Diminta Kurangi Emisi Karbon, Australia Malah Perpanjang Proyek Batubara
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Diminta Kurangi Emisi Karbon, Australia Malah Perpanjang Proyek Batubara

Kamis, 16 September 2021 | 20:45 WIB
Oleh : Grace El Dora / LES

Sydney, Beritasatu.com – Pemerintah Australia pada Kamis (16/9/2021) menyetujui perpanjangan kontrak tambang batubara yang kontroversial. Langkah ini menggandakan komitmen negara tersebut untuk terus mengekstraksi bahan bakar fosil, meskipun ada tekanan untuk mengurangi emisi karbon. Pengumuman disampaikan menjelang konferensi iklim COP26 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Glasgow, Skotlandia pada November 2021.

Sebelumnya, pemimpin dunia telah mendesak pemerintah Australia untuk meningkatkan aksi iklim dan berkomitmen pada target untuk mencapai emisi nol bersih.

Australia adalah salah satu produsen batubara dan gas alam terbesar di dunia. Negara ini juga menderita karena kekeringan, banjir, dan kebakaran hutan yang dipicu oleh iklim yang semakin ekstrem dalam beberapa tahun terakhir.

Menteri Lingkungan Australia Sussan Ley memberi lampu hijau perpanjangan tambang Vickery Whitehaven Coal di dekat Sydney. Ini dilakukan hanya beberapa minggu setelah pemerintah konservatif yang pro penggunaan batubara mengatakan, permintaan global meningkat dan berjanji untuk tetap menambang batubara untuk ekspor.

Dalam keputusannya, Ley mengatakan dirinya menemukan bahwa persetujuan tindakan yang diusulkan konsisten dengan komitmen Australia di bawah Perjanjian Paris. Ia menambahkan, perusahaan pertambangan telah mengidentifikasi Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan sebagai kemungkinan pelanggan.

Tambang tersebut telah menarik kontroversi di Australia dan gugatan dari delapan remaja, yang memperoleh kemenangan besar pada Mei 2021. Saat itu, seorang hakim setuju bahwa memperpanjang kontrak penggunaan tambang batubara akan menyebabkan kerusakan terkait iklim.

Hakim federal memutuskan bahwa pemerintah harus memperhitungkan kerusakan yang akan ditimbulkan oleh proyek itu bagi kesehatan, kekayaan, dan kesejahteraan kelompok. Namun ia menolak seruan mereka untuk perintah menghentikan proyek secara serentak.

"Menteri memiliki kewajiban untuk berhati-hati agar tidak menyebabkan cedera pribadi pada anak-anak ketika memutuskan ... untuk menyetujui atau tidak menyetujui proyek perpanjangan," kata Hakim Mordy Bromberg, Kamis.

Ley telah melampirkan sejumlah persyaratan ke tambang, termasuk mengenai spesies terancam yang hidup di daerah tersebut dan sungai terdekat yang dilindungi. Sementara tambang akan menghasilkan campuran batu bara kokas yang digunakan untuk membuat baja dan batubara termal untuk pembangkit listrik.

Namun, Tim Buckley dari Institute for Energy Economics and Financial Analysis, mengecam langkah tersebut sebagai pengabaian ilmu tentang perubahan iklim sementara biaya ekonomi meningkat dengan cepat akibat lambatnya penanganan lingkungan.

"Sistem pengadilan Australia telah memutuskan bahwa pemerintah kita memiliki kewajiban untuk menjaga generasi mendatang, tetapi pemerintah federal kita terus mengabaikan hal ini. Dan peningkatan biaya aset yang terdampar akan menjadi hasil langsung,” ujarnya.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature minggu lalu menemukan bahwa 89% cadangan batubara global, dan 95% di antaranya merupakan bagian Australia, harus dibiarkan tak tersentuh untuk mengatasi krisis iklim.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: AFP

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PM Sudan Ditahan di Kediaman Ketua Dewan Militer

Hamdok dan sejumlah menteri pemerintahan sipil ditangkap oleh militer Sudan pada Senin (25/10/2021) di tengah situasi genting di negara tersebut.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Beri Kesaksian di Pengadilan, Suu Kyi Bantah Dakwaan Penghasutan

ung San Suu Kyi membantah dakwaan penghasutan yang mengkhawatirkan publik, dalam kesaksian pengadilan pertamanya.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Jokowi Harapkan 3 Hal Ini Jadi Fokus Hubungan ASEAN dengan AS

Ketiga hal tersebut adalah stabilitas kawasan, pemulihan pascapandemi dan kesehatan.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Jokowi Dorong Kemitraan Saling Menghormati ASEAN dan Tiongkok

Jokowi mendorong ASEAN dan Republik Rakyat Tiongkok (RTT) terus menjalankan kemitraan yang saling menghormati dan saling menguntungkan.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Konflik dengan Taiwan Disebut Upaya Tiongkok Alihkan Perhatian Domestik

Tiongkok meningkatkan ketegangan dengan Taiwan untuk mengalihkan perhatian domestik dari perlambatan ekonomi dan kekurangan pasokan listrik.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Zuckerberg Setuju Tuntutan Hanoi, Aktivis: Facebook Alat Propaganda Pemerintah Vietnam

Sebuah laporan mengatakan bahwa CEO Mark Zuckerberg secara pribadi telah menandatangani desakan dari Hanoi untuk membatasi posting "anti-negara".

DUNIA | 26 Oktober 2021

Jokowi: Indonesia Ingin ASEAN Jadi Lokomotif Stabilitas dan Kesejahteraan

Pada KTT ASEAN ke-38 yang digelar secara virtual, Jokowi berharap ASEAN dapat menjadi lokomotif stabilitas dan kesejahteraan kawasan.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Lonjakan Kasus Covid-19, Tiongkok Lockdown Kota Berpenduduk 4 Juta Warga

Warga Lanzhou akan diminta untuk tinggal di rumah, kata pihak berwenang dalam sebuah pernyataan.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Kasus Kematian Covid-19 di Rusia Sentuh Rekor Baru dalam 8 Hari Terakhir

Satgas penanganan Covid-19 Rusia juga melaporkan 36.446 infeksi baru, dibanding dengan 37.930 infeksi sehari sebelumnya.

DUNIA | 26 Oktober 2021

Jokowi: ASEAN dan Korea Berpotensi Besar di Sektor Ekonomi Hijau dan Digital

Ia menerangkan potensi ekonomi digital ASEAN diperkirakan mencapai US$ 200 miliar pada tahun 2025 mendatang.

DUNIA | 26 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kapolres Nunukan


# Cristiano Ronaldo


# Sudi Silalahi


# Upah Minimum


# Valentino Rossi



TERKINI
KPK Ingatkan Azis Syamsuddin Soal Keterangan Palsu di Persidangan

KPK Ingatkan Azis Syamsuddin Soal Keterangan Palsu di Persidangan

NASIONAL | 34 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings