Polusi dari Pembangkit Listrik Batu Bara Membunuh Ribuan Warga Eropa
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Polusi dari Pembangkit Listrik Batu Bara Membunuh Ribuan Warga Eropa

Selasa, 7 September 2021 | 21:47 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

London, Beritasatu.com- Polusi udara dari pembangkit listrik tenaga batu bara di perbatasan tenggara Uni Eropa diperkirakan telah menyebabkan ribuan kematian di kawasan itu. Seperti dilaporkan Bloomberg, Selasa (7/9/2021), polusi terjadi karena pelanggaran batas yang mengikat secara hukum pada emisi karbon berbahaya.

“Sejumlah 18 pembangkit listrik batu bara yang beroperasi di Serbia, Kosovo, Bosnia dan Herzegovina, Makedonia Utara dan Montenegro telah bertanggung jawab atas 19.000 kematian selama tiga tahun terakhir,” bunyi proyeksi dalam laporan oleh CEE Bankwatch Network dan Pusat Penelitian Energi dan Udara Bersih.

Laporan itu menyebut lebih dari setengah dari kematian itu diperkirakan berada di dalam Uni Eropa (UE). Pembangkit listrik menghasilkan 2,5 kali lebih banyak emisi sulfur dioksida yang berbahaya dibandingkan dengan gabungan 221 stasiun batu bara di UE tahun lalu.

Dalam tiga tahun sejak batas polusi udara UE menjadi wajib bagi negara-negara Balkan non-UE, Balkan Barat mengeluarkan sulfur dioksida pada tingkat yang berada setidaknya enam kali batas hukum.

“Sejumlah 18 pembangkit listrik batu bara di Balkan Barat ini masih mendatangkan malapetaka di kawasan dan sekitarnya. Pemerintah Balkan Barat memikul tanggung jawab utama atas keadaan ini, tetapi kami juga ingin melihat UE meningkatkan tindakan atas masalah ini,” kata Pippa Gallop, penasihat energi Eropa tenggara di CEE Bankwatch Network dalam sebuah pengarahan.

Proyeksi laporan dimodelkan menggunakan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk dampak kesehatan dari polusi. Sementara data populasi resolusi tinggi dari sensus dan NASA digunakan untuk memperkirakan paparan.

Eropa menghadapi kenaikan harga gas dan listrik, yang meredam insentif untuk mematikan alat produksi yang kurang efisien dan lebih merusak lingkungan. UE mengimpor 8% listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga batu bara di Balkan Barat.

Penulis laporan memuji retribusi perbatasan karbon yang diusulkan UE untuk memasukkan impor listrik. Meskipun demikian, laporan menyebut kebijakan itu harus melangkah lebih jauh dengan menghubungkan pendanaan dengan polusi dan bahkan memasukkan emisi dalam laporan yang membuka jalan bagi aksesi ke blok tersebut.

“Uni Eropa benar-benar mendapat pesan tentang tidak ada batu bara dan semakin vokal kepada negara-negara untuk berhenti membangun pembangkit baru dan menghapus batu bara secara bertahap. Tapi kita kehilangan beberapa tindakan jangka pendek, yang bisa membuat perbedaan pada polusi yang sebenarnya ini sampai pembangkit batu bara itu ditutup,” kata Gallop.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Setelah 20 Tahun, Parlemen Eropa Pilih Presiden Wanita

Parlemen Eropa memilih Roberta Metsola dari Malta sebagai presiden wanita pertama dalam 20 tahun pada Selasa (18/1/2022).

DUNIA | 19 Januari 2022

Aparat Bandara Australia Paksa Pelancong Serahkan Ponsel dan Kata Sandi

Penjaga keamanan bandara Australia memaksa para pelancong menyerahkan ponsel dan kata sandi.

DUNIA | 19 Januari 2022

Tahun 2021, Hampir 150 Aktivis Tewas di Kolombia

Setidaknya 145 tokoh masyarakat dan aktivis hak asasi manusia tewas pada tahun 2021 di Kolombia.

DUNIA | 19 Januari 2022

WHO: Darurat Kesehatan Covid-19 Bisa Berakhir 2022

Pandemi virus corona terburuk yakni kematian, rawat inap, dan karantina wilayah, bisa berakhir tahun 2022 

DUNIA | 19 Januari 2022

Rusia Evakuasi Staf Kedutaan di Ukraina

Rusia telah mulai memindahkan diplomat dan keluarga mereka dari kedutaan besarnya di Kiev dan konsulat di Lvov, Ukraina.

DUNIA | 19 Januari 2022

CDC AS Imbau Warga Tidak Pergi ke 22 Negara Tujuan

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) pada Selasa (18/1/2022) menyarankan agar tidak bepergian ke 22 negara dan wilayah.

DUNIA | 19 Januari 2022

Kasus Covid Prancis Melonjak, 464.769 Kasus dalam 24 Jam

Wabah Covid-19 terus memburuk di Prancis, dengan 464.769 kasus baru terdeteksi dalam 24 jam terakhir.

DUNIA | 19 Januari 2022

Serangan Udara Koalisi Saudi Tewaskan 20 Warga Sanaa

Serangan udara oleh koalisi pimpinan Saudi yang memerangi kelompok Houthi di ibu kota Yaman, Sanaa menewaskan sedikitnya 20 orang, termasuk warga sipil pada Selasa (18/1/2022).

DUNIA | 19 Januari 2022

Kapal Tenggelam di Perairan Johor, 6 TKI Tewas

Enam TKI ilegal tewas akibat kapal yang mereka tumpangi tenggelam di Perairan Pulau Pisang, Pontian Besar, Negara Bagian Johor Bahru.

DUNIA | 18 Januari 2022

Tiongkok Hentikan Penjualan Tiket Olimpiade Musim Dingin untuk Umum

Pada September 2021, Panitia Penyelenggara Winter Olympic menyatakan, bahwa penjualan tiket untuk penonton dari luar negeri tidak akan tersedia.

DUNIA | 18 Januari 2022


TAG POPULER

# IKN


# Nia Ramadhani


# Omicron


# Rahmat Effendi


# Sanksi Antidoping



TERKINI
Gaga Muhammad Divonis 4,5 Tahun Penjara

Gaga Muhammad Divonis 4,5 Tahun Penjara

MEGAPOLITAN | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings