Taliban Izinkan 400 Jenis Olahraga, tetapi Bukan Buat Perempuan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Taliban Izinkan 400 Jenis Olahraga, tetapi Bukan Buat Perempuan

Kamis, 16 September 2021 | 10:08 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kabul, Beritasatu.com- Taliban menolak untuk menyebut satu cabang olahraga apa pun yang bisa dimainkan kaum perempuan. Namun seperti dilaporkan AFP, Rabu (15/9/2021), otoritas pemerintah Taliban mengizinkan 400 jenis cabang olahraga untuk rakyat Afghanistan, mulai berenang, sepak bola, berlari hingga menunggang kuda.

"Tolong jangan bertanya lebih banyak tentang wanita," pinta presiden Komite Olimpiade Afghanistan, Bashir Ahmad Rustamzai kepada AFP, sampai dia meninggalkan negara itu bulan lalu.

Rustamzai, mantan juara kung fu dan gulat bertubuh kekar dengan janggut hitam dan putih lebat, ditunjuk oleh kelompok Islam garis keras itu menjadi direktur jenderal olahraga dan pendidikan jasmani Afghanistan.

Selain pernah menjadi ketua federasi gulat ketika Taliban terakhir berkuasa, Rustamzai kemudian bekerja dengan pemerintah yang didukung Barat. Namun dia berselisih dengan pemerintah karena "korupsi yang meluas".

Mengenakan sorban hitam khas Taliban, Rustamzai berulang kali menghadapi pertanyaan soal olahraga bagi perempuan.

Selama rezim brutal dan menindas Taliban dari tahun 1996 hingga 2001, wanita sepenuhnya dilarang bermain di cabang olahraga apa pun, sedangkan olahraga pria dikontrol dengan ketat. Perempuan juga sebagian besar dilarang dari pendidikan dan pekerjaan.

"Kami tidak akan melarang olahraga apa pun, kecuali tidak sesuai dengan hukum syariah, ada 400 jenis olahraga yang diizinkan," dalih Rustamzai.

Tak lama setelah itu, Rustamzai menyaksikan demonstrasi oleh pemuda Afghanistan, beberapa meluncur di atas roller blades, dan mengibarkan bendera putih Taliban. Dia mengatakan, dengan mematuhi hukum Islam berarti sedikit perubahan dalam praktik dibandingkan dengan negara lain.

"Itu tidak banyak berubah," katanya, seraya mencatat bahwa, misalnya, pemain sepak bola atau petinju Muay Thai harus mengenakan "celana pendek sedikit lebih panjang, yang jatuh di bawah lutut".

Soal partisipasi perempuan, Rustamzai mengaku masih menunggu keputusan dari pimpinan tertinggi Taliban.

"Kita bisa membayangkan hal yang sama seperti di universitas yakni mengizinkan perempuan untuk berolahraga, tetapi terpisah dari laki-laki," kata salah satu penasihatnya.

Namun Rustamzai tidak mau memastikannya secara langsung. Aturan baru di universitas memungkinkan perempuan untuk terus belajar selama mereka benar-benar dipisahkan dari laki-laki, dan mematuhi aturan berpakaian jubah abaya dan cadar niqab. Kurikulum juga akan dikontrol ketat.

Untuk saat ini, indikasinya terlihat suram bagi wanita. Pekan lalu, wakil kepala komisi kebudayaan Taliban, Ahmadullah Wasiq, mengatakan bahwa "tidak perlu" bagi perempuan untuk berolahraga.

"Dalam kriket, mereka mungkin menghadapi situasi di mana wajah dan tubuh mereka tidak akan ditutup. Islam tidak mengizinkan wanita terlihat seperti ini.," kata Wasiq kepada penyiar Australia SBS.

Tetapi Taliban sudah berada di bawah tekanan, terutama untuk kriket, di mana peraturan internasional menyatakan negara-negara juga harus memiliki tim wanita yang aktif untuk ambil bagian dalam pertandingan uji.

Ketua Dewan Kriket Afghanistan (ACB) Azizullah Fazli kemudian mengatakan kepada SBS Radio Pashto bahwa dia masih berharap para wanita bisa bermain.

"Segera, kami akan memberi Anda kabar baik tentang bagaimana kami akan melanjutkan," katanya.

Namun Rustamzai menjauhkan diri dari masa depan olahraga untuk wanita.

“Pendapat dari para tetua kami (Taliban senior) penting. Jika mereka meminta kami untuk mengizinkan wanita, kami akan - jika tidak, kami tidak akan melakukannya. Kami menunggu pengumuman mereka,” ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Varian Omicron, Kuba Perketat Pembatasan

Kuba akan meningkatkan pembatasan mulai 4 Desember untuk penumpang dari negara-negara Afrika tertentu karena kekhawatiran varian virus corona, Omicron

DUNIA | 30 November 2021

Taliban Mulai Perangi Narkoba di Afghanistan

Kelompok milisi Taliban menjanjikan Afghanistan yang bebas narkotika saat mengambil alih kekuasaan pada pertengahan Agustus lalu.

DUNIA | 30 November 2021

Dua Kali Seminggu, Magdalena Andersson Jadi PM Swedia

Perdana Menteri wanita pertama Swedia Magdalena Andersson telah dua kali diangkat sebagai perdana menteri kurang dari seminggu.

DUNIA | 30 November 2021

Studi: Kebakaran Hutan Australia Dipicu Krisis Iklim

Badan sains nasional Australia menyatakan faktor luar biasa iklim telah memicu kebakaran hutan.

DUNIA | 30 November 2021

Tiongkok Sebut Omicron Tantangan untuk Gelar Olimpiade

Tiongkok memperingatkan, varian Covid-19 Omicron yang menyebar cepat akan menjadi tantangan dalam menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin.

DUNIA | 30 November 2021

Jepang Konfirmasi Kasus Pertama Varian Omicron

Pemerintah Jepang mengonfirmasi kasus pertama varian baru Covid-19 Omicron, demikian laporan Kantor Berita Kyodo pada Selasa.

DUNIA | 30 November 2021

Kunjungi Jakarta, Asisten Menlu AS Bahas Kerja Sama

Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Asia Timur dan Pasifik Daniel J. Kritenbrink melakukan kunjungan kerja ke Jakarta untuk membahas penguatan kerja sama.

DUNIA | 30 November 2021

Bos Moderna Peringatkan Vaksin Kurang Efektif untuk Omicron

Kepala perusahaan (CEO) tersebut memperingatkan, vaksin Covid-19 tidak mungkin seefektif atasi varian Omicron seperti terhadap versi Delta.

DUNIA | 30 November 2021

Omicron di Hong Kong Tak Pengaruhi Kebijakan ke Tiongkok

Ditemukannya kasus positif Covid-19 varian Omicron di Hong Kong tidak memengaruhi rencana pembukaan perbatasan tanpa kewajiban karantina ke Tiongkok.

DUNIA | 30 November 2021

Omicron Tak Hambat Fiji untuk Buka Kembali Perbatasan

Fiji akan melanjutkan rencana untuk membuka kembali perbatasannya untuk pelancong internasional pada Rabu 1 Desember 2021 besok.

DUNIA | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
LNSW Dukung Indonesia sebagai Produsen Ekspor Halal Dunia

LNSW Dukung Indonesia sebagai Produsen Ekspor Halal Dunia

EKONOMI | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings