Akibat Poster Hina Presiden Macron, Pemilik Papan Reklame Didenda Rp 167 Juta
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Akibat Poster Hina Presiden Macron, Pemilik Papan Reklame Didenda Rp 167 Juta

Sabtu, 18 September 2021 | 18:01 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Paris, Beritasatu.com- Pemilik papan reklame Prancis didenda 10.000 euro (Rp 167 juta) akibat memuat poster parodi Presiden Emmanuel Macron sebagai Hitler. Seperti dilaporkan RT, Jumat (17/9/2021), poster Macron itu merupakan bagian dari aksi penolakan aturan Covid-19.

Pada Jumat (17/9), pengadilan di Toulon menampar Michel-Ange Flori dengan hukuman besar sebesar 10.000 euro (Rp 167,6 juta) karena telah memparodikan Presiden Prancis sebagai Hitler di papan iklan.

Seorang jaksa berargumen di pengadilan bahwa gambar buatan Flori telah menunjukkan "keinginan yang jelas untuk menyakiti."

Flori telah menyatakan keputusannya untuk mengajukan banding, mengecam keputusan tersebut karena telah mengubur "hak untuk karikatur."

Presiden Prancis menggugat Flori pada akhir Juli setelah poster dipasang di dua papan reklame besar di sepanjang rute masuk ke kota Toulon. Gambar tersebut menggambarkan Macron mengenakan seragam dan kumis pemimpin Nazi yang menggembar-gemborkan perintah: "patuhi, dapatkan vaksinasi." Akronim partai presiden LREM (Republik Bergerak) juga dimanipulasi dalam gambar untuk meniru bentuk swastika.

"Jadi, di Macronia Anda bisa mengolok-olok nabi, itu sindiran, tetapi membuat presiden terlihat seperti diktator adalah penghujatan," tulis Flori di Twitter pada akhir Juli.

Pertengahan Juli melihat pengenalan di Prancis tentang vaksinasi wajib untuk petugas kesehatan, serta apa yang disebut "izin kesehatan" yang mengharuskan pemegang untuk membuktikan status virus atau divaksinasi mereka untuk akses ke ruang publik tertentu. Sejak pengumuman Paris, gelombang protes, beberapa bahkan menentang gagasan tindakan itu, telah mengguncang negara itu.

Simbolisme Nazi telah ditampilkan di antara pengunjuk rasa anti-Covid di seluruh Prancis. Satu pusat vaksinasi di Landes di Barat Daya negara itu dirusak pada 19 Juli, dengan pengacau anti-vax mencoret-coret kata-kata “Nazi” dan “kolaborator”, bersama dengan gambar beberapa swastika. Lebih dari seminggu kemudian, di Vendôme, “genosida” dicat di lantai hub lain.

Prancis membatalkan undang-undang "menghina presiden Republik" pada 2013 setelah menghadapi kritik dari Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa. Sebelumnya, setiap pernyataan negatif dapat mengakibatkan hukuman finansial dan hukuman pidana. Namun, kepala negara dilindungi dari fitnah publik seperti orang Prancis lainnya, tetapi tuduhan jarang terjadi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Disebut Ikut Kesepakatan Abraham, Malaysia Bantah Mau Normalisasi dengan Israel

Malaysia berdiri dengan komitmen yang teguh dalam mendukung Palestina dan perjuangan melawan pendudukan Israel.

DUNIA | 21 Oktober 2021

Presiden G-20 Women’s Forum Dukung Jessica Widjaja

Jessica mendapatkan dukungan dari Presiden G20 Italia, Chiara Corraza sebagai presidensi menuju G20 2022.

DUNIA | 21 Oktober 2021

Kuwait Hapus Pembatasan bagi Penerima Vaksin Covid-19

Negara Teluk Persia itu telah kembali menjalani kehidupan normal secara perlahan saat kasus harian Covid-19 terus melandai.

DUNIA | 21 Oktober 2021

Krisis Energi Memukul Pemulihan Ekonomi Global

Krisis energi melanda banyak negara di dunia yang sedang dalam pemulihan ekonomi global.

DUNIA | 21 Oktober 2021

Warga India Pertanyakan Urgensi Foto PM Modi di Sertifikat Vaksin

Sejumlah warga India mempertanyakan urgensi keberadaan foto Perdana Menteri Narendra Modi di sertifikat vaksin Covid-19.

DUNIA | 20 Oktober 2021

November, Hawaii Akan Terbuka untuk Pelancong yang Divaksin Covid-19

Hawaii akan terbuka untuk pelancong yang sudah divaksinasi lengkap untuk urusan bisnis atau kesenangan, mulai 1 November.

DUNIA | 20 Oktober 2021

Israel Deteksi Kasus Pertama Varian Delta Baru

Kasus pertama varian Delta Covid-19 baru yakni "AY4.2" terdeteksi di Israel pada Selasa (19//10/2021).

DUNIA | 20 Oktober 2021

PM Australia: Teknologi, Cara Terbaik untuk Capai Target Iklim

Target bersih nol emisi karbon pada tahun 2050 akan menjadi "sangat positif" bagi Australia jika itu dapat dicapai melalui teknologi dan bukan harga karbon.

DUNIA | 20 Oktober 2021

Mata Uang Kripto Merusak Efektivitas Sanksi AS

Meningkatnya penggunaan mata uang kripto dapat merusak efektivitas sanksi ekonomi dan keuangan Amerika Serikat (AS)

DUNIA | 20 Oktober 2021

Uni Eropa Jadi Pengekspor Vaksin Covid-19 Terbesar

Uni Eropa (UE) menjadi pengekspor vaksin Covid terbesar, dengan mengirimkan lebih dari satu miliar dosis ke seluruh dunia.

DUNIA | 20 Oktober 2021


TAG POPULER

# Losmen Bu Broto


# Pedang Perang Salib


# Syarat Perjalanan Domestik


# Aipda Ambarita


# Anies Baswedan



TERKINI
Disebut Ikut Kesepakatan Abraham, Malaysia Bantah Mau Normalisasi dengan Israel

Disebut Ikut Kesepakatan Abraham, Malaysia Bantah Mau Normalisasi dengan Israel

DUNIA | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings