Korsel Menembakkan Rudal Balistik Kapal Selam Pertama
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Korsel Menembakkan Rudal Balistik Kapal Selam Pertama

Rabu, 15 September 2021 | 23:33 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

Seoul, Beritasatu.com - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) berhasil menguji coba peluncuran rudal balistik kapal selam (SLBM) pada Rabu (15/9/2021). Kini Korsel menjadi negara ketujuh di dunia dengan teknologi canggih dan meningkatkan prospek perlombaan senjata regional.

Uji coba tersebut diawasi oleh Presiden Korsel Moon Jae-in dan diluncurkan saat menteri luar negeri Tiongkok mengunjungi Seoul. Percobaan dilakukan beberapa jam setelah otoritas Korea Utara (Korut) yang bersenjata nuklir menembakkan dua tembakan rudal balistik ke laut, menurut pernyataan militer Korsel.

Ini adalah kemajuan strategis bagi Korsel untuk memperkuat kemampuan militer seperti yang diinginkannya untuk melawan ancaman yang ditimbulkan oleh Korut, yang berada di bawah sanksi internasional untuk program senjata nuklir dan rudal balistiknya.

"Ini waktu yang luar biasa bahwa Anda tidak hanya memiliki satu, tetapi dua Korea yang menguji coba rudal balistik pada hari yang sama. Itu menyampaikan fakta bahwa ada perlombaan senjata di wilayah ini yang perlu diperhatikan semua orang," kata Profesor Universitas Yonsei John Delury kepada AFP, Rabu (15/9/2021).

Rudal Korsel ditembakkan di bawah air dari kapal selam Ahn Chang-ho yang baru ditugaskan dan menerbangkan misil sesuai jarak yang direncanakan sebelum mencapai targetnya, kata perwakilan kepresidenan di Gedung Biru.

Semua negara lain dengan kemampuan SLBM terbukti memiliki senjata nuklir mereka sendiri.

Setelah uji coba yang berhasil, pemerintah Korsel sekarang memiliki pencegahan yang dinilai cukup untuk menanggapi serangan provokasi Korut setiap saat, kata Presiden Moon. Ia mendesak Korsel untuk terus meningkatkan program senjata untuk membanjiri kekuatan asimetris Korut.

Sebelumnya pada hari yang sama, otoritas Korut menembakkan dua rudal balistik jarak pendek (SRBM) dari Provinsi Pyongan Selatan ke dalam laut lepas pantai timurnya, jelas Kepala Staf Gabungan Korsel dalam sebuah pernyataan.

Misil tersebut terbang sekitar 800 kilometer (km) pada ketinggian maksimum sekitar 60 km.

Itu adalah penembakan kedua pemerintah Korut dalam waktu kurang dari seminggu. Sebelumnya, kantor berita resmi Korea Central News Agency (KCNA) melaporkan telah menguji coba rudal jelajah jarak jauh (LRCM) baru selama akhir pekan, menyebutnya sebagai signifikansi besar senjata strategis.

Peluncuran Rabu dari kedua negara Semenanjung Korea dilakukan pada sore hari. Beberapa saat sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Tiongkok Wang Yi mengadakan pembicaraan di Seoul dengan rekannya dari Korsel, yang juga dihadiri Moon.

Wang sebelumnya mengatakan dirinya berharap semua negara akan membantu perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea, menurut laporan kantor berita Korsel Yonhap.

“Misalnya, tidak hanya (Korea) Utara, tetapi juga negara-negara lain yang terlibat dalam kegiatan militer,” tambahnya.

Sinyal Tiongkok

Analis mengatakan, waktu peluncuran dari Korsel adalah sinyal yang tidak salah lagi bagi pemerintah Tiongkok, kunci sekutu diplomatik Korut sekaligus mitra utama untuk perdagangan dan menjadi sumber bantuan. Meski demikian, terkadang terjadi ketegangan dalam hubungan kedua negara.

Pemimpin Korut Kim Jong Un tidak mengunjungi Tiongkok selama lebih dari enam tahun setelah mewarisi kekuasaan dari ayahnya, Kim Jong Il. Di saat yang sama, ketegangan meningkat dalam hubungan sekutu tersebut.

Tetapi Kim dan Presiden Tiongkok Xi Jinping telah bertemu beberapa kali. Pemerintah Tiongkok melihat Korut sebagai bagian besar dari lingkup pengaruhnya.

Yang Moo-jin, profesor Universitas Studi Korut di Seoul, mengatakan uji coba senjata pada Rabu terlihat seperti pesan tidak langsung. Korut bahkan meminta kepada pemerintah Tiongkok agar Semenanjung Korea ditangani sebagai masalah agenda sentral untuk Tiongkok.

Adapun pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Korsel adalah sekutu perjanjian. Sekitar 28.500 tentara Amerika ditempatkan di Korsel sebagai pertahanan dari negara tetangganya, yang menginvasi Korsel pada 1950.

Korut yang miskin mengatakan pihaknya membutuhkan persenjataan nuklirnya untuk mencegah invasi AS, dengan program senjata yang membuat kemajuan pesat di bawah kepemimpinan Kim, meskipun tanpa melakukan uji coba nuklir atau peluncuran peluru kendali balistik antarbenua (ICBM) sejak 2017.

Negara tersebut bahkan lebih terisolasi dari sebelumnya, setelah menutup perbatasan pada awal 2020 untuk melindungi diri dari pandemi virus corona.

Pembicaraan dengan pemerintah AS telah terhenti sejak runtuhnya konferensi tingkat tinggi (KTT) 2019 antara Kim dan mantan presiden Donald Trump. Pembahasan tersebut mengenai keringanan sanksi Korut, digantikan dengan apa yang bersedia diserahkan Korut sebagai imbalannya. (afp/eld)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

PBB: 300.000 Warga Sudan Terdampak Hujan Deras dan Banjir

Hujan lebat dan banjir telah memengaruhi lebih dari 300.000 orang di 14 dari 18 negara bagian di Sudan.

DUNIA | 25 September 2021

AS Izinkan Masuk Bantuan untuk Afghanistan

Amerika Serikat (AS) mengizinkan bantuan untuk rakyat Afghanistan meskipun ada sanksi terhadap pemerintah Taliban.

DUNIA | 25 September 2021

PBB Perbarui Jumlah Korban Tewas Perang Suriah

Perang di Suriah telah menewaskan 350.209 orang yang diidentifikasi sepenuhnya oleh PBB dari Maret 2011 hingga Maret 2021.

DUNIA | 25 September 2021

Survei: Mayoritas Warga Eropa Tidak Anggap Tiongkok sebagai Ancaman

Sebagian besar orang Eropa tidak menganggap Tiongkok sebagai ancaman bagi cara hidup mereka.

DUNIA | 25 September 2021

AS Kirim Tambahan 2,5 Juta Dosis Vaksin Covid ke Bangladesh

Amerika Serikat (AS) mengirimkan 2,5 juta dosis vaksin Covid-19 lagi ke Bangladesh yang terkena dampak parah pandemi.

DUNIA | 25 September 2021

Menhan Taliban Janji Terapkan Hukuman Keras di Afghanistan

Menteri Pertahanan baru Taliban Mullah Mohammad Yaqoob mengatakan akan menerapkan hukuman keras di Afghanistan dan pelanggaran hukum tidak akan ditoleransi.

DUNIA | 25 September 2021

WFP Minta Dana Rp 576 Miliar untuk Pangan 440.000 Pengungsi Kenya

WFP meminta dana 4,46 miliar shilling (sekitar Rp 576 miliar) untuk terus memberikan bantuan makanan dan gizi kepada 440.000 pengungsi di Kenya

DUNIA | 25 September 2021

Singapura Minta Banyak Bantuan untuk Atasi Pemanasan Global

Negara-negara pulau kecil, termasuk Singapura meminta lebih banyak bantuan untuk memerangi pemanasan global.

DUNIA | 25 September 2021

BPK Paparkan Laporan Penyusunan Pedoman Audit Sustainable Transport di Pertemuan WGEA

BPK yang diwakili oleh Anggota IV BPK Isma Yatun memaparkan kemajuan terkait penyusunan Guidance for Sustainable Transport.

DUNIA | 25 September 2021

Bank Sentral Tiongkok: Semua Transaksi Kripto Ilegal

Bank sentral Tiongkok (PBoC) pada Jumat (24/9/2021) mengatakan semua transaksi keuangan yang melibatkan cryptocurrency adalah ilegal.

DUNIA | 24 September 2021


TAG POPULER

# Kivlan Zen


# Pilpres 2024


# Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Kereta Jarak Jauh



TERKINI
Messi Masih Belum Bisa Dimainkan PSG

Messi Masih Belum Bisa Dimainkan PSG

BOLA | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings