Pemimpin Taliban Bertikai Sengit Soal Siapa yang Paling Berjasa
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemimpin Taliban Bertikai Sengit Soal Siapa yang Paling Berjasa

Rabu, 15 September 2021 | 14:32 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kabul, Beritasatu.com- Satu pertikaian besar pecah di antara para pemimpin Taliban mengenai siapa yang paling berjasa dan pembentukan pemerintahan baru di Afghanistan. Seperti dilaporkan BBC, Rabu (15/9/2021), pertikaian itu dikonfirmasi seorang pejabat senior Taliban.

“Pertengkaran antara salah satu pendiri kelompok Mullah Abdul Ghani Baradar dan seorang anggota kabinet terjadi di istana kepresidenan,” kata mereka.

Ada laporan ketidaksepakatan yang belum dikonfirmasi dalam kepemimpinan Taliban sejak Baradar menghilang dari pandangan publik dalam beberapa hari terakhir. Namun laporan ini telah secara resmi dibantah.

Taliban menguasai Afghanistan bulan lalu, dan sejak itu Taliban menyatakan Afghanistan sebagai "Imarah Islam". Kabinet sementara baru mereka seluruhnya laki-laki dan terdiri dari tokoh-tokoh senior Taliban. Beberapa di antaranya terkenal karena serangan terhadap pasukan AS selama dua dekade terakhir.

Salah satu sumber Taliban mengatakan kepada BBC Pashto bahwa Baradar dan Khalil ur-Rahman Haqqani yakni menteri pengungsi dan seorang tokoh terkemuka dalam jaringan militan Haqqani telah saling memaki keras, ketika pengikut mereka saling berkelahi di dekatnya.

Seorang anggota senior Taliban yang berbasis di Qatar dan seseorang yang terkait dengan mereka yang terlibat juga membenarkan bahwa satu pertengkaran telah terjadi akhir pekan lalu.

Sumber tersebut mengatakan argumen itu pecah karena Baradar, wakil perdana menteri yang baru, tidak senang dengan struktur pemerintahan sementara.

Dikatakan bahwa pertikaian itu berasal dari perpecahan mengenai siapa di dalam Taliban yang harus mendapat pujian atas kemenangan mereka di Afghanistan.

Baradar dilaporkan percaya bahwa penekanan harus ditempatkan pada diplomasi yang dilakukan oleh orang-orang seperti dia. Sementara anggota kelompok Haqqani - yang dijalankan oleh salah satu tokoh Taliban paling senior dan pendukung mereka mengatakan kemenangan Taliban dicapai melalui pertempuran.

Baradar adalah pemimpin Taliban pertama yang berkomunikasi langsung dengan seorang presiden AS, melakukan percakapan telepon dengan Donald Trump pada tahun 2020. Sebelum itu, Baradar juga menandatangani perjanjian Doha tentang penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) atas nama Taliban.

Sementara itu, jaringan Haqqani yang kuat dikaitkan dengan beberapa serangan paling kejam yang terjadi di Afghanistan terhadap pasukan Afghanistan dan sekutu Barat dalam beberapa tahun terakhir. Kelompok ini ditetapkan oleh AS sebagai organisasi teroris.

Pemimpin Jaringan Haqqani yakni Sirajuddin Haqqani, adalah menteri dalam negeri di pemerintahan baru.

Desas-desus tentang keretakan Taliban telah menyebar sejak akhir pekan lalu, ketika Baradar - salah satu wajah paling terkenal dari Taliban - menghilang dari pandangan publik. Ada spekulasi di media sosial bahwa dia mungkin telah meninggal.

Sumber-sumber Taliban mengatakan kepada BBC bahwa Baradar telah meninggalkan Kabul dan melakukan perjalanan ke kota Kandahar menyusul pertikaian itu.

Dalam rekaman audio yang konon milik Baradar yang dirilis pada hari Senin, salah satu pendiri Taliban mengatakan dia telah "berjalan-jalan".

"Di mana pun saya berada saat ini, kami semua baik-baik saja," katanya.

BBC tidak dapat memverifikasi rekaman tersebut, yang diposting di sejumlah situs resmi Taliban.

Taliban telah menyatakan bahwa tidak ada argument pertikaian dan Baradar aman tetapi telah merilis pernyataan yang bertentangan tentang apa yang dia lakukan saat ini.

Seorang juru bicara mengatakan Baradar pergi ke Kandahar untuk bertemu dengan pemimpin tertinggi Taliban. Tetapi kemudian dia mengatakan kepada BBC Pashto bahwa Baradar "lelah dan ingin istirahat".

Banyak orang Afghanistan akan merasa bahwa mereka memiliki alasan yang baik untuk meragukan kata-kata Taliban. Pada tahun 2015, kelompok tersebut mengaku menutupi kematian pemimpin pendiri mereka Mullah Omar selama lebih dari dua tahun. Selama dua tahun itu, mereka terus mengeluarkan pernyataan atas namanya.

Kepada BBC, sumber mengatakan bahwa Baradar diperkirakan akan kembali ke Kabul dan mungkin muncul di depan kamera untuk menyangkal bahwa ada argumen yang terjadi.

Spekulasi tetap ada atas komandan tertinggi Taliban, Hibatullah Akhundzada, yang tidak pernah terlihat di depan umum. Dia bertanggung jawab atas urusan politik, militer dan agama Taliban.

Sementara itu, penjabat menteri luar negeri Afghanistan pada hari Selasa menyerukan donor internasional untuk memulai kembali bantuan. Dia mengatakan masyarakat internasional tidak boleh mempolitisasi bantuan mereka.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

BPK Paparkan Laporan Penyusunan Pedoman Audit Sustainable Transport di Pertemuan WGEA

BPK yang diwakili oleh Anggota IV BPK Isma Yatun memaparkan kemajuan terkait penyusunan Guidance for Sustainable Transport.

DUNIA | 25 September 2021

Bank Sentral Tiongkok: Semua Transaksi Kripto Ilegal

Bank sentral Tiongkok (PBoC) pada Jumat (24/9/2021) mengatakan semua transaksi keuangan yang melibatkan cryptocurrency adalah ilegal.

DUNIA | 24 September 2021

Bank Dunia Apresiasi Kemajuan Sektor Pertanian Indonesia

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Satu Kahkonen mengapresiasi sektor pertanian Indonesia yang selalu fokus pada digitalisasi.

DUNIA | 24 September 2021

Situasi Kasus Covid-19 Membaik, Jepang Segera Cabut Status Darurat

Situasi kasus Covid-19 di Jepang membaik sehingga status darurat dapat segera dicabut di sebagian besar wilayah di negara itu.

DUNIA | 24 September 2021

Rekomendasi CDC AS Akhirnya Sertakan Nakes dan Guru untuk Vaksin Booster

Sebelumnya, panel penasihat CDC pada Kamis hanya merekomendasikan booster bagi penduduk berusia 65 tahun ke atas dan mereka dengan penyakit bawaan.

DUNIA | 24 September 2021

Korut Sebut Terlalu Dini Seruan untuk Mengakhiri Perang Korea

Seruan berakhirnya perang Korea terlalu dini karena tidak ada jaminan hal itu akan mengarah pada penarikan kebijakan bermusuhan AS terhadap Pyongyang.

DUNIA | 24 September 2021

Perlawanan pada Junta Militer Meluas, PBB: Kondisi Myanmar Mengkhawatirkan

Myanmar menghadapi kondisi yang mengkhawatirkan akibat perang saudara yang meningkat, setelah aksi perlawanan terhadap junta militer meluas.

DUNIA | 24 September 2021

Makalah Peneliti Tiongkok Sebut Covid-19 Menyebar di AS sejak September 2019

Virus penyebab Covid-19 itu diperkirakan menyebar secara diam-diam di AS pada awal September 2019, demikian makalah yang dikembangkan CAS.

DUNIA | 24 September 2021

DPR AS Setujui Anggaran Bantuan US$ 1 Miliar untuk “Iron Dome” Israel

DPR AS pada Kamis (23/9/2021) menyetujui anggaran bantuan US$ 1 miliar (sekitar Rp14,2 triliun) untuk sistem pertahanan rudal Israel Iron Dome.

DUNIA | 24 September 2021

CDC AS Rekomendasi Vaksin Booster Pfizer Bukan untuk Tenaga Kesehatan

panel itu menolak merekomendasikan booster bagi dewasa muda, termasuk tenaga kesehatan yang bekerja di tempat dengan risiko tinggi terkena Covid-19.

DUNIA | 24 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Evergrande Lewati Tenggat Waktu Pembayaran Bunga Obligasi

Evergrande Lewati Tenggat Waktu Pembayaran Bunga Obligasi

EKONOMI | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings