Austria Tolak Keras Kedatangan Pengungsi Afghanistan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Austria Tolak Keras Kedatangan Pengungsi Afghanistan

Rabu, 15 September 2021 | 11:13 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Wina, Beritasatu.com- Kanselir Austria Sebastian Kurz menolak keras pengungsi Afghanistan. Seperti dilaporkan RT, Selasa (14/9/2021), Kurz menegaskan Wina tidak akan mengambil bagian dalam pemukiman kembali pengungsi Afghanistan yang dievakuasi dari Kabul setelah dikuasai Taliban.

“Austria tidak akan menerima pengungsi Afghanistan yang melarikan diri selama saya berkuasa,” kata Kanselir Kurz.

Sebastian Kurz bersikeras bahwa negara Austria sudah memiliki cukup banyak migran dari Afghanistan. Namun AS dan sekutunya telah menerbangkan lebih dari 123.000 warga sipil keluar dari ibu kota Afghanistan, Kabul setelah jatuh ke tangan gerilyawan Taliban pada pertengahan Agustus.

Sebagian besar dari mereka akan diberikan suaka di Amerika, tetapi Uni Eropa (UE) juga setuju untuk memukimkan kembali 30.000 orang. Saat Jerman dan Prancis menunjukkan keinginan untuk aSelain Afganistan, Austria termasuk di antara negara-negara yang secara terang-terangan menolak gagasan itu.

“Kami tidak akan menyambut warga Afghanistan yang melarikan diri ke negara kami selama saya berkuasa,” ujar Kurz mengulangi pada Selasa (14/9) dalam wawancaranya dengan surat kabar La Stampa Italia.

urz menegaskan posisi pemerintah Austria dalam masalah ini "realistis" dan tidak berarti bahwa ada kurangnya solidaritas dengan ibu kota Uni Eropa lainnya di pihak Wina.

“Setelah lebih dari 44.000 warga Afghanistan tiba di negara kami dalam beberapa tahun terakhir, Austria telah menjadi tuan rumah bagi komunitas Afghanistan terbesar keempat di dunia per kapita,” tambahnya.

Politisi konservatif berusia 35 tahun itu mengatakan masalahnya adalah bahwa “integrasi warga Afghanistan sangat sulit” dan membutuhkan upaya ekstensif yang tidak dapat dilakukan Austria saat ini.

“Mereka kebanyakan memiliki tingkat pendidikan yang rendah dan nilai-nilai yang sama sekali berbeda dibandingkan dengan penduduk negara lainnya,” ujarnya seraya menambahkan bahwa lebih dari setengah anak muda Afghanistan yang tinggal di Austria mendukung kekerasan agama.

Meskipun demikian, kata Kurz, Wina masih ingin membantu orang-orang Afghanistan yang tertekan, karena telah mengalokasikan 20 juta euro (Rp 336 miliar) untuk membantu negara-negara tetangga Afghanistan dalam memukimkan kembali para pengungsi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

AS Siapkan Kebijakan untuk Kurangi Jumlah Migran di Bawah Jembatan Del Rio

AS akan meningkatkan jumlah "penerbangan pemindahan" untuk mengatasi ribuan migran yang membanjiri kota perbatasan Texas Del Rio.

DUNIA | 19 September 2021

Taliban Baru Izinkan Anak Perempuan Tingkat SD yang Boleh Kembali Sekolah

Sejumlah anak perempuan Afghanistan tingkat sekolah dasar (SD) kembali dengan kelas yang dipisahkan berdasarkan gender pada hari Sabtu.

DUNIA | 19 September 2021

PM Malaysia Khawatir AUKUS Akan Jadi Katalis Perlombaan Senjata Nuklir

PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob memperingatkan kesepakatan AUKUS untuk menyediakan Australia dengan kapal selam bertenaga nuklir dapat memicu perlombaan senjata

DUNIA | 18 September 2021

Taliban Ganti Kementerian Wanita Jadi Kementerian Pembinaan

Pemerintah Taliban di Afghanistan mengganti kementerian wanita menjadi kementerian pembinaan.

DUNIA | 18 September 2021

Kebun Sayur di Atas Taksi, Marak di Bangkok

Kebun sayur baru marak bermunculan di tempat parkir Bangkok, Thailand.

DUNIA | 18 September 2021

Covid-19 Memperburuk Pelayanan Kesehatan Kenya

Pandemi Covid-19 memperburuk pelayanan kesehatan di Kenya ketika para nakes yang dibebani oleh tantangan krisis, berhenti mencari tempat kerja yang lebih baik

DUNIA | 18 September 2021

Januari 2022, Forum Ekonomi Dunia Akan Digelar di Davos

Forum Ekonomi Dunia (WEF) mengumumkan pada Kamis (16/9/2021) akan mengumpulkan elit politik dan bisnis global di Davos, Swiss Januari mendatang.

DUNIA | 18 September 2021

Kematian Terkait Pekerjaan Hampir Mencapai Dua Juta Orang Per Tahun

Hampir 2 juta orang meninggal karena penyebab yang berhubungan dengan pekerjaan setiap tahun.

DUNIA | 18 September 2021

Polisi Singapura dan Malaysia Bongkar Sindikat Love Scam

Kepolisian Singapura dan Malaysia bersama-sama melumpuhkan sindikat penipuan cinta internet (love scam) yang diyakini mengakibatkan kerugian lebih dari S$100.000 atau Rp 1,05 miliar.

DUNIA | 18 September 2021

Perubahan Iklim Akan Perburuk Krisis di Afghanistan

Bagi jutaan rakyat Afghanistan, perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia hanya memperbesar perselisihan dan krisis.

DUNIA | 18 September 2021


TAG POPULER

# Napoleon Bonaparte


# Ali Kalora


# Ancaman Keamanan Bangsa


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Rachmat Gobel Minta Pemasok Barang Kecil dan Menengah Dilindungi Pemerintah

Rachmat Gobel Minta Pemasok Barang Kecil dan Menengah Dilindungi Pemerintah

EKONOMI | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings