya menjadi titik transit bagi militan Indonesia yang ingin bergabung dengan kelompok teror atau belajar membuat IED (alat peledak improvisasi) di Filipina, menurut sumber itu.

"Mereka tidak akan melakukan serangan teror di Sabah. Itu hanya tempat untuk istirahat, mencari uang, menyelundupkan senjata lalu pindah," katanya.

Stanislaus Riyanta, pakar keamanan dan terorisme yang berbasis di Jakarta mengatakan, Sabah merupakan tempat transit anggota JAD menuju Filipina dari Indonesia. JAD (Jemaah Ansharut Daulah) adalah sebuah kelompok radikal Indonesia yang terhubung dengan kelompok Negara Islam.

Dia mengatakan, petinggi JAD Saefullah juga memiliki ikatan kuat dengan kelompok Abu Sayyaf di Pulau Jolo di Filipina.

“Kelompok radikal Indonesia sudah lama menjalin hubungan dengan Abu Sayyaf dan kelompok lain di Filipina,” ujarnya.

Tetapi bagi sebagian orang, Sabah bukan hanya tempat transit tetapi juga tempat yang menggiurkan untuk mencari uang guna mendanai kegiatan teror mereka.

Beberapa orang Indonesia tidak langsung pergi ke destinasi Filipina selatan seperti Pulau Jolo yang miskin karena tidak ada pekerjaan di sana.

"Di Sabah, mereka dapat melakukan pekerjaan sambilan di proyek jalan raya, perkebunan kelapa sawit atau pertanian sayuran," kata sumber intelijen, menambahkan bahwa mereka bisa mendapatkan antara RM 1.000 (Rp 3,4 juta) dan RM 1.500 (Rp 5,1 juta) sebulan.

Dari Tarakan di Indonesia, para militan kemudian akan memasuki Kalabakan di Tawau, Sabah, dan pergi melalui jalan darat ke Keningau untuk mencari pekerjaan.

Mantan komisaris polisi Sabah Datuk Hazani Ghazali mengatakan, tidak ada keraguan daerah di dalam Sabah dibuat untuk tempat persembunyian yang baik bagi para militan. Polisi Malaysia bekerja keras untuk mengumpulkan informasi tentang militan yang bersembunyi di tempat-tempat ini.

"Kami telah berhasil menangkap tersangka di Keningau, Tenom dan Sipitang dalam beberapa tahun terakhir," kata Hazani, yang dipromosikan menjadi direktur Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Ketertiban Umum.

Tetapi beberapa pejuang Indonesia, seperti pelaku bom bunuh diri Rullie Rian Zeke dan istrinya Ulfah Handayani Saleh dalam pemboman katedral Jolo 2019, tidak tinggal di Tawau, Semporna atau Sandakan di pantai timur Sabah, di mana sebagian besar militan dari Indonesia dan Filipina dapat berbaur. sebagai bagian dari komunitas imigran besar di sana.

Sumber tersebut mengatakan JAD memiliki basis di Sabah untuk merekrut orang Indonesia, Filipina, Sabahan (asal Indonesia) serta mereka yang tidak memiliki kewarganegaraan dan karenanya rentan.

"Mereka (orang-orang tanpa kewarganegaraan) tidak dapat menemukan pekerjaan atau masuk universitas, sehingga mereka frustrasi. Salah satu cara mereka melepaskan frustrasi mereka adalah melalui kegiatan militan," katanya.

Sumber tersebut mengatakan, rekrutan ini dikirim ke Indonesia untuk belajar agama, setelah itu mereka akan kembali ke Sabah dan menuju Pulau Jolo untuk pelatihan senjata atau belajar cara membuat IED.

Ditanya bagaimana dia akan menilai kehadiran JAD di Sabah, sumber itu mengatakan tidak ada ancaman nyata saat ini.

"Mereka di Sabah untuk menggalang dana. Begitu mereka punya uang dan setelah vaksinasi Covid-19, mereka akan melakukan perjalanan ke Jolo dan kembali ke Indonesia. Di Jolo, mereka melakukan latihan senjata dan bertemu saudara pejuang mereka," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: straittimes.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kerusuhan di Solomon, 3 Mayat Hangus Terbakar Ditemukan

Tiga mayat hangus ditemukan di sebuah gedung yang terbakar di kawasan Pecinan di ibu kota Kepulauan Solomon, Honiara.

DUNIA | 28 November 2021

Varian Omicron, Australia Berlakukan Tes Saat Kedatangan

New South Wales, negara bagian terpadat di Australia melakukan tes Covid-19 terhadap orang-orang yang memasuki negara itu pada Minggu.

DUNIA | 28 November 2021

Kelas Dipisah, Taliban Izinkan Wanita Afghanistan Kuliah

Kaum wanita Afghanistan akan diizinkan untuk belajar di universitas. Tetapi akan ada larangan untuk kelas campuran dengan pria.

DUNIA | 28 November 2021

Israel Gunakan Cara Lawan Teroris untuk Lacak Omicron

Negara itu akan memakai cara kontra-terorisme, teknologi pelacakan telepon untuk menahan penyebaran varian Omicron.

DUNIA | 28 November 2021

Varian Omicron, Swiss Tambah 5 Negara di Daftar Karantina

Swiss memperluas persyaratan karantina untuk membendung penyebaran Omicron kepada para pelancong dari Inggris, Republik Ceko, Belanda, Mesir dan Malawi.

DUNIA | 28 November 2021

Sindir Tiongkok, AS Puji Afsel Cepat Identifikasi Omicron

AS memuji Afrika Selatan (Afsel) pada hari Sabtu (27/11/2021) karena dengan cepat mengidentifikasi jenis Covid-19 baru yang disebut Omicron.

DUNIA | 28 November 2021

Ini Target Indonesia dalam Sidang ITTO ke-57

Indonesia akan all out untuk mengupayakan agar Yuri Octavian Thamrin dapat terpilih sebagai Direktur Eksekutif ITTO periode 2021-2025.

NASIONAL | 28 November 2021

Kaum Wanita Afghanistan Menentang Aturan Media Taliban

Kaum wanita Afghanistan menentang aturan baru media ala Taliban.

DUNIA | 27 November 2021

ASEAN, Organisasi Kawasan yang Paling Stabil

Organisasi negara-negara Asia Tenggara, ASEAN, merupakan salah satu organisasi kawasan yang paling stabil dan dinamis

DUNIA | 27 November 2021

PM India Didesak Larang Masuk Pelancong Asal Wabah Omicron

Perdana Menteri Narendra Modi didesak untuk menangguhkan penerbangan masuk dari negara-negara yang terkena dampak varian baru Covid-19, atau Omicron.

DUNIA | 27 November 2021


TAG POPULER

# Indonesia Terbuka


# Bambang Soesatyo


# Pemuda Pancasila


# Penerima Vaksin Covid-19


# Penghinaan Etnis



TERKINI
Perluas Pelayanan di Sumut, PPI Ikut KIM Investment Expo

Perluas Pelayanan di Sumut, PPI Ikut KIM Investment Expo

NASIONAL | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings