AS Umumkan Aliansi Baru dengan Australia dan Inggris untuk Perkuat Militer
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

AS Umumkan Aliansi Baru dengan Australia dan Inggris untuk Perkuat Militer

Kamis, 16 September 2021 | 23:50 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

Sydney, Beritasatu.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan aliansi baru dengan Australia dan Inggris untuk memperkuat kemampuan militer dalam menghadapi Tiongkok yang sedang bangkit. Australia dijadwalkan menerima armada kapal selam nuklir dan rudal jelajah dari Amerika.

Presiden AS Joe Biden, Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison, dan PM Inggris Boris Johnson tidak menyebut Tiongkok dalam mengungkap aliansi mereka yang dijuluki AUKUS. Tetapi niat mereka jelas sementara pengumuman itu memicu kemarahan di dalam negeri.

Pemerintah Tiongkok mengutuk kesepakatan itu sebagai ancaman yang sangat tidak bertanggung jawab terhadap stabilitas di kawasan itu. Perjanjian itu juga membuat marah pemerintah Malaysia, karena Australia membatalkan kesepakatan bernilai multi-miliar dolar 2016 untuk membeli kapal selam konvensional dari Perancis.

"Inisiatif ini adalah tentang memastikan bahwa kita masing-masing memiliki kemampuan yang paling modern, yang kita butuhkan untuk bermanuver dan bertahan melawan ancaman yang berkembang pesat," kata Biden saat berbicara di Washington, Kamis (16/9/2021).

Morrison mengatakan, ketiga negara menghormati kebebasan dan aturan hukum. Aliansi itu juga akan membantu menjamin keamanan di wilayah tersebut.

Sekutu Barat kerap mengacu pada aturan hukum dan kebebasan ketika mengkritik penambahan militer Tiongkok di perairan Laut Tiongkok Selatan (LTS).

Perdamaian dan Keamanan

Inisiatif besar pertama yang diumumkan di bawah aliansi baru adalah armada delapan kapal selam bertenaga nuklir untuk Australia.

Kapal selam tersebut, kata Biden dan para pemimpin lainnya, tidak akan bersenjata nuklir dan hanya bertenaga reaktor nuklir.

Tetapi mereka akan mengizinkan militer Australia untuk melakukan perjalanan dan menyerang sasaran, jauh dari pantainya.

"(Kapal selam) lebih tenang, lebih cepat, dan memiliki daya tahan lebih lama, yang akan memungkinkan Australia untuk menyebarkan kapal selamnya kelak ke lokasi Indo-Pasifik untuk jangka waktu yang lebih lama," Ashley Townshend dari Pusat Studi Amerika Serikat di University of Sydney, mengatakan kepada AFP.

Selain armada kapal selam, seorang pejabat senior pemerintahan Biden mengatakan program AUKUS akan menggabungkan kekuatan siber dan kecerdasan buatan (artificial Intelligence/ AI), khususnya AI yang diterapkan. Teknologi kuantum tersebut akan digabungkan dengan beberapa kemampuan bawah laut lainnya.

Morrison kemudian mengumumkan pemerintah Australia juga akan memperoleh rudal jelajah Tomahawk jarak jauh dari AS.

Seorang pejabat administrasi Biden berulang kali menggarisbawahi betapa unik keputusan itu, karena sebelumnya hanya Inggris yang pernah membantu membangun armada nuklir.

"Teknologi ini sangat sensitif. Kami melihat ini sebagai satu kali saja," kata pejabat itu.

PM Inggris Boris Johnson pada Kamis (16/9) mengatakan akuisisi kapal selam bertenaga nuklir Australia akan membantu menjaga perdamaian dan keamanan di kawasan.

Kepastian dan Pencegahan

Setelah Tiongkok membangun angkatan lautnya sendiri dan berulang kali menguji dominasi militer AS selama beberapa dekade di seluruh Asia, pembangunan AUKUS yang fokus pada kapal selam, dimaksudkan untuk mengirim pesan jaminan dan tekad untuk mempertahankan sikap pencegahan yang kuat, kata pejabat AS itu.

Bahkan jika tidak membawa senjata nuklir, kapal selam baru akan memungkinkan Australia untuk bermain di tingkat yang jauh lebih tinggi, kata pejabat itu.

"Ini adalah keputusan fundamental, fundamental. Ini mengikat Australia ... dan AS dan Inggris Raya untuk beberapa generasi," lanjutnya. (afp/eld)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

AS Keluarkan Paspor Pertama dengan Kategori "X" untuk Jenis Kelamin

Di bawah Blinken, Departemen Luar Negeri juga mengizinkan pemegang paspor AS untuk memilih status jenis kelamin mereka di paspor.

DUNIA | 27 Oktober 2021

Tiongkok Sebut Taiwan Tak Berhak Bergabung di PBB

Tiongkok bersikeras Taiwan tidak memiliki hak untuk bergabung dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

DUNIA | 27 Oktober 2021

44 Perusahaan Internasional Siap Bangun Kantor Pusat Regional di Arab Saudi

Dilaporkan, ada 44 perusahaan internasional yang akan mendirikan kantor pusat regional mereka di Kota Riyadh.

DUNIA | 27 Oktober 2021

Jelang Pembatasan Covid-19, Banyak Warga Rusia Pilih Berlibur ke Luar Negeri

Banyak warga Rusia yang memutuskan sekarang adalah waktu ideal untuk pergi ke luar negeri daripada tidak bisa melakukan apa-apa dan hanya berdiam rumah.

DUNIA | 27 Oktober 2021

Presiden Sampaikan Fokus Investasi Jangka Panjang Bidang Ketahanan Kesehatan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan tiga hal pokok sebagai fokus investasi jangka panjang di bidang ketahanan kesehatan ASEAN Plus Three.

DUNIA | 27 Oktober 2021

Presiden Jokowi Dorong ASEAN-Australia Bangun Kepercayaan Jaga Stabilitas Kawasan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong ASEAN dan Australia terus membangun kepercayaan agar dapat bersama-sama berkontribusi menjaga stabilitas.

DUNIA | 27 Oktober 2021

Ada 4 Negara Tengah Dipertimbangkan AS Masuk Program Bebas Visa

Program bebas visa itu memungkinkan warga asing datang ke AS tanpa visa untuk masa tinggal hingga 90 hari.

DUNIA | 27 Oktober 2021

Presiden Jokowi Dorong Kerja Sama Infrastruktur ASEAN-Jepang Terus Berlanjut

Dari data yang ada, setidaknya saat ini Jepang memiliki beberapa proyek yang sedang berjalan dengan nilai US$ 259 miliar di beberapa negara ASEAN.

DUNIA | 27 Oktober 2021

AS dan ASEAN Kecam Myanmar yang Belum Jalankan Rencana Perdamaian

Biden mendesak militer Myanmar untuk membebaskan orang-orang yang ditahan secara tidak sah, kata Gedung Putih.

DUNIA | 27 Oktober 2021

Serangan Siber Ganggu Aktivitas SPBU di Iran

Serangan siber yang signifikan menghantam sistem distribusi bensin daring Iran.

DUNIA | 27 Oktober 2021


TAG POPULER

# Upah Minimum


# Anies Baswedan


# Timnas U-23


# Cuti Bersama


# Tabrakan Bus Transjakarta



TERKINI
Menaker: ADD Keempat Hasilkan Lima Rekomendasi Terkait Pekerja Migran

Menaker: ADD Keempat Hasilkan Lima Rekomendasi Terkait Pekerja Migran

EKONOMI | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings